ACEH CARONG, Disdik Aceh Bidik
bakat Siswa Sejak SMP dalam Mempersiapkan
Generasi Aceh siap Bekerja
Disdik Aceh menyahuti
Visi dan Misi Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Nova Iriansyah dalam mempersiapkan
ACEH CARONG. Hal ini yang di sampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh Drs.Laisani,
M.Si kepada gureacehnews di kantornya Selasa 11/10. Untuk menuju Aceh
Carong harus dimulai penjaringan minat dan bakat siswa sejak SMP. Karena
SMP adalah landasan awal dimulai pembentukan karakter, pengetahuan, dan keterampilan.
Oleh karena itu sejak siswa duduk di SMP guru dan kepala sekolah sudah membuat
peta minat dan bakat siswa untuk melanjutkan pendidikan kejenjang SMA atau SMK.
Kadis Pendidikan Aceh Drs.
Laisani, M.Si juga mengajak Siswa tamatan SMP yang memiliki bakat dan berkeinginan
langsung kerja, maka pilihlah SMK. Jangan takut sekolah di SMK karena tamatan
SMK juga bisa menjadi pejanbat seperti saya (Laisani) dan Gubernur kita pak Irwandi Yusuf. Kami alumni
SMK, jadi jangan ragu sekolah di SMK terang Laisani. Selain itu banyak juga
tamatan SMK yang sekarang sedang belajar di luar negeri seperti China,
Hongkong, Malaysia, dan Negara lainnya.
Memilih SMA atau SMK adalah
pekerjaan guru dan kepala sekolah yang akan mengajarahkan siswa dalam melanjutkan
pendidikan. Siswa tidak lagi memilih sekolah sesuka hati tanpa arahan. Kelas I
sampai kelas III SMP, guru sudah memiliki dokumen awal terhadap prediksi minat
bakat siswa tersebut.
Siswa SMP yang memiliki
Kompetensi Afektif dan knowledge lebih bagus harus ke SMA. Selama siswa itu
belajar di SMA, guru dan kepala sekolah terus melihat dan mengumpulkan
data progress portofolionya. Data
kemajuan di portofolio inilah yang akan menentukan kelulusan untuk melanjutkan
pendidikan ke perguruan tinggi mana siswa tersebut melanjutkan study jelas
Laisani.
Bila kemajuan lebih menonjol pada
kecerdasan pengetahuan memiliki Nilai bagus, berarti siswa ini akan melanjutkan
pendidikan ke Universitas yang sesuai dengan minat dan bakat dia. Tetapi bila
kecerdasan pengetahuan kurang dan nilai juga kurang, berarti dia harus kuliah
di POLITEKNIK. Setelah selesai kuliah harus bisa kerja sesuai dengan kebutuhan
dunia usaha dan dunia industri (DUDI) ini keinginan pak Irwandi Yusuf kata
Laisani.
Sedangkan yang memiliki afektif
dan keterampilan lebih bagus harus ke SMK. Di SMKpun mereka terus di bekali
sesuai dengan jurusan yang diambil untuk mempersiapkan generasi emas aceh dalam
bahasa pak Irwandi Aceh Carong mampu
bekerja dan tertampung di DUDI sesuai dengan keahliannya. Namun demikian
tamatan SMK tidak tertutup kemungkinan juga bisa melanjutkan kuliah. Hal ini
juga yang menentukan adalah kemampuan dan perolehan nilai di SMK. Bila perolehan nilai dan kemajuan pengetahuan
sangat bagus, siswa ini akan diarahkan untuk melanjutkan kuliah ke POLITEKNIK demikian
langkah yang akan dilakukan oleh Dinas Pendidikan Aceh imbuh kadisdik Aceh yang juga pernah menjabat
Kasi Kurikulum SMK dan Kabid Dikmen di dinas yang ia pimpin sekarang ini.
Ini merupakan program dari Dinas
Pendidikan Aceh untuk menciptankan lapangan kerja bagi siwa tamatan SMK. Hal ini
sesuai dengan tuntutan jaman dalam menghadapi MEA. Program ini di sebut 3in 1.
Kalau sekarang banyak anak anak
Aceh setelah tamat sekolah berkeinginan menjadi PNS, maka dengan tamatan SMK
mereka bisa langsung membuka usahanya sendiri. Hal ini juga sebagai langkah
memperkecil pengangguran di Aceh. Pada hakekatnya
anak Aceh Carong Carong tingkat kecerdasan yang sangat tinggi. Jadi tidak sulit untuk mewujudkan semua ini. Inilah
yang dimaksud Aceh Carong jelas Laisani
Tidak ada komentar:
Posting Komentar