Senin, 30 Juli 2018

Hamid, Buka Bimtek Manajemen Tata Kelola Kepala Laboratorium IPA

Redelong. Kelompok Musyawarahkan Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA Kabupaten Bener Meriah melaksanakan Bimtek manajemen kepala laboratorium IPA di aulau SMAN Binaan 30/7. Kegiatan ini terlaksana atas inisiatif ketua MGMP Biologi Lebi Mardani guru SMA Negeri 2 Timang Gajah.

Kegiatan manajemen tata kelola laboratorium ini kami anggap sangat penting bagi kami guru IPA karena mata pelajaran yang kami ampu banyak materi praktik kata Leni Mardani dalam laporan pada pembukaan. Kebutuhan lain adalah banyak guru IPA ( biologi, fisika, dan kimia) tidak cukup jam mengajar di sekolahnya sehingga terhambatnya pencairan dana profesi tambah Leni.

Dengan adanya sertifikat kepala laboratorium maka akan membantu kami guru IPA 12 jam mengajar sudah tertutupi jam wajib kami sebagai guru sertifikasi kata salah seorang peserta dari Pidie yang diikuti bimtek ini.

Kegiatan bimtek manajemen tata kelola kepala laboratorium IPA di buka oleh Abdul Hamid SPd MPd. Hamid berterimakasih kepada Bu Leni atas inisiatif ini. Jarang jarang guru mau bersusah payah untuk menambah ilmu seperti bapak ibu.

Kegiatan ini sangat penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Banyak siswa yang tidak tahu nama alat laboratorium karena siswa jarang menggunakan laboratorium untuk praktik. Hal ini tidak terlepas dari keterbatasan pengetahuan guru IPA, maka setelah kegiatan ini berlangsung guru IPA sudah mampu menggunakan laboratorium IPA untuk mengajar siswa praktik kata Hamid dihadapan 25 peserta.

Kegiatan ini berlangsung selama 5 hari sejak 30 Juli sampai 3 Agustus atas kerjasama antara MGMP IPA dengan FKIP UNSYIAH yang diprakarsai Bu Leni. Peserta dari Bener Meriah, Aceh Tengah, Pidie dan Aceh Timur.

Jumat, 27 Juli 2018

Letkol Apu Tarigan Lanud Maimun Saleh Sosialisasi Bahaya Narkoba Bagi Siswa

Sabang.  Letkol Apu Tarigan Lanud Maimun Saleh membuku kegiatan sosialisasi bahaya penyakit menular seksual, bahaya narkoba dan safety Riding kepada siswa SMA kita Sabang di SMA Negeri 1 Sabang 26/7.

Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber dari empat instansi. Dinkes hadir dr. Encep Ivan Setiawan, Muhammad Yasin BNN, Iptu Fachrul Razi Kanit satlantas dan Lanud Letkol Apu Tarigan

dr. Encep Ivan Setiawan dari dinas kesehatan kota Sabang penyakit menular seksual sebagai materi yang dipaparkan kepada peserta siswa SMA 1 Sabang. Kalian harus memahami betapa bahayanya penyakit menular seksual, oleh karena itu kalian harus menjaga diri dan jangan pernah mencoba berbuat ini. Agama kita sangat melarang mendekati perbuatan zina. Hari ini terbukti perbuatan tersebut dilaknat Allah sehingga menjadi penyakit dan menular lagi pinta dokter Encep.

Kegitan ini juga hadir kepala BNN Sabang. Sosialisasi tentang bahaya narkoba, karena narkoba adalah raja kejahatan yg telah punya bukti sejak  jaman  jahiliah sampai sekarang. Sudah banyak orang gila karena narkoba jangan kalian tambah lagi pinta kepala BNN. Bila sudah gila diobati atau direhab tak akan kembali normal akhirnya mati dalam gila akibat Narkoba.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Sabang Jamaluddin MM meminta siswa menjauhi narkoba fokus untuk belajar. Masa depan kalian ada di tangan kalian. Persiapkan diri untuk meraih masa depan yang gemilang. Jamal juga mencontohkan pada  syech barsisa merupakan ulama yg sangat terkenal di masanya, mati dalam keadaan tidak beriman, dan mati terhina gara2 meminum khamar, yg akhir nya Suul Khatimah.

Jika siswa-siswi sudah mencicipi narkoba, jika tidak tertangkap sama polisi/BNN, akhirnya menjadi gila, jika tidak gila juga akan menderita penyakit yg susah di sembuhkan, akhirnya mati dalam keadaan kurang wajar ulas sekdis kota Sabang turut hadir Lanud letkol Apu Tarigan, iptu Fachrul Razi Kanit satlantas Sabang.

Lanud Maimun Saleh dan BNN Sabang Sosialisasi Bahaya Narkoba, Penyakit Seksual.

Sabang. Lanud Maimun Saleh melaksanakan sosialisasi bahaya penyakit menular seksual, bahaya narkoba dan safety Riding di SMA Negeri 1 Sabang 26/7. Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber dari empat instansi. Dinkes hadir dr. Encep Ivan Setiawan, Muhammad Yasin BNN, Iptu Fachrul Razi Kanit satlantas dan Lanud Letkol Apu Tarigan


dr. Encep Ivan Setiawan dari dinas kesehatan kota Sabang penyakit menular seksual sebagai materi yang dipaparkan kepada peserta siswa SMA 1 Sabang. Kalian harus memahami betapa bahayanya penyakit menular seksual, oleh karena itu kalian harus menjaga diri dan jangan pernah mencoba berbuat ini. Agama kita sangat melarang mendekati perbuatan zina. Hari ini terbukti perbuatan tersebut dilaknat Allah sehingga menjadi penyakit dan menular lagi pinta dokter Encep.


Kegitan ini juga hadir kepala BNN Sabang. Sosialisasi tentang bahaya narkoba, karena narkoba adalah raja kejahatan yg telah punya bukti sejak  jaman  jahiliah sampai sekarang. Sudah banyak orang gila karena narkoba jangan kalian tambah lagi pinta kepala BNN. Bila sudah gila diobati atau direhab tak akan kembali normal akhirnya mati dalam gila akibat Narkoba.


Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Sabang Jamaluddin MM meminta siswa menjauhi narkoba fokus untuk belajar. Masa depan kalian ada di tangan kalian. Persiapkan diri untuk meraih masa depan yang gemilang. Jamal juga mencontohkan pada  syech barsisa merupakan ulama yg sangat terkenal di masanya, mati dalam keadaan tidak beriman, dan mati terhina gara2 meminum khamar, yg akhir nya Suul Khatimah.


Jika siswa-siswi sudah mencicipi narkoba, jika tidak tertangkap sama polisi/BNN, akhirnya menjadi gila, jika tidak gila juga akan menderita penyakit yg susah di sembuhkan, akhirnya mati dalam keadaan kurang wajar ulas sekdis kota Sabang turut hadir Lanud letkol Apu Tarigan, iptu Fachrul Razi Kanit satlantas Sabang.


Rabu, 25 Juli 2018

Bupati Shabela Sambut Tim Penilaian Sekolah Sehat

Takengon. Bupati Shabela menyambut Tim penilaian sekolah sehat. Tim penilai sekolah sehat dari empat kementerian Republik Indonesia Kemendikbud hadir Suriyo S Doni Dir Pembinaan SMP ketua Tim, Tiwi Dir pembinaan SMK Kemendikbud, Iwan Supriyadi sedijen dikdasmen Kemendikbud, Maya Kemenkes, Syamsul Kemennag.

Bupati Shabela meminta tim penilai untuk memberi kontribusi positif agar Aceh Tengah lebih banyak sekolah sehat yang layak diperlombakan baik tingkat provinsi maupun tingkat Nasional. Dalam kesempatan  itu bupati Shabela memperkenalkan Takengon kepada tim yang diketuai Doni. Takengon kota diatas awan hal ini bisa dilihat dari pantan terong pada pukul 06.00 wib. Pada jam ini hanya terlihat awan tidak bapak tanah. Pantan terong adalah obyek wisata untuk Selfi kata Shabela di hadapan tim sekolah sehat.

Suryo S Doni sebagai ketua tim menyampaikan terimakasih atas sambutan yang meriah ini. Lomba sekolah sehat adalah program. Dari UKSN yaitu keputusan bersama dari 4 kementerian. Kegitan lomba sekolah sehat ini sudah menjadi kegiatan rutin tahunan keempat menteri. Nanti kegiatan ini akan lahir keputusan presiden. Tingkat pembina UKS nasional provinsi kabupaten dan sekolah. Tujuan dari program ini agar lahir anak anak Indonesia sehat cerdas dan berkarakter. Selain itu IKS harus memberi dampak kepada linkungan kata Doni.

Lomba sekolah sehat bukanlah tujuan utama tapi sekolah sehat harus memberi nampak kepada lingkungan sekitar sehingga akan berdampak kepada kabupaten sehat sampai nageri sehat tambah Doni pada acara yang dihadiri oleh SKPA dan SKPK dari dinas pendidikan Aceh hadir Amiruddin kasi SMA dan Abdul Hamid SPd MPd.

Selasa, 24 Juli 2018

Stetegi Pengawas Meningkatkan Mutu Pendidikan

Takengon. Pengawas Aceh Tengah melaksanakan rapat penyusunan program kegiatan kepengawasan tahun ajaran 2018/2019. Pengurangan waktu nongkrong di caffee harus dikurangi apalagi siswa tidak boleh  cafe menjadi tempat nongkrong kata Usman Pengawas binaan bidang SMK.

Guru harus memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar sehingga siswa lebih peka dan cepat memahami materi pembelajaran sambung Usman. Selain itu guru harus memperkenalkan dan memperdengarkan lagu lagu kebangsaan agar siswa lebih peka dan cinta tanah air.

Budaya literasi harus menjadi prioritas kegiatan di semua sekolah. Budaya baca sudah harus menjadi sasaran belajar. Sudut baca salah satu langkah yang harus dilakukan sekolah.

Ketua pengawas Aceh Tengah Drs Hasan Basri meminta semua pengawas harus lebih aktif memonitor guru di kelas. Bimbingan kepada guru harus terus dilakukan. Supervisi klinis salah satu kegiatan harus menjadi andalan dalam meningkatkan kemampuan guru. Kata ketua MKPS.

Penilaian kinerja kepala sekolah harus objektif sesuai dengan haril pengamatan. Pemeriksaan administrasi sekolah harus ada keseragaman untuk semua sekolah seluruh Aceh arti ada instrumen yang sama dan waktu pemeriksaan juga harus seragam. Bila ini bisa kita lakukan akan dengan mudah kita mengetahui permasalahan yang harus diselesaikan kata Timbul Pengawas SMK.

Pengawas juga harus terus menerus mendapat pembinaan dan pelatihan sebagai bekal untuk memudahkan pengawas melaksanakan tugasnya.

Sabtu, 21 Juli 2018

LPMP SOSIALISASIKAN PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER

Meureudu, LPMP Aceh Sosialisasikan Penguatan Pendidikan Karakter Kepada Pemangku Pendidikan di Kabupaten Pidie Jaya kegiatan berlangsung di Oproom Kantor Bupati Lama.

Kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) adalah dari Pengawas SD dan SMP, Kepala Sekolah Jenjang SD dan SMP serta perwakilan dari Dinas Pendidikan diwakili oleh Kasi Pembinaan SD dan Kasi Pembinaan SMP.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie Jaya Saiful, M.Pd, dalam Sambutannya mengatakan bahwa Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) bukan hal baru, PPK sudah duluan  dilakukan oleh Nabi Muhammad S.A.W. Beliau  adalah Tokoh Karakter yang diakui oleh Dunia.

Kita sebagai seorang muslim sudah menjadi kewajiban dalam menjalankan karakter baik dirumah maupun di Sekolah ajak Saiful  karena apapun yang kita lakukan di Sekolah adalah menjadi langkah awal perilaku yang dapat ditiru oleh peserta didik.

Pemerintah  Pidie Jaya sudah membuat Perbub tentang Penguatan pendidikan Karakter Islami pada Tahun 2017 ulas Kadisdik Pijay dihadapan peserta. Hal senada juga disampaikan oleh Syamsuar, SE.,M.Si selaku ketua panitia dari LPMP Aceh  mengatakan betapa pentingnya karakter disekolah. Disinilah awal anak mencontoh perilaku dan akan menjadi bekal disaat anak didik kita berada  bersama masyarakat.

Hadir sebagai Pemateri Pada kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) adalah T. Husni dari LPMP Aceh beliau sangat mengharapkan Pidie Jaya menjadi  Contoh Pelaksanaan Pendidikan Karakter di Aceh dan lagi Pidie Jaya sudah ada perbub tentang Penguatan Pendidikan Karakter Islami yang sudah dicanangkan Oleh Pemerintah Daerah setempat. #Kontraktor pijay Zulw#

Aceh Caroeng Penebar Isu

Sepintas asing ditelingaku. Karena  tulisan ini berasal dari negeri serambi mekah. Setelah melihat dengan seksama dan membaca di media online Acehtrend.com.lhokseumawe.
Maka terpenuhi "kepo" rasa keingintahuanku yang tak mengerti bahasa Aceh.

Juga setelah mencari tahu dengan sahabat yang terlibat dalam perhelatan ini. Ternyata semangat para IGIers seperti  Khaidir Rasyid, Teuku Didi Pianda,Imran Lahore berkontribusi di dalamnya.

Kembali ke Aceh Caroeng. Ternyata berarti "Aceh Cerdas". Merupakan gagasan atau program Gunernur Aceh yang kini diimplementasikan oleh Dinas Pendidikan Provinsii Aceh.

Mengundang 40 guru SD, SMP, SMA dan SMK se Provinsi Aceh yang berasal dari 23 Kab/Kota . Nantinya mereka kelak akan dimotivasi menjadi kontributor "Berita Pendidikan" di media Masa.

Menurutku sebagai orang yang terlibat dalam dunia pendidikan gerakan literasi, program ini sangat hebat. Menjadikan guru cerdas berpikir dan bertindak khususnya di bidang pendidikan.

Apapun itu bentuknya. Dapat menjadi penerang bagi guru-guru lainnya, apalagi yang berada di daerah terpencil. Dengan akses yang sukit dijangkau baik transportasi maupun di dunia maya "internet".

Kegiatan yang dilaksanakan di kota Lhokseumawe ini dibuka oleh Sekretaris Disdik Aceh Muslem Yacob, S.Ag M.Pd dan Tabrani Yunis dari majalah Potret serta Yarmen Dinamika wakil Harian Serambi Indonesia didaulat menjadi narasumber.

jika kusejajarkan dengan pergerakan literasi di kotaku tercinta "BALIKPAPAN". maka tak menutup kemungkinan akan bersinergi untuk memajukan konyribusi para "kulikapur" guru penulis.

Setelah di bulan Mei 2018 lalu ingin menjadikan Balikpapan Kota Literasi. Disepakati dengan menandatangi kesepakatan  oleh Kadisdikbud, Kasi Kurikulum disdikbud, DPK . Kampung literaai , dan aku sendiri sebagai Penggiat Literasi di kotaku.

Digawangi Mata Pena Enggang memberiku kesempatan sebagai narsum di talkshow tersebut.

Semangat Aceh Cerdas juga merasuki para peserta dan aku berharap ini juga sebagai pelecut daerah-daerah lain di Indonesia. Agar kelak pendidikan dan guru lebih berkualitas dengan mudahnya informasi yang didapat.

Untukku Untukmu Untuk Kita Untuk Indonesia
Aceh Caroeng
Balikpapan Kota Literasi

Salam Literasi
Me Bunda Diana Masdik
IGI Kota Balikpapan

#caroengcerdaskotakuliterasi#tanpaediting"

Catatan di atas dari saya copas dari fb seorang guru dan juga intruktur litarasi nasional, dari balik papan kalimantan timur.
#tulisan Khaidir Aceh Utara#

Jumat, 20 Juli 2018

Disdik Aceh Pasang CCTV dan Proyektor semua Sekolah Aceh

Lhokseumawe. Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh Muslem,S.Ag.M.Pd memaparkan kegiatan yang sudah dilaksanakan Disdik Aceh. Pengadaan komputer untuk ujian berbasis  online sudah terpenuhi untuk semua sekolah SMA SMK seAceh.

Hal ini di programkan selama 3 tahun berturut turut dan tahun ini sudah terpenuhi kebutuhan ini kata sekretaris Disdik Aceh. Pemaparan  capaian kemajuan pendidikan Aceh ini pada pembukaan kegiatan pengembangan informasi pendidikan 20/7 di aula Diana hotel.

Dengan terpenuhinya perangkat komputer untuk kebutuhan ujian Nasional berbasis komputer sudah selesai, maka kedepan dinas pendidikan Aceh akan mewacanakan pemasangan CCTV di semua sekolah Aceh. Hal ini merupakan kebutuhan penting di setiap sekolah. Dengan adanya CCTV sekolah dengan mudah memantau dan memonitor pergerakan aktivitas siswa. Banyak hal yang akan terpantau baik kegiatan siswa dan kegiatan guru. CCTV sekolah ini kita pasang untuk memudahkan memantau aktivitas siswa setelah proses pembelajaran di kelas.

Dengan kemajuan teknologi zaman sekarang sudah saatnya dinas pendidikan Aceh mengadakan proyektor sebagai media pembelajaran di kelas. Proyektor akan kita pasang di setiap kelas sekolah Aceh.

Tinggalkan kapur tulis gunakan media modern untuk penunjang pembelajaran. Guru harus belajar dan membekali diri untuk mampu mengoperasikan komputer dan media yang sesuai dengan perkembangan zaman kata Muslem kepada gureacehnews.

Disdik Aceh latih Guru Publis Informasi Pendidikan

Lhokseumawe. Dunia pendidikan Aceh tertinggal di publikasikan hal ini disampaikan oleh Khaidir Kasi Program Dinas Pendidikan Aceh pada kegiatan pengembangan informasi pendidikan yang diselenggarakan di Diana hotel kota Lhokseumawe selama empat hari sejak 20/7.

Peserta yang hadir hari ini akan menjadi kontributor setiap kabupaten kota untuk media Aceh Carong sebagai medium publish berita pendidikan lapor Khaidir sebagai panitia kegiatan.

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk bimtek menulis yang efektif untuk konsumsi publik. Kegiatan diikuti oleh 40 peserta perwakilan kabupaten kota. Peserta ini juga guru berprestasi dan penulis berita pendidikan yang berjalan selama ini. Semua perserta ini nanti menjadi agen berita di kabupaten kota masing masing. Pembekalan teknik menulis yang efektif diajarkan oleh Yarmen dinamika dari serambi Indonesia dan Tabrani Totret.

Kegiatan ini di buka oleh sekretaris dinas pendidikan Aceh Muslem, S.Ag.M.Pd berharap dengan kegiatan ini akan lebih terpublikasi informasi pendidikan untuk masyarakat. Banyak kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Aceh terbiarkan begitu saja tanpa ada publikasi kepada publik dengan sistem informasi yang sudah menjadi tren zaman sekarang.

Mulai hari ini mari kita kerja memajukan pendidikan Aceh melalui publikasi. Semua kehidupan siswa, guru dan sekolah menjadi sumber berita yang patut diberitakan kepada publik Mita Muslem kepada calon wartawan Aceh Carong.


Jumat, 13 Juli 2018

Sukma Bangsa Pidie Launching Buku Karya Siswa dan Guru

Perayaan 12 Tahun Sekolah Sukma Bangsa (14 Juli 2006-14 Juli 2018)

*Sukma Bangsa Pidie Launching Buku Karya Siswa dan Guru*

Pidie, 14 Juli 2018, Sekolah Sukma Bangsa memperingati hari lahirnya yang kedua belas. Di Sukma Bangsa Pidie kegiatan memperingati hari jadi itu dibalut dengan agenda peluncuran buku karya siswa dan guru. Selain peluncuran buku, kegiatan itu juga dirangkai dengan bedah buku dan diskusi panel yang mengundang pembicara dari kalangan professional serta mengundang peserta dari kalangan guru dan pemerhati pendidikan.

Adapun buku yang duluncurkan dalam kegiatan tersebut adalah dua buku karya guru dengan judul Keumang Meuceuhu dan Rampoe serta dua buku karya siswa yang berjudul The Man In Black dan Tentang Bintang Sang Pendekor Angkasa.

Keumang Meuceuhu adalah buku kumpulan dari tulisan guru-guru Sukma Bangsa Pidie yang dimuat di surat kabar lokal maupun nasional seperti Serambi Indonesia dan Media Indonesia. Guru-guru Sekolah Sukma Bangsa Pidie sangat intens menulis di beberapa surat kabar tersebut. Selain itu, buku antologi cerpen karya siswa yang berjudul The Man In Black merupakan cerita-cerita yang dikarang oleh siswa Sukma Bangsa Pidie dari perjalanan hidup mereka di Sukma Bangsa Pidie. Dengan bahasa yang khas remaja, mereka menuliskan dari kisah horor, percintaan sampai kisah-kisah unik dan lucu mengalir membuat pembaca kembali mengenang masa-masa SMA-nya. Lain lagi dengan buku Antologi Puisi yang berjudul Tentang Bintang Sang Pendekor Angkasa. Buku kumpulan puisi yang ditulis dengan bahasa dan diksi yang bisa membuat emosi pembacanya terobok-obok ini begitu special karena salah satu pengantar dalam buku tersebut langsung diberikan oleh Puisiklator dan Aktivis di Forum Lingkar Pena (FLP) Aceh yakni Nuril Annisa.

Khusus buku Rampoe, buku ini adalah buku yang beirisi kumpulan esai-esai pendidikan tulisan pribadi dari Marthunis Bukhari yang juga saat ini menjabat sebagai Direktur Sekolah Sukma Bangsa Pidie. Buku ini mendapat testimoni dua orang yang luar biasa. Yang pertama oleh akademisi sekaligus penulis buku Acehnologi Bapak Kamaruzzaman Bustamam Ahmad atau yang sering disapa KBA. Yang kedua oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie Bapak Murthalamuddin.

Kegiatan launching serta bedah buku dilaksanakan mulai pukul 09.00 pada tanggal 14 Juli 2018 yang dipusatkan di Aula Serba guna Sekolah Sukma Bangsa Pidie dengan jumlah undangan 250 lebih dan menghadirkan pembicara/ pembedah yakni Pembina FAMe (Forum Aceh Menulis) yang juga Editor Harian Serambi Indonesia Bapak Yarmen Dinamika.

Sebagaimana diketahui, Sekolah Sukma Bangsa adalah sekolah yang didirikan, kemudian dikelola oleh Yayasan Sukma, Jakarta. Berdiri di tiga kabupaten/kota di Aceh yaitu Pidie, Bireuen dan Lhokseumawe. Pada awalnya, Sekolah Sukma Bangsa diperuntukkan bagi putra-putri Aceh yang menjadi korban konflik politik, tsunami dan mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu, termasuk siswa yatim atau yatim-piatu. Sejak diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 14 Juli 2006, kini Sekolah Sukma Bangsa telah melebarkan sayap menampung seluruh peserta didik putra-putri terbaik Aceh untuk mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak di lembaga pendidikan yang dikelola secara professional tersebut.

Rabu, 11 Juli 2018

Rakor Program Indonesia Pintar Jenjang SMK 2018

Padang. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. Direktorat  pembinaan sekolah menengah kejuruan melaksanakan rapat koordinasi program Indonesia Pintar jenjang SMK tahun 2018 tahap IV dilaksanakan di aula Premier Basko hotel selama 3 hari sejak tanggal 11 sampai 13.

Kegiatan yang dibuka namun oleh kepala dinas pendidikan provinsi Padang Drs. Nurhasan, MM. Dalam sambutan kepala dinas pendidikan Padang memaparkan keberhasilan provinsinya dalam melaksanakan PIP, walau masih ada kendala di lapangan. Selain itu perkenalan daerah kepada peserta menjadi hal penting diperkenalkan kepada 125 peserta dari 8 provinsi di pulau Sumatera. Silahkan bapak ibu menikmati kuliner khas Padang yaitu rendang Padang. Rendang Padang di sini  asli kalau di tempat bapak rendang Padang kw kelakar Burhasman yang membuat perlserta tertawa lepas.

Agustiwati menyampaikan peserta yang di undang dari pulau Sumatera Aceh, Riau, Riau Kepulauan, Jambi, Bengkulu, Sumut, yang berjumlah 125 peserta. Peserta yang di undang kepala bidang SMK, ketua MKKS SMK kabupaten kota. Lapor agustiwati sebagi ketua panitia pelaksana rakor.

Hal yang akan di bahas dalam rakor ini pelaksanaan danmpenyaluran PIP, permasalahan PIP, dari hal ini akan dicari solusinya agar semua siswa mendapatkan PIP.

PIP ini merupakan program andalan pemerintah sesuai dengan kepres nomor 7 tahun 2014. Lapor ketua panitia. Semoga rakor ini menjadi langkah akurat untuk program PIP. Pemanfaatan dapodik karena semua kebutuhan Kemendikbud ada dalam dapodik sehingga perlu mensinkronisasikan dengan KIP.

Senin, 09 Juli 2018

Kisah Rumah Tangga Bang Leman Bu Sumarni

Sumarni heran, wajah suaminya serupa mendung di awal musim banjir. Mata laki-laki itu mendidih. Entah mengapa? Sumarni merasa ada bara api di dalam tubuh suaminya.

"Apa aku salah, Bang?" tanyanya menjelang lelap, suatu malam. Lelakinya menggeleng.

Ia memang diminta untuk memanggilnya 'bang', bukan 'mas', meskipun mereka tinggal di Purwokerto. Suaminya asal Aceh dan sejak tahun 2000-an merantau ke sejumlah kota di Jawa. Mereka bertemu di Salatiga. Sumarni yang bekerja sebagai guru madrasah ibtidaiyah suka sekali mie aceh buatan Bang Sulaiman. Di sanalah mereka saling kenal. Dua tahun setelah mereka menikah, dikaruniai seorang putri cantik berhidung Aceh, mereka memutuskan pindah ke Purwokerto, tempat kelahiran Sumarni.

Jumat, 06 Juli 2018

Alat Pelobang Plastik Mulsa, Mursalin wakil Pidie ke Provinsi

Kompetisi Teknologi Tepat Guna (TTG) sedang berlangsung di tingkat provinsi. Mursalin pemuda Padang Tiji Pidie ikut dalam kompetisi di tingkat provinsi,

Alat pelobang plastik mulsa buatan Mursalin menjadi perhatian pengunjung di even TTG ini. Selain keahlian pemuda Pidie yang satu ini juga mengharumkan nama Pidie di kancah provinsi. Dengan alat pelobang plastik nulsa  telah membawa seorang pemuda dari padang tiji yg bernama mursalin untuk berlomba dgn 5 kabupaten lain.

Kabupaten yang ikut ajang TTG yaitu Pidie,  Aceh selatan, Pidie jaya, Bireun,dan kota langasa setelah menggeserkan beberapa teman lain di tingkat kabupaten sebulan yg lalu. finalis inovator ini berkompetisi kembali di tingkat provisi yang saat ini di laksanakan di kota langsa,

semoga mursalin mampu membawa nama baik pidie ketingkat nasional yg di selenggarakan di provinsi Bali september 2018 mendatang adalah harapan masyarakat Pidie tutur malaroatina kepada gureacehnews
Adapun judul alat lomba TTG adalah
#LOMBAGELARTTGTINGKATPROVINSI#
#PELOBANGPLASTIKMULSAAP2M#
#PEMUDA PIDIEMURSALIN#
#DPMGKABUPATENPIDIE#
#LAPANGAN STADIONKOTALANGSA#
#STADIONKOTALANGSA#

Kamis, 05 Juli 2018

INFO PENDIDIKAN: UJIAN NASIONAL PERBAIKAN (UNP)

Dasar pelaksanaan Ujian Nasional untuk Perbaikan Tahun 2018 adalah:
1. Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;
2. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Penilaian Nomor 4 tahun 2018 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Satuan Pendidikan dan Penilaian Hasil Belajar oleh Pemerintah; dan
3. Peraturan   Badan   Standar   Nasional   Pendidikan   Nomor: 0044/P/BSNP/XI/2017 tentang Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2017/2018.
4. Surat Edaran BSNP Nomor: 0099/SDAR/BSNP/VI/2018 tentang Pelaksanaan Ujian Nasional untuk Perbaikan.
Persyaratan Peserta Ujian Nasional untuk Perbaikan Tahun 2018
Peserta yang berhak mengikuti Ujian Nasional untuk Perbaikan tahun 2018 adalah:
1. Peserta UN tahun pelajaran 2016/2017 dan 2017/2018 pada satuan pendidikan SMA/MA, SMK/MAK atau Paket C yang memiliki nilai kurang dari atau sama dengan 55.
2. Peserta UN tahun pelajaran 2016/2017 dan 2017/2018 pada satuan pendidikan SMA/MA, SMK/MAK atau Paket C yang memiliki nilai lebih besar dari 55 dengan ketentuan khusus.
3. Peserta UN tahun pelajaran 2017/2018 pada satuan pendidikan SMA/MA, SMK/MAK atau Paket C/Ulya yang telah terdaftar sebagai peserta ujian, namun belum mengikuti UN pada bulan April 2018 karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah.
Ketentuan umum:
1. Peserta SMA/MA dan SMK wajib  memenuhi persyaratan  peserta  UN  berdasarkan  Peraturan BSNP Nomor: 0044/P/BSNP/XI/2017 tentang POS-UN Tahun Pelajaran 2017/2018. Ketentuan lain yang harus dipenuhi adalah tercatat dalam daftar nominasi tetap (DNT) yang berisi biodata peserta, Mata Uji Pilihan (SMA/MA) dan kompetensi keahlian (SMK).
2. Peserta SMA/MA, SMK, atau Paket C/Ulya yang akan memperbaiki nilai UN, wajib memiliki:
a. Ijazah/surat  keterangan lulus;
b. Sertifikat  Hasil  Ujian  Nasional  (SHUN)/SHUN sementara;
c. Pas foto ukuran 3x4; dan
d. Materai Rp 6000,-
3. Moda pelaksanaan UN untuk Perbaikan tahun 2018 adalah dengan UN Berbasis Komputer (UNBK).
4. Pendaftaran calon perserta UN untuk Perbaikan tahun 2018 dilaksanakan pada tanggal 4 - 13 Juli 2018.
5. Pelaksanaan UN untuk Perbaikan tahun 2018 dilaksanakan pada tanggal 28-31 Juli 2018, bertempat di satuan pendidikan yang memenuhi kelayakan sebagai tempat ujian yang ditetapkan oleh dinas pendidikan.
Ketentuan khusus:
1. Peserta UN tahun pelajaran 2016/207 dan 2017/2018 yang mendapat nilai lebih dari 55 dapat mengikuti UN untuk Perbaikan dengan syarat calon peserta harus memberikan bukti yang sah dari pengguna yang mensyaratkan capaian nilai dengan kriteria tertentu.
2. Bukti yang sah sebagaimana dimaksud pada ketentuan khusus butir 1 dapat berupa surat keterangan dari lembaga yang bersangkutan atau pernyataan resmi yang dibuat dalam laman, brosur, atau bentuk lain yang sejenis.
Mekanisme dan Prosedur Pendaftaran
1. Calon peserta ujian SMA/MA, dan SMK dan calon peserta UN dari Paket C/Ulya yang memperbaiki nilai UN mendaftar dengan mekanisme dan prosedur sebagai berikut:
a. Calon peserta  mengakses informasi pendaftaran di ama https://unp.kemdikbud.go.id.
b. Calon  peserta  mendaftarkan  diri  secara  langsung  ke  satuan pendidikan tempat pelaksanaan UN yang dipilih.
c. Calon   peserta   menyerahkan   salinan   Ijazah atau surat keterangan lulus, salinan SHUN atau SHUN sementara, pas foto terbaru ukuran 3x4 cm sebanyak 2 lembar, dan kartu peserta ujian dari sekolah asal bagi peserta baru.
d. Calon peserta memilih jadwal ujian, sesi ujian, dan mata ujian.
e. Calon peserta mengisi Surat Pernyataan kesediaan mengikuti UNP tahun 2018 yang disediakan, menempelkan materai serta menandatanganinya di atas materai/
2. Petugas   pendaftaran   pada   satuan   pendidikan   melakukan verifikasi calon peserta dengan cara memeriksa keabsahan dan/atau kesesuaian:
a. Ijazah/surat keterangan lulus;
b. SHUN/SHUN sementara dan nilai yang tertera pada SHUN;
c. pas foto, foto di ijazah dan SHUN, serta tampak diri peserta saat mendaftar; dan
d. kartu peserta ujian dari sekolah asal bagi peserta baru.
3. Petugas pendaftaran pada satuan pendidikan memasukkan data calon peserta pada laman yang disediakan dengan langkah-langkah:
a. login ke laman https://unp.kemdikbud.go.id menggunakan user dan password petugas;
b. memasukkan data nomor UN calon peserta UNP;
c. memasukkan  data  mata  ujian  yang  akan  ditempuh  oleh peserta, mata ujian yang dimasukkan adalah mata ujian yang akan diperbaiki saja;
d. memasukkan jadwal ujian, sesi ujian, mata ujian yang dipilih siswa;
e. meminta peserta untuk mengisi dan menandatangani surat pernyataan bermeterai;
f. mencetak kartu peserta ujian;
g. menempel  pas  foto  dan  membubuhkan  stempel  sekolah pada kartu peserta ujian;
h. menandatangani kartu peserta ujian; dan
i. menyerahkan kartu peserta ujian ke peserta.
4. Peserta login ke laman https://unp.kemdikbud.go.id menggunakan user dan password yang tercantum di kartu peserta ujian, untuk:
a. mengecek kesesuaian data di laman tersebut;
b. melengkapi informasi surel/email dan/atau nomor HP.

Rabu, 04 Juli 2018

Kepala SMK se-Aceh Iku Rakor Kegiatan Lomba Aceh Carong

Gureacehnews. Banda Aceh. Kepala-kepala SMK se-Aceh mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Teknis pelaksanaan lomba-lomba selama empat hari, dari tanggal 04 sampai 08 Juli 2018 di aula Hotel Grand Syariah, Lamdom Banda Aceh.


Kepala Bidang SMK, Miftah, M. Pd melaporkan peserta dalam rakor tersebut berjumlah 190 orang kepala SMK seluruh Aceh. Dalam rakor ini akan kita bahas teknis pelaksanaan kegiatan, supaya dapat terlaksana dengan baik setiap lomba yang diperlombakan.


“Dalam kesempatan ini kami sampaikan, mulai tanggal 13 sampai 19 Juli juga akan ada dua lomba , yaitu lomba penulisan karya ilmiah PTK dan lomba sekolah sehat. Kami harapkan sekolah- sekolah dan guru dapat berpartisipasi pada kegiatan tersebut, “lanjut Miftah.


Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdisdik) Aceh, Muslem, S. Ag. M. Pd. mewakili Kepala Dinas Pendidikan Aceh, dalam sambutannya mengatakan, rapat malam ini yang paling penting dimusyawarahkan adalah lomba FLS2N.


“Ini salah satu lomba yang harus sukses dan menjadi kebanggan serta bergengsi. Hasil lomba sebelumnya belum begitu menggembirakan, tahun ini harus kita evaluasi, agar dana yang dikucurkan sesuai dengan hasil yang diharapkan, “minta Muslem.


“Peserta FLS2N yang akan ikut lomba tingkat provinsi dan mewakili kabupaten masing-masing harus dilakukan seleksi, bila tidak dilakukan seleksi tidak boleh ikut ke tingkat provinsi, “tegas Sekdisdik yang juga pembina PII Aceh.


“Selain FLS2N masih banyak lomba lagi yang harus menjadi fokus pada rakor dalam empat hari ini. Diantaranya, lomba kemah kepemimpinan, kemah pramuka, LKS, debat bahasa, dan masih banyak lagi, “urai Muslem.


“Para kepala sekolah dan kami di Dinas Pendidikan adalah sama, tidak ada perbedaan, bahwa kita adalah warga pendidikan Aceh. Mari sama-sama kita ayunkan langkah untuk memajukan pendidikan Aceh, jangan sampai kita tidak sejalan, “pinta Sekdisdik Aceh.


Turut hadir pada acara rakor konsultan pendidikan Aceh, Azis. S. Pd. mantan kepala PPMG wilayah V, Abdul Hamid, S. Pd dan para Kasi.                  [Rus]


Selasa, 03 Juli 2018

FLS2N PROV Aceh ditutup Kadisdik Syaridin, Juara I ke Nasional di Banda Aceh

Gureacehnews. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh, Syaridin, S. Pd. M. Pd, membuka Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) SMA tingkat Provinsi Aceh, minggu (01/07) di Hotel Grand Syariah Banda Aceh.


Kegiatan FLS2N SMA tingkat provinsi tahun 2018 mengambil tema “Jauhi narkoba raih prestasi, menggugah daya cipta serta membentuk kelembutan hati”.


Dalam arahannya Kadis Pendidikan megatakan, FLS2N merupakan bagian dari sistem pendidikan yang menyeluruh dalam rangka pembinaan karakter anak agar tumbuh dan berkembang secara seimbang baik jasmani maupun rohani.


“Kegiatan FLS2N ini bertujuan memberikan wadah berkreasi dengan menampilkan karya kreatif dan inovatif bagi peserta didik dengan mengedepankan sikap sportivitas dalam pengembangan diri secara optimal, sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan di bidang seni, “jelas Syaridin.


“Di sisi lain kegiatan FL2SN diharapkan dapat meningkatkan kreativitas, memotivasi peserta didik untuk mengapresiasikan diri melalui kegiatan lomba dengan minat, bakat dan kemampuannya, “lanjut Syaridin.


“Kepada para peserta ayo tunjukkan kemampuan secara maksimal, jangan tanggung-tanggung. Kalau kita lakukan bersama-sama dan sungguh-sungguh, insyaAllah kita akan memperoleh hasil yang maksimal, ” ungkap Kadis Pendidikan Aceh.


Sementara itu, dalam laporan panitia, Zulkifli, M. Pd, yang juga Kepala Bidang  SMA/PKLK,  mengatakan kegiatan FL2SN SMA tingkat provinsi ini berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 01 sampai 04 Juli 2018 di Hotel Grand Syariah, yang diikuti oleh 322 peserta dan pendamping 184 orang, jumlah seluruhnya 506 orang.


“Adapun mata lomba yang diperlombakan yaitu : Baca Puisi, Tari Kreasi Inovatif, Vokal Solo, Gitar Solo, Monolog, Cipta Puisi, Desain Poster, Kriya dan Film Pendek, “urai Zulkifli.


“Hasil seleksi FL2SN SMA tingkat provinsi yang memperoleh juara satu, nantinya akan mewakili Aceh ke tingkat Nasional dan Aceh sebagai tuan rumahnya yang akan berlangsung pada tanggal 28 Agustus sampai 01 September 2018 mendatang “tutupnya.        [Rus]


Minggu, 01 Juli 2018

Kepala Sekolah Tidak Lagi Mengajar, Menejer Sekolah

Mendikbud Wacanakan Rotasi Guru Dimulai Tahun Ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, Medcom.id/Citra Larasati. Malang:   Penerapan sistem zonasi pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) akan berdampak pada dilakukannya rotasi guru dan kepala sekolah secara berkala untuk tujuan pemerataan kualitas pendidikan.  Bahkan untuk kepala sekolah, bukan tidak mungkin rotasi dilakukan antar Provinsi.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Muhadjir Effendy mengatakan setiap guru dan kepala sekolah akan dirotasi untuk menghilangkan istilah sekolah favorit. Sehingga, setiap sekolah mendapatkan hak yang sama dalam memiliki pendidik yang bagus.

"Bila nanti masih ada SMP favorit gampang saja, kita pindah saja guru-gurunya ke sekolah yang tidak favorit. Sehingga nanti sekolah yang tidak favorit, karena ditangani guru yang bagus akan segera menjadi favorit," kata Muhadjir di Malang, Kamis, 28 Juni 2018. 

Muhadjir mengaku setiap guru harus bersedia dirotasi, dan tidak boleh terus menerus berada di satu sekolah yang sama terlalu lama. Hal itu sesuai dengan semangat penerapan sistem zonasi sekolah yang tertuang dalam Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 tentang penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Rotasi guru, kata Muhadjir, akan diterapkan mulai tahun ini. Guru maksimum empat tahun berada di satu sekolah. "Sebelumnya, banyak guru yang enggan dirotasi karena belum ada aturannya. Sekadang ada UU ASN yang sudah kita perkuat dengan peraturan menteri untuk rotasi," beber mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini.

Tidak hanya guru, kebijakan rotasi tersebut diakui Muhadjir juga berlaku bagi staf Kemendikbud dan kepala sekolah. Bahkan rencananya, kepala sekolah memungkinkan untuk dirotasi antar wilayah atau provinsi, contohnya dari Malang, Jawa Timur ke Papua.

"Tentu saja ada insentif. Kami akan upayakan bicara ke Menpan RB. Karena kepala sekolah itu bukan tugas tambahan, tapi jabatan karir guru. Jadi harus ada tunjangan sendiri, tunjangan jabatan. Mudah-mudahan bisa berjalan lah," ungkapnya.

Di samping itu, Muhadjir menegaskan juga bila kepala sekolah saat ini harus bisa menjadi manajer sekolah. Hal itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 tentang Perubahan atas PP Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.

"Jadi kepala sekolah tidak lagi wajib mengajar, dia hanya memanajeri sekolah saja. Kepala sekolah itu adalah guru yang bagus manajerialnya, kemudian kerjanya bikin sekolah maju," pungkasnya.

Sumber: www.medcom.id