Selasa, 31 Oktober 2017

Muhammad dan Nurul Afrina Duta Pelajar Kamtibmas Pidie Jaya 2017

Pemilihan Duta Pelajar Kamtibmas Pijay yang dilakukan oleh POLRES Pidie sudah membuahkan hasil maksimal. Setelah melewati menjawab berbagai pertanyaan dari pihak penyelenggara mereka menjawab dengan cermat.

Sesi semifinal yang dipandu oleh bu Rina kanitlantas Pidie dengan membaca pertanyaan pertanyaan kepada peserta cerdas cermat. Peserta hampir semua pertanyaan dapat dijawab dengan baik.

Saat Bu Rina membaca soal yang diselingi dengan beberapa sapaan dengan bahasa Inggris yang Pasih terlihat sporter menikmati sajian Bu satlantas tersebut.

Ketiga juri dari unsur polisi baik dari lantas, Reskrim  dan Resnarkoba ini terlihat cermat menentukan jawaban dari peserta.

Di babak final kegiatan dipandu oleh AKP Rahmad Nuzuluddin, SE juga tidak berbeda dengan sesi yang di pandu Bu Rina. Keakraban antara polisi dengan siswa, guru pendamping pemandangan dari sisi lain dalam kegiatan duta pelajar kantibmas.

Akhirnya keluar SMA Darussadah Langgien sebagai juara I ( Muhammad dan Putri Safrina)
Juara II SMA 1 Bandar Dua
Juara III SMA 2 Meureudu.

Untuk juara I,II, dan III mendapat selempang Duta Pelajar Kamtibmas, piagam penghargaan, Piala juga uang pembinaan dari Kapolres Pidie.

Penyamatan Selempang, piala, piagam, uang pembinaan untuk juara I diserahkan oleh Kapolres diwakili oleh AKP Rahmad Nuzuluddin SE
Juara II oleh KTU PPMG Wil II Abdul Hamid,S.Pd.M.Pd. juara III oleh kepala SMA unggul Pijay Husna,M.Pd

Senin, 30 Oktober 2017

Guru Peduli Kecerdasan Siswa

Dalam kegiatan lomba pemilihan Duta Pelajar Kamtibmas yang dilaksanakan di Pijay hadir beberapa guru pendamping. Diantara guru pendamping tersebut adalah Bu Sri Hilmina Masjuwita, SAg.

Bu Sri panggilan akrab siswa dari sekolah SMA 1 Bandar Dua tempat ia mengajar. Dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh POLRES Pidie. Keberanian terlihat nyata saat AKP Rahmad meminta pendamping untuk menjadi MC. Langsung saja ibu Sri angkat tangan.

Saya bangga dan berterimakasih kepada pak polisi yang telah memberi kesempatan untuk menjadi MC kata ibu guru kepada gureacehnews.

Alhamdulillah siswa saya masuk final tambahnya. Berita ini diturunkan kegiatan baru Selasa babak penyisihan dan sekolah SMA 1 Bandar Dua masuk kata Sri penuh bangga.

SATBINMAS POLRES Pidie lakukan Lomba Pemilihan Duta Pelajar KAMTIBMAS SMA Pijay

Wakapolres Pidie menjelaskan apa itu Kamtibmas dihadapan peserta lomba pemilihan Duta Pelajar Kamtibmas siswa Pidie Jaya dia aula SMA unggul Pijay 31/¹0. Kegiatan ini adalah kegiatan yang laksanakan oleh PPMG Wil II yang bertujuan untuk memberikan pemahaman sejak dini kepada siswa.

Kamtibmas ini keamanan yang harus kita pelihara agar hidup tentram. Tertib ini agar hidup terarah tidak mudah terpancing dengan hal hal yang bertentangan dengan aturan. Tujuan akhir akhir adalah masyarakat harus hidup aman, tentram, damai dan tertip juga disiplin jelas Kompol Tirta Nur Alam  Wakapolres Pidie.

Duta inilah yang akan menjadi orang yang akan menjalankan hal Kamtibmas kepada pelajar yang lain sehingga semua orang menyadari kehidupan pribadi yang baik sehingga menjadi masyarakat sadar hukum cinta NKRI tambah Kompol Tirta.

Kepala PPMG menyampaikan kegiatan ini merupakan kegiatan yang sengaja di buat sebagai wujud kerjasama antara PPMG Wil II Dinas pendidikan Aceh dengan POLRES Pidie. Semoga dengan kegiatan ini antara PPMG dan kepolisian bertanggung jawab bersama dalam menjaga Kamtibmas di wilayah Pidie jaya. Siswa SMA menjadi Unjung tombak sasaran sebagai media informasi untuk masyarakat kata Drs. Muslim. MM 

Minggu, 29 Oktober 2017

Gugus Bungong Seroja Kuta Alam Latih Guru SD Kelas Tinggi

Gugus Bungong Seroja Kuta Alam SD Kota Banda Aceh melakukan pelatihan PKB untuk semua guru kelas tinggi. Semua Guru kelas Tinggi yang bernaung dalam Gugus Bungong seroja diwajibkan mengikuti pelatihan ini kata Nuratia, S.Pd juga ketua komunitas.

Kegiatan yang diikuti oleh 20 peserta ini dipandu oleh Instruktur Kota Banda Aceh. Salah seorang Instruktur yang sipersiapkan oleh PPPPTK adalah Rohana, S.Pd guru kelas Tinggi SD Negeri 29 Banda Aceh.

kegiatan pelatihan dengan pola in1 dan on1 berakhir dengan in2. in1 sudah dilaksanakan 2 hari pada tanggal 14 dan 15 oktober. setelah itu mereka melakukan on the job di sekolahnya selama 10 hari. pada tanggal 28 dan 29 mereka kembali ke tempat ini untuk menyampaikan hasil on di in2 ini kata Rohana, S.Pd selaku instruktur kegiatan.

Kami berharap kepada semua peserta kegiatan untuk benar benar memahami isi modul KK I dan modul KK F yang kami ajarkan sehingga dapat membantu saat menjawab soal TUK pada tanggal 25-30 dengan hasil memuaskan harap ibu Rohana, S,Pd

PPPPTK Bahasa Latih 40 Guru SD Aceh Besar

Guru Sekolah Dasar se Aceh Besar mendapat pelatihan dari P4TK Bahasa. Kegiatan Pelatihan ini dilaksanakan di SD Negeri 2 Mata Ie Aceh Besar sejak tanggal 28 sampai 29 Oktober 2017. Pelatihan ini menganut pola IN dan ON. Kegiatan in sudah dilaksanakan pada 14 dan 15 oktober yang lalu.

Setelah guru peserta ini dilatih in1, mereka diwajibkan melaksanakan dan menerapkan materi in1 dalam praktik disekolah masing masing. penerapan di sekolah inilah dinamakan on the job atau on. kegiatan on dilaksanakan selama sepuluh (10) hari setelah in1.

saat ini semua peserta diwajibkan mengikuti in2. kegiatan yang berlangsung saat ini adalah on ke 2. pada on2 ini pesrta diwajibkan mempertanggungjawabkan apa yang kami praktikan disekolah kami kata Malinda, S.Pd salah seorang peserta.

pelatihan PKB ini yang dilaksanakan disini khusus untuk kami guru kelas tinggi tambah ibu guru Linda kepada Gureacehnews.

Sabtu, 28 Oktober 2017

Daftar Website yang Penting Diketahui dan SELALU dikunjungi oleh OPP dan GURU


Ling. Cek Info GTK :
http://223.27.144.195:8081/
http://223.27.144.195:8082/
http://223.27.144.195:8083/
http://223.27.144.195:8084/
http://223.27.144.195:8085/
Website Kemdikbud : http://kemdikbud.go.id
Situs Ditjen GTK : http://gtk.kemdikbud.go.id
Web resmi Direktorat Pembinaan SMK : http://www.ditpsmk.net
Situs resmi Direktorat Pembinaan :http://psma.kemdikbud.go.id/home/index.php
Portal untuk verval PD dan pembuatan NISN :http://vervalpd.data.kemdikbud.go.id
Alamat Registrasi Operator Sekolah :http://sdm.data.kemdikbud.go.id/index.php…
untuk Cek Status Pendaftaran Ops :http://sdm.data.kemdikbud.go.id/index.php…
Forum Resmi Operator :http://sdm.data.kemdikbud.go.id
Situs untuk Verval PTK / Verval NUPTK : http://vervalptk.data.kemdikbud.go.id
Website tempat melihat referensi data sekolah :http://referensi.data.kemdikbud.go.id
Portal Resmi Mengecek dan mencari NISN :http://nisn.data.kemdikbud.go.id/page/data atau http://nisn.data.kemdikbud.go.id/page/home
Alamat web untuk Cek Status NUPTK :http://gtk.data.kemdikbud.go.id/Data/Status
Situs Referensi Data PTK/GTK :http://referensi.data.kemdikbud.go.id/dashboardptk/home.php…
Portal Data spasial pendidikan :http://spasial.data.kemdikbud.go.id
Website resmi pendataan online Simpatika Kemenag :http://simpatika.kemenag.go.id
Website untuk Semuanya :
http://dapodik.data.kemdikbud.go.id/
(PANDUAN VERVAL PP)
http://vervalsp.data.kemdikbud.go.id/vervalpp/beranda.php
Website Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Kepulauan Selayar: http://diknas.kepulauanselayarkab.go.id/
Dalam rangka membangun sistem, Kemendikbud yang dikenalkan oleh Bapak Menteri di :
1. http://sekolah.data.kemdikbud.go.id
2. http://jendela.data.kemdikbud.go.id
3.http://npd.data.kemdikbud.go.id
4.http://ult.kemdikbud.go.id
LINK Verval :
Verval PD : http://vervalpd.data.kemdikbud.go.id/
Verval PTK : http://vervalptk.data.kemdikbud.go.id/
Verval SP : http://vervalsp.data.kemdikbud.go.id/verval/
Verval Progres Pengiriman : https://sso.data.kemdikbud.go.id/sys/login…
Verval : Ujian Nasional SD/SMP : http://pdun.data.kemdikbud.go.id/
SDM : http://sdm.data.kemdikbud.go.id
Lapor BOS Online : http://bos.kemdikbud.go.id/connect/index.php/authorize…
Progres Pengiriman PMP Dapodikdasmen : http://pmp.dikdasmen.kemdikbud.go.id/pengiriman/progres
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan http://data.dikdasmen.kemdikbud.go.id/
Pengecetan Data Individu masing-masing GTK di http://gtkedit.data.kemdikbud.go.id

Rabu, 25 Oktober 2017

SISWA SMA SUKMA BANGSA PIDIE MENJADI GRAND FINALIS LOMBA MOBILE KI HAJAR 2017 DI JAWA TENGAH*

Tiga siswa SMA Sukma Bangsa Pidie terpilih sebagai grand finalis dalam lomba Mobile Kihajar 2017 yang diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan Kementerian Pendidikan Republik Indonesia yang digelar pada 23 – 26 Oktober 2017 di Semarang, Jawa Tengah.

Ketiga siswa tersebut adalah Muhammad Ridha, Muhammad Rifki Mukhtar, dan Teuku Muhammad Fadhil. Semuanya berasal dari kelas XII IPA. Mereka diundang sebagai grand finalis untuk mempresentasikan aplikasi android yang mereka rancang untuk pembelajaran.

Ketiga siswa tersebut menciptakan sebuah aplikasi pembelajaran berbasis android yang mereka beri nama Gamichal. Ghamical adalah aplikasi pembelajaran Kimia, khusus materi asam dan basa. Dalam aplikasi tersebut, selain menampilkan materi, juga menampilkan game tentang asam dan basa.

Ridha, sebagai ketua tim, menyampaikan kegembiraannya saat ditemui menjelang keberangkatan ke Jawa Tengah. “Kami sangat bangga menjadi 10 besar dan diundang ke Jawa Tengah untuk grand final. Apapun hasilnya, kami akan memberikan yang terbaik,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Lomba Mobile Kihajar yang dulunya bernama Lomba Mobile Edukasi merupakan lomba yang mempertandingkan karya Aplikasi Mobile Edukasi, yaitu aplikasi yang dijalankan di perangkat smartphone atau tablet serta mengandung unsur pendidikan. Lomba ini diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan dan merupakan rangkaian acara Anugerah Kihajar yang diselenggarakan oleh Pustekkom Kemdikbud.

*Muchlisan Putra*
_Humas Sekolah Sukma Bangsa Pidie_

Minggu, 22 Oktober 2017

Ada 4 golongan Guru menurut kata

Ada 4 golongan guru yaitu:
*Guru
*Gurubak
*Gurupoh
*Gurubhoi
Kedengaran hanya sebuah lelucon...maknanya dalam sangat andai dari teman2 guru tau devinisi dari ke 4 golongan itu...berikut penjelasannya...

*Guru
     Golongan ini benar2 seorang pendidik,mereka bekerja tanpa pamrih,penuh keikhlasan mendidik siswa di sekolah hanya mengharap ridha ilahi...hidupnya didedikasikan utk siswanya....

*Gurubak
      Golongan yg kedua gerobak..Tipe guru gerobak adalah guru yg sibuk mempersiapkan adm sesuai pesanan si pembuat kebijakan...guru tipe ini selalu sibuk dgn adm jadi tugasnya mendidik hampir terabaikan

*Gurupoh
      Guru yg masih minim ilmu akademiknya tapi guru ini masih mau belajar,masih mau mendengar kata rekan2 guru yg lain,masih mau bertanya mencari informasi walaupun hanya mencari informasi kapan sertifikasi cair,yg penting dia masih mau mencari informasi

*Gurubhui
      Gurubhui adalah tipe guru yg tidak peduli apapun,guru hana perumen sapeu alias no permay sepay guru la ra' du...ilmu sendiri kurang dan tidak ada kemauan utk belajar memperbaiki diri,guru paling keblinger...guru yg memiliki ego tingkat tinggi...

Nah teman2 sekian ulasan dari saya...masih kah diantara kalian mengaku seorang guru...saya sendiri merasa tidak pantas disebut guru...

NB.Tulisan saya tidak bermaksud menyinggung siapapun,saya hanya ingin mengajak teman2 memantaskan diri menjadi guru seutuhnya...

                                           Wassallam created by
                                Devy Wardani S.Pd guru SMAN GEUMPANG guru pemula/induksi tingkat SMA se Kab Pidie.
Kritik dan saran silakan di komentar

Sabtu, 21 Oktober 2017

Kedokteran UNSYAH Baksos di SDN Jangka Buya Pijay


Jangka Buya. Mahasiswa kedokteran Unsyiah melaksanakan kegiatan Bakti social (Baksos) di kecamatan Jangka Buya Kabupaten Pidie Jaya. Kegiatan Baksos ini bertempat di SDN Jangka Buya Sabtu 21/10. 
Aneka kegiatan dilakukan di sekolah SD Negeri ini. Bertujuan untuk mendharmabaktikan diri kepada masyarakat dan memperkenalkan cara hidup sehat kepada siswa siswi sejak dini.
Melatih Dikter kecil salah satu kegiatan andalan dari program ini kata salah seorang mahasiswa kepada gureacehnews. Melatih dan membekali calon dokter cilik agar dapat memberi pertolongan pertama pada kecelakaan kecil di sekolah dan bagaimana membalut atau memperbankan luka kecil atau luka lecet yang baik bagi sipenderita.
.
Selain itu mereka juga melaksanakan penyuluhan PHBS kepada siswa dan guru sekolah ini. Kegiatan Happy Drawing untuk membuat anak senang dan merasa akrab dengan kami maka kami mengajak siswa untuk menggambar kata calon dokter. Saat menggambar kami bimbing mereka, kadang kami harus memegang tangan anak cara menarik garis yang baik, cara memberi warna gambar yang baik jelas mahasiswa yang juga calon dokter ini.

Pemeriksaan telinga merupakan bagian dari program baksos ini juga. Kami memerisa semua telinga siswa sekolah ini jelas mahasiswa tanpa merinci apa ada siswa yang kurang bagus pendengaran atau terganggu pendengaran. Saat kegiatan pemeriksaan telinga hidung dan tenggorokan hadir dokter spesialis THT. Dokter spesialis THT yang melakukan pemerisaan terhadap siswa yang dibantu oleh mahasiswa calon dokter juga didampingi oleh kepala SDN Jangka Buya.


Kepala SDN Jangka Buaya menyambut baik program ini dan kami bangga sekolah kami menjadi tujuan program ini. Kami berharap kepada UNSYIAH khusus Fakultas Kedokteran program ini juga ada di tahun depan,


kalau bisa setiap tahun ada baksos seperti ini agar anak anak mengenal hidup sehat sejak Dini ( laporan Zulwanis Guru SDN Jangka Buya kepada Gureacehnews)

SMK Ulim dan Putroe Nanggroe adakan bimtek pendampingan K13

Ulim. KTU PPMG wilayah II Sigli membuka bimtek pendampingan kurikulum 2013 untuk guru SMK Ulim dan SMK kesehatan Putroe Nanggroe di Aula SMK Ulim hari ini Sabtu 21/10.

Kegiatan ini adalah kegiatan yang di biayai oleh LPMP Aceh untuk 24 guru peserta kata Idris, S.Pd dalam laporannya kepada KTU PPMG Abdul Hamid,S.Pd.M.Pd.  Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan dengan pola in dan on di setiap hari Sabtu. Kegiatan ini juga fokus pada pembukaan RPP tambah Idris

Hamid menyampaikan mengapa pelatihan penting dilakukan. Dalam bimbingannya KTU PPMG ini menguraikan berbagai kegiatan yang telah dilakukan oleh pemerintah Aceh dinas pendidikan Aceh melalui PPMG. Sedang bimtek kali ini di biayai oleh LPMP bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru agar mutu pendidikan Aceh bergerak bagus.

Kenapa guru yang kita latih tanya Hamid dengan memberi tampilan dihapat peserta juga ikut didampingi oleh pengawas ini. Kalau si bayi sakit siapa yang harus diobati? tanya mantan kepala UPT pendidikan pidie ini. Kalau bayi sakit tidak boleh bayi yang diobati atau bayi yang diberikan obat, tapi ibu si bayi yang harus di obati atau dikasih obat. Bila ibunya sehat ia menghasilkan ASI eksklusif yang baik dan ini makanan si bayi, maka si bayi akan sembuh dari sakitnya.

Apa kaitannya dengan Pendidikan. Kaitannya adalah bila mutu pendidikan kurang baik maka pemerintah harus melatih guru. Bukan siswa yang kita latih. Bila guru sudah pandai, cerdar berkualitas maka siswa sudah pasti pandai. Oleh karena itu pemerintah Aceh selalu melakukan pelatihan kepada guru guru

Guru guru sudah pandai, namun pelatihan yang dibutuhkan untuk mengapdate perkembangan pengetahuan sesuai dengan tuntutan zaman. Baik model pembelajaran maupun penilaian yang perlu penyesuaian ulas KTU PPMG.

Jumat, 20 Oktober 2017

SMK Ulim mangangkan 12 Siswa di PT POKPHANG Indonesis Pekanbaru

Ulim. SMK Ulim adalah satu satu sekolah kejuruan yang menjalin kerjasama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Program kerjasama yang dirintis oleh kepala sekolah SMK negeri Ulim  dengan salah satu perusahaan yang bergerak di dunia peternakan di provinsi Riau.

Kepala SMK Ulim Idris menceritakan kepada gureacehnews di sela sela pembukaan bimtek pendampingan kurikulum 2013 di ruang kerjanya. Menuturkan program yang sudah di jalankan antara lain pematokan batas tanah kepemilikan sekolah yang dipimpinnya. Sekolah yang memiliki jurusan peternakan ini harus ada dunia usaha atau dunia industri agar siswa dapat berpraktik, bisa bisa tertampung sebagai tenaga kerja yang siap pakai kata  lulusan D III TTUC Medan ini.

Saya baru bertugas disekolah ini sejak April atau baru 6 bulan. Saya langsung memanfaatkan momentum ini dan PT Pokphang Indonesia yang berkedudukan di Pekanbaru sudah menampung 12 siswa kita dan ke 12 siswa ini akan dijalankan karuan di perusahaan ini kata Idris yang menamatkan S1 di UNP jurusan teknik mesin Padang.

Ke12 siswa ini sedang magang PT Pokphang Indonesia di pekan baru dan akan berakhir bulan depan. Mereka akan pulang sebentar untuk ikut ujian dan setelah memperoleh ijazah akan menjadi karyawan tetap di PT Pokphang Peternakan unggas sambung eks mahasiswa magister teknik UNIMED dengan penuh semangat.

Sekolah saya sampai tahun ini baru ada 71 orang siswa seluruhnya, namun semangat guru guru tidak terkendala dengan hal ini. Kami berharap tahun depan akan lebih banyak siswa yang Hobbi berternak menjadi siswa kami harap Idris yang didampingi pengawas pembina Ibrahim Badai, S.Pd.

Rabu, 18 Oktober 2017

PPMG wilayah II dan Kepolisian bekerja sama pemilihan Duta Pelajar Kantibmas Pijay

Meureudu, UPTD Pusat Pengembangan Mutu Guru (PPMG) Pidi dan Pijay berkerja sama dengan Kepolisian resort Pidie pemilihan Duka Pelajar KANTIBMAS. Rapat Koordinasi antara PPMG, Kepolisia dan Kepala Sekolah SMA seKabupaten Pidie Jaya di Aula SMA Unggul Pijay Selasa, 17/10.
Rapat koordinasi ini dihari oleh KTU PPMG Abdul Hamid, S.Pd.M.Pd Kanit Kantibmas pak Rahmad dan Kapolsek Meureudu T. Muhammad dan 12 kepala SMA Pijay. kegiatan yang dipandu oleh KTU PPMG ini untuk membahas kapan kegiatan dilaksanakan dan dimana tempat pelaksanaan.

rapat ini dipimpin oleh pak Rahmad berlangsung dengan penuh rasa kekeluargaan. dengan pembahasan panjang lebar tentang kerjasama antara Dinas Pendidikan Aceh dengan pihak Kepolisian antara lain Polisi Saweu Sikula. kegiatan ini hampir setia hari Senin dilaksankan di berbagai sekolah. kegiatan Polisi Saweu Sikula ini adalah untuk memberirikan pemahaman pemahaman terhadap bahaya NARKOBA.

Pemilihan Duta Pelajar Kantibmas juga program andalan Disdik Aceh dengan Kepolisian Aceh. kegiatan ini juga untuk mengajak pelajar untuk menaati hukum. bagaimana berlalulintas yang baik, bagaimana bahaya narkoba agar terhindar dari pengaruh narkoba itu sendiri, hukum perlindungan anak, dan kantibmas itu sendiri papar Kanit Kantibmas sekaligus menyampaikan kiri kiri soal yang akan di tes nanti.

dengan adanya pertemuan hari ini, kita berharap kepala sekolah dapat menyampaikan kisi kisi soal inbi kepada siswa yang akan ikut lumba Duta Pelajar Kantibmas nanti tambah Rahmad polisi yang ramah dan bersahabat ini.

rapat ditutup dengan menghasilkan beberapa kesimpulan antara lain: 1. setiap sekolah mengikutkan 2 siswa sebagai peserta lomba dan 5 orang spoter. 2. kegiatan dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 31 Oktober 2017 di aula SMA Unggul Pijay. 3. semua peserta lomba akan mendapatkan Piagam penghargaan dari POLRES Pidie untuk para juara I, II dan III mendapat Piagam dan uang pembinaan, 4. juri dan pembuat soal adalah kepolisian.
demikian terang moderator rapat.

Kamis, 12 Oktober 2017

Pidie Jaya Tingkatkan Pelayanan Kepada Anak Berkebutuhan Khusus

Meureudu; Untuk mensukseskan wajib belajar pendidikan dasar, dipandang perlu meningkatkan perhatian terhadap anak berkebutuhan khusus, baik yang telah memasuki sekolah reguler (SD) tetapi belum mendapatkan pelayanan pendidikan khusus maupun yang belum mengenyam pendidikan sama sekali karena tidak diterima di SD terdekat atau karena lokasi SLB jauh dari tempat domisilinya.

Pendidikan inklusif diharapkan dapat memecahkan salah satu persoalan dalam penanganan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus selama ini. Tidak mungkin membangun SLB di tiap Kecamatan/Desa sebab memakan biaya yang sangat mahal dan waktu yang cukup lama.

Hal tersebut dikatakan oleh Bupati Pidie Jaya, Aiyub Abbas dalam sambutan dan bimbingannya pada acara Sosialisasi Pendidikan Inklusif kepada stakeholder melalui kelompok kerja pendidikan inklusif kabupaten Pidie Jaya.

Meureudu, kamis  (12/10/2017).
Bupati Kabupaten Pidie Jaya, mengharapkan kepada semua kepala sekolah agar sudi kiranya dapat melaksanakan pendidikan inklusif di sekolah masing masing. Semoga kedepan dengan program ini, anak anak berkebutuhan khusus dapat mendapatkan pendidikan yang layak di Kabupaten Pidie Jaya.
Pintanya

Muhammad Gade, selaku penanggung jawab kegiatan ini menyampaikan dalam laporannya, Pidie Jaya saat ini tengah mengembangkan pendidikan inklusif. Yakni pendidikan yang tidak membedakan anak berdasar kondisi fisik dan mental. Selain amanat Undang-undang, program ini sejalan dengan program prioritas pemerintah Pidie Jaya saat ini dalam peningkatan pelayanan kualitas pendidikan luar biasa.

Kegiatan ini dikuti oleh semua Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah jenjang SD dan SMP sekabupaten Pidie Jaya, turut dihadiri juga oleh semua Kepala UPTD Pendidikan dan anggota Dewan Komisi A
“dengan diberikannya kesempatan kepada ABK untuk mengenyam pendidikan di sekolah reguler yang dijadikan inklusif, akan membantu anak-anak normal. Karena mereka bisa belajar dari mereka," Kata M.Gade,

Terkait akan adanya kemungkinan permasalahan dalam interaksi sosial ABK di sejumlah sekolah, Saifuddin selaku sekretaris Disdik Pidie Jaya tidak menampik hal tersebut.

Namun, itu menurutnya merupakan proses dari pembelajaran kepada semua pihak. Untuk menjalankan pendidikan inklusif di sekolah reguler pihak Dinas Pendidikan akan bekerjasama dengan SKPK terkait lainnya untuk melahirkan Peraturan Bupati dan Grand design pendidikan Inklusif kedepan.
"Kita sedang belajar, dari yang tidak bisa menjadi bisa. Ini semua butuh berproses," ujar Saifuddin.

Rabu, 11 Oktober 2017

ACEH CARONG, Disdik Aceh Bidik bakat Siswa Sejak SMP dalam Mempersiapkan Generasi Aceh siap Bekerja




ACEH CARONG, Disdik Aceh Bidik bakat Siswa Sejak SMP dalam Mempersiapkan  Generasi Aceh  siap Bekerja

 Disdik Aceh menyahuti Visi dan Misi Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Nova Iriansyah dalam mempersiapkan ACEH CARONG. Hal ini yang di sampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh Drs.Laisani, M.Si kepada gureacehnews di kantornya Selasa 11/10. Untuk menuju Aceh Carong  harus dimulai  penjaringan minat dan bakat siswa sejak SMP. Karena SMP adalah landasan awal dimulai pembentukan karakter, pengetahuan, dan keterampilan. Oleh karena itu sejak siswa duduk di SMP guru dan kepala sekolah sudah membuat peta minat dan bakat siswa untuk melanjutkan pendidikan kejenjang SMA atau SMK.
Kadis Pendidikan Aceh Drs. Laisani, M.Si juga mengajak Siswa tamatan SMP yang memiliki bakat dan berkeinginan langsung kerja, maka pilihlah SMK. Jangan takut sekolah di SMK karena tamatan SMK juga bisa menjadi pejanbat seperti saya (Laisani) dan  Gubernur kita pak Irwandi Yusuf. Kami alumni SMK, jadi jangan ragu sekolah di SMK terang Laisani. Selain itu banyak juga tamatan SMK yang sekarang sedang belajar di luar negeri seperti China, Hongkong, Malaysia, dan Negara lainnya.
Memilih SMA atau SMK adalah pekerjaan guru dan kepala sekolah yang akan  mengajarahkan siswa dalam melanjutkan pendidikan. Siswa tidak lagi memilih sekolah sesuka hati tanpa arahan. Kelas I sampai kelas III SMP, guru sudah memiliki dokumen awal terhadap prediksi minat bakat siswa tersebut.
Siswa SMP yang memiliki Kompetensi Afektif dan knowledge lebih bagus harus ke SMA. Selama siswa itu belajar di SMA, guru dan kepala sekolah terus melihat dan mengumpulkan data  progress portofolionya. Data kemajuan di portofolio inilah yang akan menentukan kelulusan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi mana siswa tersebut melanjutkan study jelas Laisani.
Bila kemajuan lebih menonjol pada kecerdasan pengetahuan memiliki Nilai bagus, berarti siswa ini akan melanjutkan pendidikan ke Universitas yang sesuai dengan minat dan bakat dia. Tetapi bila kecerdasan pengetahuan kurang dan nilai juga kurang, berarti dia harus kuliah di POLITEKNIK. Setelah selesai kuliah harus bisa kerja sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) ini keinginan pak Irwandi Yusuf kata Laisani.

Sedangkan yang memiliki afektif dan keterampilan lebih bagus harus ke SMK. Di SMKpun mereka terus di bekali sesuai dengan jurusan yang diambil untuk mempersiapkan generasi emas aceh dalam bahasa pak Irwandi Aceh Carong  mampu bekerja dan tertampung di DUDI sesuai dengan keahliannya. Namun demikian tamatan SMK tidak tertutup kemungkinan juga bisa melanjutkan kuliah. Hal ini juga yang menentukan adalah kemampuan dan perolehan nilai di SMK.  Bila perolehan nilai dan kemajuan pengetahuan sangat bagus, siswa ini akan diarahkan untuk melanjutkan kuliah ke POLITEKNIK demikian langkah yang akan dilakukan oleh Dinas Pendidikan Aceh  imbuh kadisdik Aceh yang juga pernah menjabat Kasi Kurikulum SMK dan Kabid Dikmen di dinas yang ia pimpin sekarang ini.
Ini merupakan program dari Dinas Pendidikan Aceh untuk menciptankan lapangan kerja bagi siwa tamatan SMK. Hal ini sesuai dengan tuntutan jaman dalam menghadapi MEA. Program ini di sebut 3in 1.

Kalau sekarang banyak anak anak Aceh setelah tamat sekolah berkeinginan menjadi PNS, maka dengan tamatan SMK mereka bisa langsung membuka usahanya sendiri. Hal ini juga sebagai langkah memperkecil pengangguran di Aceh.  Pada hakekatnya anak Aceh Carong Carong tingkat kecerdasan yang sangat tinggi. Jadi  tidak sulit untuk mewujudkan semua ini. Inilah yang dimaksud  Aceh Carong jelas Laisani

Selasa, 10 Oktober 2017

400 Orang Guru PAUD Pidie Jaya dilatih Pelatihan Tingkat Dasar


Meureudu; Sebanyak 400 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam lingkungan
Dinas Pendidikan Pidie Jaya mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) berjenjang tingkat
dasar untuk meningkatkan kompetensi guru-guru PAUD dalam proses belajar sambil bermain
di PAUD. Pendidikan Anak Usia Dini yaitu sebagai jenjang pendidikan yang sangat penting
dalam mempersiapkan anak untuk mengikuti pendidikan dasar. Tujuan dari pelatihan yang
diselenggakan ini adalah mendukung peningkatan mutu layanan yang relevan dengan
tuntutan masyarakat dalam upaya peningkatan mutu yang berkompeten dan memenuhi
kualifikasi di bidangnnya.
Peserta dilatih berbagai materi PAUD, seperti Kebijakan Kepala Dinas Pendidikan dan
Ka.BP PAUD dan Dikmas, Pengenalan Anak Berkebutuhan Khusus di PAUD, Konsep Dasar
Pendidikan Anak Usia Dini, Perkembangan Anak, Cara Belajar Anak Usia Dini,
KESEHATAN dan gizi Anak Usia Dini, Etika dan Karakter Pendidikan PAUD,
PERENCANAAN pembelajaran, dan Evaluasi Pembelajaran.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie Jaya, Saiful, M.Pd dalam sambutan
pembukaannya menuturkan, kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pengolola dan
Guru PAUD tingkat dasar bagi guru PAUD ini baru pertama kali diselenggarakan di Pidie
Jaya. Saiful mengakui saat ini masih banyak guru PAUD di Pidie Jaya yang belum
memenuhi standar kualifikasi dan kompetensi. Umumnya para guru yang mengajar di PAUD
hanya lulusan SLTA dan S1 yang bukan bidang kejuruan pendidikan PAUD, selain itu juga
belum mengikuti dan di bekekali diklat atau pelatihan berjenjang tingkat dasar seperti yang di
lakukan hari ini. “Diharapkan dengan Pelatihan dasar ini, kompetensi guru bisa lebih
meningkat lagi. Setidaknya memahami 10 materi dasar diklat seperti memahami konsep dasar
PAUD, memahami perkembangan anak, membuat rencana pembelajaran dan mampu
melakukan penilaian perkembangan anak,” jelas Saiful.
Sementara di sisilain Sekretaris Dinas Pendidikan kabupaten Pidie Jaya Saifuddin, M.Pd
dalam arahannya pada saat pembukaan pelatihan angkatan ke 2 di hari yang sama
mengharapkan kepada semua guru yang sudah dilatih benar benar mengikuti pelatihan
dengan disiplin dan iklas karena belajar di PAUD adalah pondasi awal bagi seetiap anak
mendapatkan proses pembelajaran secara formal, apabila pembelajaran diawal sudah salah
maka kesalahan itu juga ikut terbawa kedepan jadi kita mengharapakan kegiatan pelatihan ini
harus betul-betul di ikuti dengan serius dan tidak asal mengikuti saja sehingga kita
memperoleh capaian yang maksimal, memperoleh tenaga didik berkompeten sehingga akan
menciptakan pembelajaran yang baik serta melahirkan generasi emas yang berkarakter,
pintanya.
Kegiatan pelatihan dilaksanakan oleh dinas pendidikan Pidie Jaya dalam rangka
menciptakan para guru-guru PAUD yang lebih profesional dan memenuhi standar kualifikasi.
Pelatihan ini dilaksanakan dalam 5 Gelombang, 10 angkatan, dimana disetiap Gelombang
diikuti oleh 2 angkatan ditempat yang berbeda yaitu angkaten I bertempat di SDN Tepin
Pukat dan angkatan 2 di SMPN 2 Meureudu yang di jadwalkan tanggal 10 Oktober 2017 s.d
tanggal 24 Oktober 2017.


KoBar GB Aceh mensosialisasikan pencegahan Korupsi di Lembaga Pendidikan

Sigli. Koalisi Barisan Guru Bersatu (KoBar GB) Aceh dan Kejaksaan bersama Dinas Pendidikan Aceh melaksanakan sosialisasi pencegahan korupsi di lembaga pendidikan kepada Kepala sekolah, guru, komite dan pengurus OSIS SMA SMK, SMP dan SD se-kabupaten Pidie di aula SMA 1 sigli Senin 9/10.

Kegiatan ini dibagi dalam beberapa sesi antara lain pada hari Senin selain pembukaan pemateri  sesi kedua oleh kepala kejaksaan negeri Pidie bapak Efendi SH.MH, sedangkan sore oleh kasi pidsus bapak Yudha. Keesokan diisi oleh ketua presidium KoBar GB Sayuti Aulia sore hari oleh Husniati Bantasyam lapor panitia Drs Bantasyam.MHum.

Kegiatan ini untuk memberikan pencerahan kepada steak holder Pendidikan. Oleh karena itu kepala sekolah harus lebih hati-hati dalam mengelola dana pendidikan yang menjadi tanggung jawabnya. Komite harus selalu bahu membahu mantau pelaksanaan semua kegiatan Sekolah.

Pungutan bea dari siswa kerap menjadi pungli bila tidak ada aturan yang membenarkan. Uang kurban pun bila tidak berdasarkan aturan juga disebut pungli kata Sayuti, apalagi yang lainnya.

Kami berkomitmen membatu para kepala sekolah bila berada di jalan yang benar dan kami tidak segan segan melaporkan kesewenangan kepala sekolah yang nakal sambung ketua Kobar GB dengan semangat berapi api.

Jumat, 06 Oktober 2017

Guru yang sukses bermula dari Niat tulus

Menjadi guru bukan pekerjaan mudah. Banyak orang berfikir menjadi guru pekerjaan yang mudah. Banyak rintangan yang harus dilalui menuju profesi ini. Tamat SMA atau SMK atau MA sudah mulai meniti karier. Tamat kuliah harus berjuang lagi. Berjuang mencari sekolah tempat honor atau ikut tes CPNS. Kedua hal ini susah dan sangat susah. Semisal menjadi guru honor. Tidak semua sekolah mau menerima. Ada yang harus mencari orang yang mampu membujuk Kepala sekolah. Kepala dinas pendidikan atau Bupati agar menjadi guru honor.

Setelah beberapa tahun menjadi guru honorer, harus bertahan dengan status honorer. Apakah sudah pasti menjadi PNS? Jawab belum ada jaminan. Tergantung data, tergantung kebutuhan, tergantung kebijakan politik, yang pasti tergantung nasib. K1 ataupun K2 tinggal kenangan. Belum lagi nasib guru honorer di lembaga sekolah swasta. Konon sudah ada keluar nomor induk pegawai (NIP) sampai hari belum jelas nasibnya.

Yang jelas keinginan menjadi guru adalah sebuah pengabdian. Sebagai tempat berbagi, tempat ibadah. Oleh karena itu perbaiki niat dulu agar terhindar dari kekecewaan. Bila niat sudah benar maka kesuksesan akan mendekati dan keberpihakan kepadanya.

Ladang beramal terbaik adalah berbagi ilmu yang bermanfaat. Ilmu yang bermanfaat inilah menjadi penolong dijaumil masyar.

Minggu, 01 Oktober 2017

Jaksa Saweu Sikula, SMA 1 Delima Sosialisasi Bahaya Narkoba

Sigli. Kejati Aceh mensosialisasikan bahaya narkoba. Program ini dinamakan jaksa saweu sikula. Kenali Hukum, Jauhkan Hukuman tema yang disampaikan kepada siswa SMA 1 DELIMA Senin (2/10)

Kegiatan ini disampaikan oleh Andi Saputra intelijen Kejati Aceh didampingi Abdul Hamid KTU PPMG sigli, kepala SMA 1 DELIMA.

Peserta kegiatan ini di hadiri oleh siswa-siswi juga Guru SMA 1 DELIMA.
Narkotika adalah bahan yang berasal dari 3 jenis tanaman candu, kokain, ganja, Psikotropika.

Mudah tersinggung, suka berbohong, jalan sempoyongan, bicara pelo tampak terkantuk-kantuk  ciri ciri pecandu narkoba kata pak Andi.

Andi juga meminta para siswa untuk tidak mencoba memakai narkoba apali menggunakan. Indonesia butuh manusia cerdas, santun dan berintegritas tinggi bukan manusia sempoyongan oleh karena itu persiapkan diri kalian untuk menjadi orang yang dirindukan oleh Indonesia.

Disdik Aceh akan seleksi ulang 8.500 Guru Kontrak

Banda Aceh. Disdik Aceh akan menyeleksi ulang guru non PNS sekolah luar biasa (SLB) SMA dan SMK. Hal ini adalah konsekuensi dari undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan Daerah.

Seleksi ulang guru kontrak provinsi dilaksanakan online untuk memenuhi standar kualitas mengajar demi peningkatan mutu pendidikan dan lulusan kata Kadisdik Aceh Drs Laisani. M.Si pada acara malam resepsi Hardikda Minggu malam( 1/¹0)

Rencana tes ulang ini merupakan gagasan  gubernur Aceh Irwandi Yusuf yang disampaikan pada malam resepsi tersebut di Amel Convention Center.

Laisani menyebutkan tes online yang akan dilakukan seperti tes CPNS agar lebih transparan dan jujur. Setelah mereka lulus dari seleksi itu maka honorarium yang diberikan akan disesuaikan dengan UMR aceh Rp 2.5juta/bulan.

Tes ulang ini baru akan diprogramkan dalam APBA 2018.

Direktur SD SMP Kemendikbud hadiri Malam Anugerah Pendidikan Aceh ke 58

- Dinas Pendidikan Aceh dalam rangka Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ke 58 memberikan Anugerah Pendidikan yang berlangsung di Amel Convention Center, Sabtu (30/09/2017).

Dengan tema Wujudkan Aceh Caroeng dan Islami, acara ini di Hadiri oleh Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Ketua DPR Aceh Tgk Muharuddin, Kepala Dinas Provinsi Aceh Drs H Laisani MSi. Direktur pendidikan Dasar dan Menengah Tenaga Pendidik dan Kependidikan Kemendikbud RI dan ratusan tamu undangan lainnya.

Anugerah Pendidikan ini terdiri dari enam kategori. Diantaranya adalah Kabupaten/Kota Berprestasi Dalam Bidang Pendidikan, Kab/kota Referensi Layanan Pendidikan Aceh.

Kemudian bidang Satuan Pendidikan Berprestasi dan Inovatif, Guru Daerah 3T yang Berdedikasi, Pendidik dan Tenaga Kependidikan Berprestasi Tingkat Nasional, dan yang terakhir adalah Siswa Berprestasi Tingkat Nasional.

Berikut sejumlah kabupaten/kota yang mendapat penghargaan khusus bidang pendidikan:

Katagori Capaian Target Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Formal

Juara I Kota Sabang

Juara II Kota Langsa

Juara III Aceh Jaya

Katagori Capaian Target Pendidikan Dasar

Juara I Kota Lhokseumawe

Juara II Kota Sabang

Juara III Aceh Tengah 

Katagori Capaian Target Pendidikan Non Formal (LKP dan PKBM)

Juara I Aceh Utara

Juara II Aceh Besar

Juara III Aceh Barat 

Katagori Kontribusi Bidang Pendidikan Terhadap Capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM)

Juara I Kota Langsa

Juara II Kota Lhokseumawe

Juara III Aceh Besar 

Katagori Kebijakan Inovatif Bidang Pendidikan 

Juara I Aceh Jaya

Juara II Aceh Barat Daya

Juara III Aceh Tamiang

Katagori Komitmen Terhadap Peningkatan Mutu Pendidikan

Juara I Aceh Barat Daya

Juara II Bireuen

Juara III Aceh Jaya 

Katagori Capaian Tingkat Pengelolaan/Manajemen Sumber Daya Guru (Distribusi dan Upaya Pengembangan Mutu Guru) 

Juara I Aceh Jaya

Juara II Aceh Tamiang

Juara III Aceh Tengah

Katagori Konsisten terhadap Implementasi Regulasi tentang Pengangkatan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah 

Juara I Pidie

Juara II Aceh Besar

Juara III Bireuen

Katagori Percepatan Program LITERASI

Juara I Bireuen

Juara II Aceh Barat Daya

Juara III Aceh Besar

Katagori Penilaian Khusus sebagai Kota Referensi Layanan Pendidikan Aceh

Juara I Banda Aceh

Anugerah Pendidikan pada HARDIKDA ke 58 Disdik Aceh bagi Piala dan Uang Binaan

BANDA ACEH - Dinas Pendidikan Aceh dalam rangka Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ke 58 memberikan Anugerah Pendidikan yang berlangsung di Amel Convention Center, Sabtu (30/09/2017).

Dengan tema Wujudkan Aceh Caroeng dan Islami, acara ini di Hadiri oleh Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Ketua DPR Aceh Tgk Muharuddin, Kepala Dinas Provinsi Aceh Drs H Laisani MSi dan ratusan tamu undangan lainnya.

Anugerah Pendidikan ini terdiri dari enam kategori. Diantaranya adalah Kabupaten/Kota Berprestasi Dalam Bidang Pendidikan, Kab/kota Referensi Layanan Pendidikan Aceh.

Kemudian bidang Satuan Pendidikan Berprestasi dan Inovatif, Guru Daerah 3T yang Berdedikasi, Pendidik dan Tenaga Kependidikan Berprestasi Tingkat Nasional, dan yang terakhir adalah Siswa Berprestasi Tingkat Nasional. (*)

Berikut sejumlah kabupaten/kota yang mendapat penghargaan khusus bidang pendidikan:

Katagori Capaian Target Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Formal

Juara I Kota Sabang

Juara II Kota Langsa

Juara III Aceh Jaya

Katagori Capaian Target Pendidikan Dasar

Juara I Kota Lhokseumawe

Juara II Kota Sabang

Juara III Aceh Tengah 

Katagori Capaian Target Pendidikan Non Formal (LKP dan PKBM)

Juara I Aceh Utara

Juara II Aceh Besar

Juara III Aceh Barat 

Katagori Kontribusi Bidang Pendidikan Terhadap Capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM)

Juara I Kota Langsa

Juara II Kota Lhokseumawe

Juara III Aceh Besar 

Katagori Kebijakan Inovatif Bidang Pendidikan 

Juara I Aceh Jaya

Juara II Aceh Barat Daya

Juara III Aceh Tamiang

Katagori Komitmen Terhadap Peningkatan Mutu Pendidikan

Juara I Aceh Barat Daya

Juara II Bireuen

Juara III Aceh Jaya 

Katagori Capaian Tingkat Pengelolaan/Manajemen Sumber Daya Guru (Distribusi dan Upaya Pengembangan Mutu Guru) 

Juara I Aceh Jaya

Juara II Aceh Tamiang

Juara III Aceh Tengah

Katagori Konsisten terhadap Implementasi Regulasi tentang Pengangkatan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah 

Juara I Pidie

Juara II Aceh Besar

Juara III Bireuen

Katagori Percepatan Program LITERASI

Juara I Bireuen

Juara II Aceh Barat Daya

Juara III Aceh Besar

Katagori Penilaian Khusus sebagai Kota Referensi Layanan Pendidikan Aceh

Juara I Banda Aceh
Sumber SERAMBINEWS.COM,