Minggu, 24 Desember 2017

Pemkab Pijay Berjanji Umrahkan GTK Berprestasi

MEUREUDU. Pada kegiatan seminar pendidikan dalam rangka HGN dan HUT PGRI ke-72      Kabupeten Pidie Jaya serta Penganugerahan Penghargaan Japakeh dan Malem Dagang, Wakil Bupati Pidie Jaya H.Said Mulyadi, SE, M.Si berjanji pada tahun 2018 akan menyeleksi guru dan tenaga kependidikan berprestasi dan akan mengumrahkannya.

Hal tersebut disampaikan oleh Said Mulyadi dihadapan tiga ratusan kepala SD, SMP, Pengawas yang hadir di Pendopo Bupati Pidie Jaya, Meureudu (23/12). Insya Allah tahun depan kita akan menyeleksi guru dan tenaga kependidikan berprestasi yang akan dilakukan oleh Dinas Pendidikan, agar Kabupaten Pidie Jaya akan melahirkan guru-guru yang profesional, ujar Muliadi.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PGRI Provinsi Aceh Drs.M.Syukur, M.Ag yang hadir sebagai pemateri seminar, memberikan apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Aceh yang bekerjasama dengan PGRI Kabupaten Aceh Jaya telah memberikan penghargaan dan hadiah kepada kepala sekolah, guru dan siswa berprestasi di kabupaten yang dilanda bencana ini, semoga daerah lain mengikuti terobosan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Pidie Jaya, ujar M.Syukur.

Kepala Dinas Pendidikan Pidie Jaya, Saiful, M.Pd mengatakan, hari ini adalah momentum kita untuk menatap dan bangkit menuju pendidikan Pidie Jaya yang lebih maju, bermartabat dan berliterasi, bahkan untuk mendukung program literasi, kita telah menerbitkan karya guru dan siswa Pidie Jaya yang bekerjasama dengan Majalah POTRET hari ini resmi kita lounching dan akan kita bagikan secara gratis kesemua SD/MI dan SMP/MTs yang ada di Pidie Jaya, ujar Saiful.

Jumat, 22 Desember 2017

Pakar Genetika : Wanita Terbersih Di Muka Bumi, Adalah Wanita Muslimah, Subhanallah

Seorang pakar genetika Robert Guilhem mendeklarasikan keislamannya setelah terperangah kagum oleh ayat-ayat Al-Quran yang berbicara tentang Masa Iddah (yaitu masa tunggu selama tiga bulan bagi wanita, untuk boleh menikah lagi) bagi wanita Muslimah yang dicerai suaminya seperti yang diatur Islam.

Guilhem, membuktikan dalam penelitiannya, bahwa jejak rekam seorang laki-laki di tubuh wanita akan hilang setelah tiga bulan. Guilhem yakin dengan bukti-bukti ilmiahnya. Bukti-bukti itu menyimpulkan bahwa hubungan persetubuhan suami istri akan menyebabkan laki-laki meninggalkan sidik (rekam jejak) khususnya pada perempuan.

Jika pasangan ini setiap bulannya tidak melakukan persetubuhan maka sidik itu akan perlahan-lahan hilang antara 25-30 persen. Dan, setelah tiga bulan berlalu, maka sidik itu akan hilang secara keseluruhan.

Sehingga perempuan yang dicerai akan siap menerima sidik laki-laki lainnya. Bukti empiris ini mendorong pakar genetika Yahudi ini melakukan penelitian dan pembuktian di sebuah

perkampungan Afrika Muslim di Amerika.

Dalam penelitiannya, ia menemukan bahwa setiap wanita Muslim di sana hanya mengandung dari jejak sidik pasangan mereka saja. Sementara penelitian ilmiah di sebuah perkampungan lain di Amerika (perkampungan non Muslim) membuktikan bahwa wanitanya yang hamil memiliki jejak sidik beberapa laki-laki, dua hingga tiga.

Artinya, wanita-wanita non Muslim di sana melakukan hubungan intim dengan laki-laki selain pernikahan yang sah. Yang mengagetkan sang pakar ini, adalah ketika dia melakukan penelitian ilmiah terhadap istrinya sendiri.

Ternyata ia menemukan istrinya memiliki tiga rekam sidik laki-laki, alias istrinya berselingkuh. Dari penelitiannya, hanya satu saja, dari tiga anaknya berasal dari dirinya, yaitu setelah ia melakukan test DNA terhadap anak anaknya.

Setelah penelitian-penelitian yang dilakukannya, ia meyakini bahwa hanya Islamlah yang menjaga martabat perempuan, dan menjaga keutuhan kehidupan sosial. Ia yakin, bahwa wanita muslimah adalah wanita paling bersih di muka bumi ini.

Guru besar anatomi medis di Pusat Nasional Mesir, dan konsultan medis, Dr. Abdul Basith As-Sayyid menegaskan bahwa Robert Gelhem, pemimpin Yahudi di Albert Einstein College, dan pakar genetika ini mendeklarasikan dirinya masuk Islam, ketika ia mengetahui hakikat empiris ilmiah, dan kemukjizatan Al-Quran tentang penyebab penentuan iddah (masa tunggu) perempuan yang dicerai suaminya dengan masa 3 bulan. (Dian Bango Alamanda)

Sumber: sharia.co.idhttp://beritaislampopuler.blogspot.co.id/2017/01/pakar-genetika-wanita-terbersih-di-muka.html?m=1#

PPMG Wil II UKG kan 1026 guru non PNS

Seleksi yang dilakukan oleh Disdik Aceh bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI berlangsung 23 dan 24  Desember.dari kementerian pendidikan dan kebudayaan hari untuk memantau Direktur GTK Drs Anas M Adam, M.Pd

PPMG Wil II Sigli sesuai dengan data dapodik mengikutkan 1026 guru non PNS dengan rincian kabupaten Pidie 723 guru dan Pijay 303 guru non PNS.

Seleksi ini untuk menyaring guru non PNS yang memiliki potensi dan memperoleh nilai tinggi akan dijadikan guru kontrak Aceh untuk memenuhi kekurangan guru Aceh , Pidie dan Pijay untuk PPMG sigli.
Tempat seleksi di SMA Negeri Unggul Sigli, SMP negeri Unggul Sigli, SMA negeri 2 Sigli, SMA 1 mutiara dan SMK 2 Sigli untuk Pidie. Sedang Pijay TUK di SMA Negeri 1 Bandar Baru dan SMK Negeri 1 Bandar Baru

Kamis, 21 Desember 2017

Kisah Sukses Aizuldan Muhammad Sipenyandang Disabilitas di Pijay

Gureacehnews. Gedung serbaguna bupati Pijay menjadi saksi cerita sukses orang orang penyandang disabilitas. Ini bukan cerita tapi kisah nyata yang uraikan oleh Aizul.

Aizul adalah salah seorang dari 20han penyandang yang hadir pada acara yang buat oleh NGO Islamic Relief. Menceritakan dari awal perjalan sampai ia membuka usahanya.

Tahun 2014 Aizul mengikuti pelatihan di BLK Banda Aceh selama 4bulan. Selama di BLK ia menekuni bidang perbaikan HP. Selama itu pula saya mulai tertarik untuk belajar memperbaiki HP.

Tahun 2005 saya juga mendapat kesempatan ikut program yang sama, namun pada tahun ini.saya dilatih oleh Islamic Relief, sehingga ilmu saya bertambah. Sejak itu saya sudah mulai memperbaiki hp teman yang rusak.
Tahun 2010 dinas sosial mengirim saya ke Medan untuk jurusan yang sama.
Alhamdulillah sampai saat ini saya sudah memiliki tempat usaha di Tringgadeng. Bila bapak ibu rusak hp percayakan kepada saya insyaallah pasti bisa kata Aizul.

Aizul mengakhiri testimoni dengan berpesan kepada teman disabilitas, jangan malu dan jangan Minsel kita juga banyak kelebihan diberikan Allah. Kita juga harus berani tampil untuk kita dan orang lain.

Muhammad adalah penyandang disabilitas yang kedua kakinya tidak berfungsi, namun kecerdasannya luar biasa. Pria yang duduk di kursi roda ini memiliki talenta yang tidak jauh berbeda dengan Aizul. Pria ini memiliki keahlian memperbaiki barang elektronik seperti TV, tipe recorder, dan elektronik lainnya.

Muhammad juga sudah memiliki usaha sendiri, bila ada alat elektronik yang rusak bawa saja ke pak Muhammad cetus pria ini

Disdik Aceh Gandeng NGO Islamic Relief Bangun Gedung BLK di SLB Pijay Untuk Penyandang Disabilitas

Pijay. NGO Islamic Relief akan membangun gedung Balai Latihan Kerja (BLK) untuk penyandang Disabilitas di SLB Pidie Jaya. Pembangunan gedung tersebut akan dimulai pada bulan Januari sudah mulai tender kata Nanang Subana Dirja direktur Islamic Relief Indonesia.

Gedung yang akan kami bangun akan digunakan sebagai tempat berlatih bagi penyandang Disabilitas. Gedung ini juga sebagai tempatnya Pemasaran hasil kerajinan penyandang. Ditempat ini akan kita latih beberapa keterampilan seperti menjahit, referasi alat elektronik dan cara membudidayakan jamur jelas Nanang  penanggung jawab program.

Lanjut Nanang sebelum gedung kami buat para penyandang sudah kami latih membudidayakan jamur di Panteraja, perbaikan hp di Tringgadeng (milik aizul ) dan referasi barang elektronik (milik Muhammad). Muhammad yang duduk di kursi roda sudah memiliki usaha sendiri.  Hal inilah yang akan kami ajarkan kepada penyandang lain yang ada di Pidie Jaya.

Pemerintah Aceh, melalui Dinas Pendidikan Aceh dan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, mendukung dan memberikan apresiasi pada NGO Islamic Relief dalam menjalankan program-program pemberdayaan ekonomi para penyandang disabilitas.

“Dinas pendidikan Aceh akan memberikan dukungan bagi program-program pemberdayaan ekonomi para penyandang dissabilitas,” kata KTU Pusat Pengembangan Mutu Guru (PPMG) Wilayah II Sigli Abdul Hamid, S.Pd. MPd, yang memberikan kata sambutan mewakili Kepala Dinas Pendidikan Aceh pada Kegiatan Lokakarya dan Peluncuran Program Pemulihan Mata Pencaharian untuk Penyandang Disabilitas, yang digelar di SLB Negeri Pidie Jaya, Kamis 21 Desember 2017.

Pada kesempatan terpisah, Abdul Hamid menuturkan, sejauh ini kelompok dampingan Islamic Relief telah memiliki usaha sebagai mata pencaharian mereka.

Pelajar SLB dan panyandang disabilitas, kata dia lagi, adalah kelompok dampingan yang akan mendapat dampingan untuk pemberdayaan ekonomi tersebut.

Selain pihak Islamic Relief, dalam pembukaan lokakarya tersebut hadir pula kelompok dampingan, perwakilan Dinas Pendidikan Aceh, dan unsur Muspida Pidie Jaya.

Selasa, 19 Desember 2017

Disdik Aceh akan TUK UKG online 7.985 Guru Non PNS SMA, SMK dan LB

Sigli. Berdasarkan surat edaran kepala dinas pendidikan Aceh tanggal 19 Desember 2017 ditujukan kepada kepala PPMG Wil I s.d IX juga kepada kepala sekolah tempat berlangsungnya UKG.

Dalam surat tersebut kepala dinas pendidikan Aceh Laisani meminta kepada kepala PPMG untuk: 1. Melakukan pengumuman daftar peserta yang akan ikut seleksi guru non PNS melalui UKG
2. Melakukan koordinasi dengan TUK yang ditunjuk di wilayah masing-masing
3. Melakukan sosialisasi kepada para guru non PNS untuk mengikuti seleksi
4. Melakukan monitoring dan pantauan pelaksanaan TUK di wilayah masing-masing.

Tes UKG ini akan berlangsung sejak tanggal 23 dan 24 Desember di lokasi yang sudah ditentukan di wilayah masing-masing kata muksalmina panitia provinsi. Lokasi yang akan digunakan adalah

Aceh Barat SMK Negeri 1 Meulaboh. Abdya SMK 1 Abdya

Aceh besar SMP 1 darul imarah. SMA Negeri 1 Darul Imarah dan SMK Negeri Al Mubarkeya.

Aceh Jaya SMA Negeri 1 Calang
Aceh Selatan SMK Negeri 1 Tapaktuan. SMA Negeri 1 Tapaktuan dan SMP Negeri 1 Tapaktuan.

Aceh Singkil SMA Negeri 1 Simpang Kanan

Aceh Tamiang SMK Negeri 1 Kuala Simpang, SMA Negeri 4 Kujuruan Muda, dan SMA Negeri 2 percontohan Karang Baru

Aceh Tengah, SMK Negeri 1 Takengon, SMK Negeri 1 Takengon.

Aceh Tenggara, SMA Negeri 1 Kutacane, dan SMK Negeri 1 Kutacane

Aceh timur, SMA Negeri 1 Peureulak, SMA Negeri unggul Aceh timur, SMA Negeri 1 Idi dan SMK Negeri 1 Idi.

Aceh Utara, SMA 1 Lhoksukon, SMA Negeri 1 Dewantara, SMK Negeri 1 Dewantara, SMK Negeri Tanah Luas, SMA Negeri 1 Syamtalira, SMP Negeri 1 Lhoksukon dan SMK Negeri 1 Lhoksukon.

Bener meriah, SMA Negeri 1 unggul Binaan, SMK Negeri 1 Bener meriah, dan SMP Negeri 1 Bukit.

Bireun, SMA Negeri 1 Bireun, SMK Negeri 1 Bireun,

Gayo Lues, SMP Negeri 1 Blangkejeren

Kota Banda Aceh, SMA Negeri 4, SMA Negeri 10 Pajar harapan dan SMP Negeri 6

Kota Langsa, SMA Negeri 1 Langsa, dan SMK Negeri 1 Langsa.

Kota Lhokseumawe, SMA Negeri 1 Lhokseumawe, SMK Negeri 1 Lhokseumawe dan SMK Negeri 2 Lhokseumawe.

Kota Sabang, SMP Negeri 1 Sabang

Kota Subulussalam, SMK Negeri 1 Simpang Kiri

Nagan Raya, SMA Negeri 1 Seunagan.

Pidie, SMA Negeri Unggul Sigli, SMA Negeri 1 Mutiara, SMA Negeri 2 Sigli, SMK Negeri 2 Sigli, dan SMP Negeri Unggul Sigli.

Pidie Jaya, SMA 1 Bandar Baru, SMK Negeri 1 Bandar Baru.

Simeulue, SMA Negeri 1 Sinabang
Demikian kata kadis Laisani.

Laisani juga berharap tes yang dilaksanakan ini harus berjalan baik dan hasilnya juga akan baik ini juga harapan pak gubernur kita pak Irwandi untuk menuju Aceh Carong tambah mantan kepala sekretariat MPA Aceh

Sabtu, 16 Desember 2017

Nilai Raport anak kita bukan ukuran keberhasilan masa depan

Hari Selasa, 16  Desember 2017 adalah penerimaan raport buat para putra-putri kita. Kami ikut bahagia di hari yang ceria ini buat kita semua. Ijinkanlah kami memberi sudut pandang yang mungkin bermanfaat untuk kita semua.

1. *BERHENTILAH kita memamerkan ranking puta-putri kita!*
*Yang TERPENTING dari Pendidikan itu BUKAN ranking. Hakekat dari pendidikan itu adalah menjadikan anak kita:*
• mencintai aktivitas membaca untuk mencari pengetahuan
• bisa berpikir logis
• tahu nilai-2 benar & salah
• mampu mengembangkan bakatnya, dan
• punya semangat juang untuk mewujudkan apa yang dia inginkan secara disiplin & konsisten.

2. *BERHENTILAH kita menjadikan ranking putra-putri sebagai kunci dari keberhasilan !*
Ketika kita menjadikan ranking sebagai bukti keberhasilan pada anak kita, dampak terbesar adalah pada titik itulah kita berfokus.

*Kenyataannya TIDAK !!*
• Saat anak kita mencintai membaca maka mereka menguasai banyak pengetahuan, tidak peduli apakah mereka punya ranking baik atau buruk.
• Saat anak kita bisa bepikir logis maka mereka akan mampu membangun visi dan impian mereka. Visi dan impian mereka itu tidak bisa dinilai per semester atau per tahun untuk diperbandingkan antara anak satu dengan anak lainnya.
• Saat anak kita tahu mana nilai yang benar dan mana yang salah maka mereka akan punya integritas
• Saat mereka mengenal bakat mereka yang sesungguhnya maka mereka akan mampu menghasilkan karya dan dedikasi yang terbaik
• Saat anak kita punya semangat juang menuntut ilmu maka itulah kunci sejatinya kesuksesan hidup.
Dan ini semua tidak bisa diranking. Jika kita fokus pada ranking maka kita akan kehilangan nilai-nilai yang hakiki dalam pendidikan. Kalau kita harus kompromi dengan sistem pendidikan sekolah maka “kompromi” kita adalah, usahakan anak kita SELALU naik kelas dan bergairah menjalani aktivitas sekolahnya.

*Maknai nilai raport anak kita HANYA sebagai SALAH SATU indikator untuk tahu mana titik lemahnya, mana titik unggul dan progress kerjanya sehingga kita bisa tahu di titik mana kita harus membantu anak kita.*

*Sementara sisanya bantulah anak kita untuk cinta membaca, mampu berhitung secara logis, menemukan bakat/kelebihannya, mengajarkan kejujuran dan punya semangat juang pantang menyerah.*

*Proses pendidikan & pengajaran  adalah proses seumur hidup, tidak adil bagi putra-putri kita hanya dinilai dari ranking yang diperolehnya semester ini atau semester yang lalu.
#Ilustrasi#

Kamis, 14 Desember 2017

pengajuan pembuatan NUPTK baru (bagi yang belum memiliki NUPTK).


Mekanisme persyaratan pengajuan NUPTK Bisa di lihat di web info : http://gtk.data.kemdikbud.go.id
Dan utk pengajuan NUPTK setelah melengkapi syarat bisa di upload di web : http://vervalptk.data.kemdikbud.go.id

Persyaratan:
1.Fotocopy ijazah Terakhir
2.Fotocopy KTP
3.Fotocopy KK
4.Fotocopy Kartu Nikah (bagi yg sudah menikah)
5.SK Awal dan SK Terakhir
6.Surat Aktif Mengajar dari Kepala Sekolah
7.SK PBM Tahun Mundur
8.Curriculum vitae
9.Surat Pernyataan bermaterai 6000( Format suratnya dari Gubernur sudah ada, tinggal menandatangani)
10. Masa kerja min. 2 tahun

Bahan diantar Ke Dinas Provinsi..
File di letakkan ke dalam Map Tulang.
(Informasi dari operator Dapodik Provinsi Saudara Iqbal)

Terima kasih, semoga bermanfaat.

Selasa, 12 Desember 2017

Kapolri mengundang Duta Pelajar Kamtibmas Aceh

Aceh. Duta Pelajar Kamtibmas Aceh yang baru terpilih dan sudah dinobatkan oleh bapak Kapolda Aceh yang diwakili oleh Dir Humas Polda Aceh Selasa 12/12 di hotel grend Aceh Syariah Banda Aceh.

Setelah para duta ditemukan dengan wakapolda B. Soejahjo kemarin diruang kerjanya, Harini pukul 16.00wib akan take off ke Jakarta di temukan dengan Kapolri.

Keberangkatan para Duta Pelajar Kamtibmas ini di fasilitasi oleh Polda Aceh. Dalam rombongan yang ikut ke Jakarta antara lain dari Polda Aceh, Dinas Pendidikan Aceh, PPMG dan guru pendamping.

Dalam arahan wakapolda pada temu ramah dengan Duta. Kegiatan ini baru pertama dilakukan dan baru Aceh yang melaksanakan. Sangat tepat Polda dan Disdik Dijadikan sebagai rol model.

Sebagai penghargaan sangat pantas mereka kami bawa ke Mabes Polri untuk bersilaturahmi dengan Kapolri atau keluarga besar kepolisian Indonesia kata pak Waka.

Setelah para Duta pulang dari Jakarta, mereka akan bertandang ke Polres, perintah pak Waka kepada pak Dir Humas Polda Aceh. Apa adik adik sudah siap? Tanya pak Waka. Siap pak jawab duta serentak.

Selamat menjadi Duta Pelajar Kamtibmas dan selamat membantu polisi dalam menegakkan Kamtibmas baik di sekolah maupun dalam masyarakat Aceh.

Kadisdik Aceh Lepas Jamaah Umrah *Guru dan Tenaga KependidikanBerprestasi  dan Berdedikasi

BANDA ACEH. Kepala Dinas Pendidikan Aceh Drs.H.Laisani,M.Si di dampingi Kepala Bidang Pembina Guru dan Tenaga Kependidikan H.Darmansyah,S.Pd, MM melepaskan keberangkatan jamaah umrah di Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh Besar, Selasa (12-12).

Para rombongan jamaah umrah adalah guru dan tenaga Kependidikan yang terdiri dari kepala sekolah, pengawas sekolah, guru, kepala tata usaha, penjaga laboratorium yang meraih juara pertama, kedua dan ketiga berprestasi dan berdedikasi tingkat SD, SMP hingga SMA yang berjumlah enam puluh orang di tambah dua orang pendamping dari Disdik Aceh.

Laisanai mengatakan, sebuah apresiasi yang diberikan oleh Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan bagi guru dan tenaga kependidikan yang meraih prestasi tingkat provinsi pada tahun 2017.

Tahun ini kita memberangkatkan para jamaah umrah dalam jumlah besar, bahkan awal tahun 2018 Dinas Pendidikan Aceh juga akan memberangkatkan umrah bagi guru PPKn yang meraih juara pertama, kedua dan ketiga pada lomba konstitusi dua bulan yang lalu, ujar Laisani.

Kita mengharapkan dengan hadiah umrah yang diberikan oleh Pemerintah Aceh kepada insan pendidik, menjadi motivasi bagi guru dan tenaga kependidikan untuk terus berkarya dan berinovasi sehingga akan mewujudkan Aceh Carong.

Pemberangkatan jamaah umrah tahun ini, Dinas Pendidikan Aceh bekerjasama dengan SARMANIYA Travel Banda Aceh, karena selama ini travel ini telah memberikan pelayanan prima dan kenyamanan bagi para jamaah, ujar Laisani.

Senin, 11 Desember 2017

Wakapolda jamu Duta Pelajar Kamtibmas di Ruang Kerjanya

Banda Aceh. Waka Polda Aceh B. Soejahjo menjamu Duta Pelajar Kamtibmas di ruang kerjanya Selasa 12/12.

Kegiatan yang paling bergengsi ditingkat pelajar Aceh ini, sejak dinobatkan oleh Dir Humas Polda Aceh sudah mulai sibuk mengahadiri undangan para pejabat penting baik di provinsi Aceh maupun Jakarta.

Pagi tadi pak Kapolda mengundang para duta juara I, II,III langsung disambut oleh wakapolda Soejahjo.

Soejahjo menyampaikan arahan kepada para Duta pertama selamat datang di markas besar kepolisian Aceh. Kedua adik adik yang sudah terpilih sebagai Duta Pelajar Kamtibmas memiliki tugas besar yang harus diemban antara lain Duta harus menjadi model dan teladan bagi teman lain di sekolah. Ajak teman teman untuk menjauhi narkoba, tertib lalulintas juga harus menjadi rol model di sekolahnya.

Wakapolda juga berharap agar para Duta dapat membantu polisi mensosialisasikan program Kamtibmas terutama di lingkungan sekolah dan masyarakat. Pak Waka juga menyampaikan, program ini baru ada di Aceh maka Polda Aceh sudah melaporkan ke Kapolri.

Sebagai apresiasi dari mabes polri, para Duta di undang kejakarta untuk bertemu dengan Kapolri. Besok kalian akan take-off kejakarta bersama DirHumas, Kadisdik Aceh juga PPMG.

Terimakasih kepada dinas pendidikan Aceh yang telah melaksanakan kegiatan ini mudah-mudahan kegiatan ini akan diikuti oleh provinsi lain.



Pidie juara Duta Pelajar Kantibmas Aceh 2017

Banda Aceh. Seleksi Duta pelajar kantibmas tingkat provinsi Aceh sudah terlaksana. Proses pemilihan yang melakukan baik juri maupun siswa duta pelajar kantibmas wakil kabupaten kota sudah membuahkan hasil.

Kesemua dewan juri adalah para Kompol dari Polda Aceh. Kegiatan yang di tutup oleh Dir Humas Polda Aceh. Pengumuman yang diumumkan oleh Kompol Amiruddin
Juara I SMA negeri 1 Sigli kabupaten Pidie PPMG Wil II Sigli.
Juara II kabupaten Abdya. Juara III kabupaten Aceh Tengah.

Para juara akan dijamu oleh Kapolda Aceh besok pagi. Untuk juara I akan dihadapkan dengan Kapolri RI kata  Burhanuddin juga Dir Humas Polda Aceh.

Kegiatan ini merupakan hal baru dan baru Aceh yang melaksanakan sehingga wajar bila juara akan kami hadapkan dengan Kapolri tambah DirHumas dihadapan peserta. Selain itu duta yang kita nobatkan pada malam ini akan menjadi rol model untuk pelajar Aceh.

Program ini juga akan kita lakukan untuk Dayah Aceh agar semua pelajar Aceh terhindar dari bahaya narkoba dan menjaga ketertiban masyarakat.

Minggu, 10 Desember 2017

Kapolda Aceh buka Seleksi Duta Pelajar Kamtibmas 2017

Banda Aceh. Seleksi Duta Pelajar Kamtibmas tingkat provinsi Aceh dibuka oleh Direktur Kimberly Pol Burhanuddin di aula hotel grand Aceh Syariah 10 s.d 12.

Kegiatan seleksi Duta Pelajar Kamtibmas ini merupakan tindak lanjut kegiatan yang telah dilakukan oleh Kapolres dan PPMG di tingkat kabupaten kota seAceh. Peserta yang ikut seleksi tingkat provinsi adalah duta pelajar kantibmas tingkat kabupaten kota.

Kegiatan ini Kerja sama dinas pendidikan Aceh dengan Kapolda Aceh sudah di MOU sejak 2011. Rangkaian polisi saweu sikula sejak MOU di tandatangani. Polisi sudah melaksanakan kegiatan ini dengan mendatangi sekolah sekolah untuk mensosialisasikan hukum kepada siswa siswa.

Seleksi Duta Pelajar Kamtibmas merupakan evaluasi dari kegiatan polisi saweu sikula. Duta dari 23 kabupaten kota membawa nama Kapolres dan PPMG ini terdiri dari satu putra dan satu putri ditambah satu guru pendamping. 46 duta akan merebut tiga juara yaitu juara I,II dan III.

Para juara akan dinobatkan Duta Pelajar Kamtibmas Polda Aceh tahun 2017. Mereka akan dijamu oleh Polda Aceh juga akan di bawa ke Jakarta untuk berjumpa dengan Kapolri RI pada hari Rabu kata Kadisdik Aceh Drs Laisani, pada sambutannya.

Kapolda mengapresiasikan Dinas Pendidikan Aceh yang telah membatu polisi untuk menciptakan masyarakat yang sadar hukum di kalangan pelajar Aceh. Saya berharap kegitan ini dapat belajar dengan baik. Bagi yang juara jangan berbesar hati jangan sombong dan bagi yang belum juara jangan berkecil hati semua ada hikmahnya kata Kombes Pol Burhanuddin yang membacakan amanat Kapolda Aceh Irjen Pol Rio S Jambak.

Kapolda Aceh buka Seleksi Duta Pelajar Kamtibmas 2017

Banda Aceh. Seleksi Duta Pelajar Kamtibmas tingkat provinsi Aceh dibuka oleh Direktur Kimberly Pol Burhanuddin di aula hotel grand Aceh Syariah 10 s.d 12.

Kegiatan seleksi Duta Pelajar Kamtibmas ini merupakan tindak lanjut kegiatan yang telah dilakukan oleh Kapolres dan PPMG di tingkat kabupaten kota seAceh. Peserta yang ikut seleksi tingkat provinsi adalah duta pelajar kantibmas tingkat kabupaten kota.

Kegiatan ini Kerja sama dinas pendidikan Aceh dengan Kapolda Aceh sudah di MOU sejak 2011. Rangkaian polisi saweu sikula sejak MOU di tandatangani. Polisi sudah melaksanakan kegiatan ini dengan mendatangi sekolah sekolah untuk mensosialisasikan hukum kepada siswa siswa.

Seleksi Duta Pelajar Kamtibmas merupakan evaluasi dari kegiatan polisi saweu sikula. Duta dari 23 kabupaten kota membawa nama Kapolres dan PPMG ini terdiri dari satu putra dan satu putri ditambah satu guru pendamping. 46 duta akan merebut tiga juara yaitu juara I,II dan III.

Para juara akan dinobatkan Duta Pelajar Kamtibmas Polda Aceh tahun 2017. Mereka akan dijamu oleh Polda Aceh juga akan di bawa ke Jakarta untuk berjumpa dengan Kapolri RI pada hari Rabu kata Kadisdik Aceh Drs Laisani, pada sambutannya.

Kapolda mengapresiasikan Dinas Pendidikan Aceh yang telah membatu polisi untuk menciptakan masyarakat yang sadar hukum di kalangan pelajar Aceh. Saya berharap kegitan ini dapat belajar dengan baik. Bagi yang juara jangan berbesar hati jangan sombong dan bagi yang belum juara jangan berkecil hati semua ada hikmahnya kata Kombes Pol Burhanuddin yang membacakan amanat Kapolda Aceh Irjen Pol Rio S Jambak.

Sabtu, 09 Desember 2017

Mengenang Bireuen Sebagai Ibukota R.I

“Walau hanya seminggu, Bireuen pernah menjadi ibukota RI yang ketiga setelah Yogyakarta dan Bukittinggi jatuh ke tangan penjajah dalam agresi kedua Belanda. Namun sayangnya fakta sejarah itu tidak pernah tercatat dalam sejarah Kemerdekaan RI. Sebuah benang merah sejarah yang terputus…”

Sekilas, tidak ada yang terlalu istimewa di Pendopo Bupati Kabupaten Bireuen tersebut. Hanya sebuah bangunan semi permanen yang berarsitektur rumah adat Aceh. Namun siapa nyana, dibalik bangunan tua itu tersimpan sejarah perjuangan kemerdekaan RI yang tidak boleh dilupakan begitu saja. Malah,di sana pernah menjadi tempat pengasingan presiden Soekarno.

Kedatangan presiden pertama RI itu ke Bireuen memang sangat fenomenal. Waktu itu, tahun 1948, Belanda melancarkan agresi keduanya terhadap Yogyakarta. Dalam waktu sekejap ibukota RI kedua itu jatuh dan dikuasai Belanda. Presiden pertama Soekarno yang ketika itu berdomisili dan mengendalikan pemerintahan di sana pun harus kalang kabut. Tidak ada pilihan lain, presiden Soekarno terpaksa mengasingkan diri ke Aceh. Tepatnya di Bireuen,yang relatif aman. Soekarno hijrah ke Bireuen dengan menumpang pesawat udara Dakota. Pesawat udara khusus yang dipiloti Teuku Iskandar itu, mendarat dengan mulus di lapangan terbang sipil Cot Gapu pada Juni 1948.

Kedatangan rombongan presidendi sambut Gubernur Militer Aceh, Teungku Daud Beureu’eh, atau yang akrab disapa Abu Daud Beureueh, Panglima Divisi X, Kolonel Hussein Joesoef, para perwira militer Divisi X, alim ulama dan para tokoh masyarakat. Tidak ketinggalan anak-anak Sekolah Rakyat (SR) juga ikut menyambut kedatangan presiden sekaligus PanglimaTertinggi Militer itu.

Malam harinya di lapangan terbang Cot Gapu diselenggarakan Leising (rapat umum) akbar. Presiden Soekarno dengan ciri khasnya, berpidato berapi-api, membakar semangat juang rakyat di Keresidenan Bireuen yang membludak lapangan terbang Cot Gapu. Masyarakat Bireuen sangat bangga dan berbahagia sekali dapat bertemu mukadan mendengar langsung pidato presiden Soekarno tentang agresi Belanda 1947-1948 yang telah menguasaikembali Sumatera Timur(Sumatera Utara) sekarang.

Asal Muasal Sebutan Bireuen Sebagai Kota Juang

Selama seminggu Presiden Soekarno berada di Bireuen aktivitas Republik dipusatkan di Bireuen. Dia menginap dan mengendalikan pemerintahan RI di rumah kediaman Kolonel Hussein Joesoef, Panglima Divisi X Komandemen Sumatera, Langkat dan tanah Karo, di Kantor Divisi X (Pendopo Bupati Bireuen sekarang). Jelasnya, dalam keadaan darurat, Bireuen pernah menjadi ibukota RI ketiga, setelah jatuhnya Yogyakarta ke dalam kekuasaan Belanda. Sayangnya catatan sejarah ini tidak pernah tersurat dalam sejarah kemerdekaan RI.

emang diakui atau tidak, peran dan pengorbanan rakyat Aceh atau Bireuen pada khususnya dalam rangka mempertahankan kemerdekaan Republik ini tidak boleh dipandang sebelah mata. Perjalanan sejarah membuktikannya. Di zaman Revolusi 1945, kemiliteran Aceh dipusatkan di Bireuen.Di bawah Divisi X Komandemen Sumatera Langkat dan Tanah Karo dibawah pimpinan Panglima Kolonel Hussein Joesoef berkedudukan di Bireuen. Pendopo Bupati Bireuen sekarang adalah sebagai kantor DivisiX dan rumah kediaman Panglima Kolonel Hussein Joesoef. Waktu itu Bireuen dijadikan sebagai pusat perjuangan dalam menghadapi setiap serangan musuh. Karena itu pula sampai sekarang, Bireuen mendapat julukan sebagai “Kota Juang”.

Kemiliteran Aceh yang sebelumnya di Kutaradja, kemudian dipusatkan di Juli Keude Dua (Sekitar tiga kilometer jaraknya sebelah selatan Bireuen-red) di bawah Komando Panglima Divisi X, Kolonel HusseinJoesoef, yang membawahi Komandemen Sumatera, Langkat danTanah Karo. Dipilihnya Bireuen sebagaipusat kemiliteran Aceh, lantaran letaknya yang sangat strategis dalam mengatur strategi militer untuk memblokade serangan Belanda di Medan Area yang telah menguasai Sumatera Timur.

Pasukan tempur Divisi X Komandemen Sumatera yang bermarkas di Juli Keudee Dua, Bireuen, itu silih berganti dikirim ke Medan Area. Termasuk diantaranya pasukan tank dibawah pimpinan Letnan Yusuf Ahmad, atau yang lebih dikenal dengan panggilan Letnan Yusuf Tank. Sekarang dia sudah Purnawirawan dan bertempat tinggal di Juli Keude Dua, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen. Menurut Yusuf Tank, waktu itu pasukan Divisi X mempunyai puluhan unit mobil tank. Peralatan perang itu merupakan hasil rampasantank tentara Jepang yang bermarkas di Juli Keude Dua.

Dengan tank-tank itulah pasukan Divisi X mempertahankan Republik ini di Medan Area pada masa agresi Belanda pertama dan kedua tahun 1947-1948. Juli Keude Dua juga memiliki nilai historis kemiliteran penting dalam mempertahakan Republik. Terutama di zaman Revolusi 1945. Pendidikan Perwira Militer (Vandrecht), yakni untuk mendidik perwira-perwira yang tangguh di pusatkan di Juli Keude Dua.

Kendati usianya sudah uzur, Yusuf Tank masih dapat mengingat berbagai semua peristiwa sukaduka perjuangannya masa silam. Salah satu diantaranya tentang peranan Radio Rimba Raya milik DivisiX Komandemen Sumatera yang mengudara ke seluruh dunia dalam enam bahasa, Indonesia, Inggris, Urdu, Cina, belanda dan bahasa Arab. Dikatakan, “Radio Rimba Raya mengudara ke seluruh dunia 20 Desember 1948 untuk memblokade siaran propaganda Radio Hervenzent Belanda di Batavia yang yang menyiarkan bahwa Indonesia sudah tidak ada lagi. Dalam siaran bohong Radio Belanda seluruh wilayah nusantara sudah habis dikuasai Belanda. Padahal, Aceh masih tetap utuh dan tak pernah berhasil dikuasai Belanda.

Dengan mengudaranya Radio Rimba Raya ke seluruh dunia, masyarakat dunia sudah mengetahui secara jelas bahwa Indonesia sudah merdeka sejak 17 Agustus 1945. Karena itu, saat kedatangan Presiden Soekarno ke Bireuen bulanJuni 1948, dalam pidatonya yang berapi-api di lapangan terbangCot Gapu, Soekarno mengatakan,Aceh yang tidak mampu dikuasai Belanda dijadikan sebagai Daerah Modal Republik Indonesia. Selama seminggu Presiden Soekarno berada di Bireuen, kemudian bersama Gubernur Militer Aceh Abu Daud Beureueh berangkat ke Kutaradja. Di Kutaradja Gubernur Milter Aceh mengundang seluruh saudagar Aceh di hotel Aceh. Dia menyampaikan permintaan Presiden Soekarno agar rakyat Ace hmenyumbang dua pesawat terbang untuk Republik.

Presiden Soekarno sempat mogok makan siang alias Ngambek sebelum Abu Beureu’eh memberi jawaban, menyetujui permintaannya itu agar Aceh menyumbang dua pesawat terbang. Kesepakatan para saudagarAceh dengan Abu Daud Beureu’eh, mereka bersedia menyumbang dua pesawat terbang untuk Republik. Dengan sumber dana obligasi rakyat Aceh, yakni Pesawat Seulawah I dan Seulawah II. Kedua pesawat terbang sumbangan rakyat Aceh itu adalah sebagai cikal bakal pesawat Garuda Indonesia Airways saat ini. Sedangkan Radio Rimba Raya adalah sebagai cikal bakal Radio RRI sekarang. ***

Jumat, 08 Desember 2017

Lomba Pidato Tingkat SMA SMK Pidie warnai Hari Korupsi Internasional 2017, memperebutkan Piala Kajari Pidie

Sigli. Kepala Kejaksaan Negeri Sigli membuka kegiatan lomba pidato tingkat SMA SMK Pidie dalam memperingati hari korupsi internasional dengan tema Bergerak bersama memberantas korupsi untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera 9 Desember di aula Kajari Sigli.

Efendi SH MH sebagai Kajari Sigli dalam arahannya menyampaikan kegiatan yang di gelar hari ini merupakan ajang sosialisasi anti korupsi, ini bagian dari pemberantasan korupsi agar masyarakat sejahtera. Jaksa memilih pelajar sebagai sasaran karena siswa sangat potensial untuk memahami pemahaman agar mereka membenci korupsi.

Jaksa bukan saja kegiatan ini yang dilakukan oleh jaksa untuk mensosialisasikan kepada masyarakat, jaksa saweu sikula dan pemilihan duta sadar hukum telah dilaksanakan oleh kejaksaan negeri Sigli kata Kajari dihapan siswa peserta, guru pendamping dan kepala sekolah.

Kajian adalah calon pemimpin bangsa sudah sepatutnya anda memahami agar kalian terhindar dari korupsi.  Pasti anda diantara kalian yang akan menjadi jaksa, polisi, TNI, camat, Bupati bahkan bukan tidak mungkin andalah orangnya kata Kajari Efendi.

Kegiatan ini juga hadir kepala PPMG Wil II Drs Muslim. MM, KTU Hamid. Ketua MKKS. Peserta dari 34 sekolah SMA SMK Pidie.

Kajari pidie menjanjikan kepada pemenang  akan mendapat piala selain itu mendapatkan uang pembinaan kepada juara I RP. 1,5juta, juara II Rp. 1juta, jurar III Rp. 750.000, sedang juara harapan mendapat 500 ribu.

Kamis, 07 Desember 2017

Sekdisdik Aceh membuka Rakor Evaluasi dan Pelaporan Realisasi BOS tahun 2017

Sigli. Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh Muslem, S.Ag. M.Pd membuka rapat kerja bendahara BOS SMA SMK seAceh di Hotel Safira Sigli, 7/12.

Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari ini dihadiri 46 Bendahara sekolah SMA SMK. Peserta yang hadir sebagai perwakilan sekolah yang menyampaikan laporan penggunaan Dana Operasional Sekolah.

Sekdisdik menyampaikan kegiatan ini sudah di desain kegiatan ini yaitu untuk memudahkan sekolah mengumpulkan laporan BOS. Aceh mendapat apresiasi dari pemerintah pusat terhadap penyaluran dana BOS.

Penyaluran sudah mendapatkan apresiasi pelaporan juga harus mendapatkan apresiasi harap sekdis. Selain itu penggunaan dana BoS juga harus sesuai dengan peruntukan dan perencanaan. Hal ini penting menjadi perhatian kita agar kebutuhan sekolah terpenuhi sehingga mutu pendidikan Aceh akan berkualitas.

Bendahara dalam mengeluarkan harus ada bukti pengeluaran, penyetoran pajak ini kewajiban harus terpenuhi.

Rabu, 06 Desember 2017

Pasca Pelatihan di UPSI Malaysia, Guru Aceh siap berangkat ke Singapora

Perak. 44 Guru Aceh yang ikut pelatihan Bimbingan Konseling di UPSI Malaysia selama 4 hari dari 8 hari sejak take-off dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM).

Mereka sudah mengikuti kegiatan pelatihan tersebut di kampus UPSI. semua peserta merasa puas dengan materi yang diberikan oleh dosen UPSI.

Nanti malam kami berangkat ke Singapura kata Rusdi Ali sebagai sekretaris tour leader. Rusdi juga menyampaikan kami berangkat ke Malaysia sejak Sabtu 2 Desember. Hari Minggu kami di bawa ke KLCC yang dikenal dengan menara kembar. Selain menara kembar kami berkunjung ke pasar seni di KLCC. Mesjid Jamik atau mesjid India tempat kami shalat ashar pada hari kedua kami di Malaysia.

Kegiatan yang di Motori oleh Abdul Hamid, S.Pd.M.Pd sebagai tour leader membuat program ini agar guru pendidikan Aceh terus bergerak maju. Guru harus selalu dilatih kata Hamid. Agar perjalan menarik kami menawarkan program ini kepada guru guru yang ingin memperbaiki diri dan kualitas siswanya.

Hamid mengajak guru untuk mengikuti program berkualitas ini yang di berinama KNOWLEDGE TOUR. Peserta tour akan mendapatkan perhatian 32jam, city tour, visit school, shopping dan tour ke Singapura dalam satu paket.

Kadis Pendidikan Aceh mendukung sepenuhnya kegiatan yang di gagas oleh PPMG Wil II. Laisani juga berharap harus lebih banyak guru yang memilih kesempatan ini agar terwujud visi misi gubernur Pak Irwandi Yusuf Aceh Carong.

Selain Malaysia sebagai tempat pelatihan mereka juga bisa pergi ke Singapura atau Thailand kata Hamid
Siapa yang ingin ikut knowledge tour berikutnya hubungi kami di 081360180226 tour leader atau Rusdi Ali sekretaris tour.

Caffee Inspiratif kata Jabal Bluek

Kejenuhan akan suatu kondisi di tempat kerja, membuat kita sedikit prustasi. Maka perlu inspirasi. Kata banyak orang inspirasi itu ada di warungkopi. Apa benar? Maka untuk mengecek kebenaran itu, aku mesti ke warkop.

Pak Abdul Hamid menelpon, dan aku meneguk kopi. Itu lo.. kopi sanger, begitu tertulis di daftar menu. Hanya berbincang dua puluh menit mengenai nanggroe dan penyisinggan lengan baju untuk berbuat sesuatu bagi nusa dan bangsa ini.

Kami berupaya ikhlas semampu kami menyumbangkan apa yang ada, untuk generasi kami selanjutnya. Pekerjaan itu adalah perjuangan, jika sebuah pekerjaan tanpa dibarengi kendala dan hambatan itu bukan perjuangan. Beragam cobaan dan hambatan itu, dan kami berupaya menjadikannya sebagai pelajaran dan pengajaran.

Insya Allah, kami Lillah dan berharap Allah ridha. Amin.

Selasa, 05 Desember 2017

PPMG Wil II Laksanakan TUK Guru Matematika SMA Pidie dan Pijay

Sigli. Pusat Pengembangan Mutu Guru (PPMG) wilayah II melaksanakan Tes Uji Kompetensi 7/12 di SMK 2 Sigli.

Kegiatan ini dilaksanakan setelah guru matematika dilatih selama 7 di bulan November kemarin kata KTU PPMG. Materi yang dilatih sesuai dengan perolehan nilai UKG 2015. Masing masing guru dilatih dua modul sesuai nilainya. Lalu mereka kita panggil tutor dari PPPPTK matematika Jokjakarta dan hari kita tes ulang mereka untuk memperbaiki perolehan nilai UKG sebelumnya tambah Hamid.

Sebelum guru matematika kita TUK kan, guru IPS sudah kami tes uji kompetensi pada hari Senin 4 Desember. Selain itu akan kami TUK juga guru IPA, Penjaskes.

Semua guru yang sudah di latih di PPMG  akan kita TUK kan, semoga kualitas guru akan meningkat. Guru Carong siswa Carong Aceh hebat harap kepala PPMG Wil II Drs Muslim MM.

Pijay Miliki Perbup Nomor 29 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif

PIDIE JAYA - Penyelenggaraan program pendidikan inklusif atau pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus dan layanan khusus di Kabupaten Pidie Jaya, telah disertai payung hukum berupa Peraturan Bupati (Perbup) No 29  tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Iklusif.

Dalam penandatanganan perbup tersebut,  bupati Pidie Jaya, Aiyub Abbas,  mengharapkan, dengan adanya payung hukum ini pendidkan inklusif dapat berjalan secara optimal dan kepada kepala sekolah dan para guru  lebih kreatif dan berinovasi untuk bisa melayani serta menyelenggarakan pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik yang beragam tersebut.
Bupati juga menjelaskan bahwa Pembelajaran inklusif tersebut dilaksakan bersamaan dengan proses sekolah reguler, namun bagi siswa inklusif mendapatkan materi dari guru khusus yang ahli dalam pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

Menurut Saiful, Kadisdik Pidie Jaya, perkembangan sekolah tersebut mendapat respon cukup baik, karena masyarakat, baik orangtua maupun siswa yang bukan berkebutuhan khusus atau siswa reguler bisa menerima eksistensi ABK, artinya masyarakat sudah paham dan mengetahui bahwa pendidikan itu untuk semua bagi warga negara sesuai yang diamanatkan Pasal 31 UUD 1945 dan UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas

Saiful menegaskan, bercampurnya anak yang berasal dari berbagai latar belakang ekonomi, sosial, budaya dan karakteristik dalam lingkungan sekolah inklusif diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian, kerja sama, dan saling menghargai perbedaan.

“Selain itu komitmen Pemkab Pidie Jaya dalam pengembangan pendidikan inklusif cukup besar,” dalam waktu yang bersamaan bupati juga menandatangani perbup tentang pembinaan dan peningkatan kemampuan profesional pendidik dan tenaga kependidikan, ujar Saiful.

Senin, 04 Desember 2017

Guru Aceh dan Pengalaman baru di Malaysia

Tanjung malem. Guru Aceh di Malaysia sudah memasuki hari ke 4 di Universitas Pendidikan Sultan Idris ( UPSI) Malaysia. Baru hari ke 4 mereka sudah mulai terasa kemanfaatan mencari ilmu dan pengalaman baru.

Pagi pukul 07.00 waktu Malaysia kami sudah berkumpul di halte untuk menunggu Bus kampus. Tidak boleh sedikitpun terlambat. Bisa saja ada yang terlambat kita akan tinggal. Ini pembelajaran terindah bagi kami kata Bu Dewi Isrofiah guru SMPS dari Singkil.

Lain lagi pengalaman yang disampaikan Bu Juwairiah guru SD sakti. Saya bersyukur bisa ikut program pak Hamid ini. Banyak sekali ilmu yang saya dapatkan. Kedisiplinan faktor utama yang saya dapatkan. Cara guru memberi materi juga pengalaman baru bagi saya. Banyak sekali cerita indah yang kami dapatkan walau baru hari ke 4.

Disiplin bersih juga hal yang kami dapatkan di sini. Sopan santun, saling menyapa menjadi kebiasaan orang Malaysia walau mereka beda agama. Ini juga hal terindah bagi kami kata guru SD kota Langsa.

Jumat, 01 Desember 2017

UPSI Malaysia kemabali Mengundang Guru Aceh ikut pelatihan Bimbingan Konseling

Sigli. Universitas Pendidikan Sultan Idris ( UPSI ) Malaysia kembali mengundang Guru guru Aceh mulai tanggal 2 sampai 9 Desember 2017.

Guru Aceh di undang untuk mengikuti pelatihan Bimbingan Konseling selama 9 hari di Kampus UPSI. Kegiatan yang di gagas oleh Pusat Pengembangan Mutu Guru ( PPMG ) wilayah II Sigli.

Bulan Juli 2017 UPSI sudah melatih 30 guru Bahasa Inggris SMA seAceh di Malaysia dan kali ini UPSI kembali mengundang 30 guru seAceh dan 17 orang kepala SMA Pidie lapor KTU PPMG Wil II Abdul Hamid, S.Pd.M.Pd di Sigli.

Ke 47 guru akan take off besok 2 Des dengan dua penerbangan. Pagi pukul.08.30wib take off 30 guru terdiri 1guru SD kota Langsa 1 guru SD Bireun dan 4 guru SD Pidie. Selain itu 1 guru SMP Jantho, 1 guru SMP Singkil dan 22 guru SMA Pidie dan Pijay kata Hamid sebagai tour leader. Mereka tiba di KLIA pukul 09.30 am.

Sore pukul 17.10 wib akan take off kepala sekolah. Keberangkatan mereka di lepas oleh Kadisdik Aceh Drs. laisani, M.Si

Laisani meminta peserta manfaatkan kesempatan baik ini untuk menuntut ilmu sebanyak-banyaknya di Malaysia dan sekembalinya nanti harus mampu mengimplementasikan di sekolah masing masing sehingga terwujud visi misi pak gubernur kita yaitu Aceh Carong.

Kadisdik juga berterima kasih kepada  UPSI Malaysia atas kerja sama. PPMG Wil II sebagai pelaksana program terus menjalin kerja sama yang baik ini untuk memperbaiki mutu pendidikan kita tambah Laisani.