Senin, 11 Juni 2018

Pimpinan Redaksi Gure Aceh News Menyapa permbaca selamat Idul Fitri

Assalaamualaikum. Wr. Wb.
Jikaa ma'af itu boleh di ungkapkan pada hari ini, saya tidak menunggu Idul Fitri tiba.
Karena hembusan nafas kita tak pernah tahu kapan akan berhenti, maka padahari ini izinkan saya dan keluarga mohon ma'af atas segala kesalahan dan kekhilafan baik yang sengaja atau tidak sengaja.
Sebelum Ramadhan pergi dan sebelum Idul Fitri datang.
Saya dan keluarga mohon ma'af dan selamat menikmati hari² terakhir Ramadhan ini serta;

       "Selamat Idul Fitri"

TAQABBALLAHU MINNA WAMINKUM BARAKALLAHU FIKUM.

Wassalam
Pamred gureacehnews.blogsport.com

Bupati Aceh Tengah Terima Kunker Kadisdik Aceh di Pendopo

Takengon -  Bupati Aceh Tengah Sabella didampingi Asisten I  dan Kabag Humas Mustafa Kamal,  menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Kepala Dinas Pendidikan Aceh di Pendopo Bupati Aceh Tengah malam Minggu 0 9Juni 2018.


Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin, S. Pd., M. Pd. beserta rombangan dengan didampingi Abdul Hamid SPd MPd PPMG Aceh Tengah, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SMA/SMK Kabupaten Aceh Tengah Khalidin, S. Pd.,dan sejumlah Kepala Sekolah SMA/SMK Kabupaten Aceh Tengah tiba di Pendopo Bupati sekira pukul 22.00 WIB  usai shalat terawih dan disambut langsung oleh Bupati Sabella Aceh Tengah itu.

Pertemuan yang penuh dengan keakraban itu diawali dengan paparan Kadisdik Aceh yang baru mendapat amanah dari Gubernur Aceh drh. Irwandi Yusuf, M. Sc menakhodai SKPA Aceh dibidang pendidikan dalam upaya mewujudkan salah satu program unggulannya  "Aceh Carong" ini, menyampaikan tentang tujuannya untuk melakukan kunjungan kerja ke wilayah tengah Provinsi Aceh ini.

"Sebelumnya saya memohon maaf kepada Bapak Bupati, sebelum kami ke pendopo ini kami sudah meninjau beberapa sekolah setingkat SMA, SMK dan PLB di wilayah kerja Pak Bupati serta sudah mengadakan pertemuan dengan seluruh Kepala Sekolah SMA, SMK dan PLB dengan tujuan melihat secara dekat apa yang menjadi kebutuhan sekolah-sekolah ini, sehingga kami tidak salah dalam mengambil kebijakan", sebut Syaridin mengawali pembicaraan dan tampak Bupati menganggukkan kepalanya sebagai pertanda merestui langkah yang telah diambil oleh Kadisdik Aceh ini bersama rombongan.

"Insha kami akan merubah SMA Negeri 12 Takengon menjadi SMKN, hal ini kami lakukan setelah kami mendengar laporan dari pak Hamid selaku pelaksana tugas Dinas Pendidikan di Takengon. SMA ini dari tahun ke tahun terus menurun peminatnya sedangkan di SMA 1 Takengon dan SMK 1 Takengon tidak tertampung jumlah peminat  dari laporan pajak Hamid kami juga sudah melihat langsung gedung sekolah tersebut. Gedung sangat indah harus kita selamatkan, maka Dinas Pendidikan ingin  mengoptimalisasi hal tersebut untuk itu mohon arahan Pak Bupati", tambah Syaridin.

Syaridin juga sangat mengharapkan dukungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah untuk memajukan pendidikan termasuk untuk SMA/SMK dan PLB walaupun secara hukum menjadi kewenangan Provinsi,  akan tetapi keberadaannya ada dalam wilayah kerja Kabupaten/Kota, sehingga sangat dibutuhkan kerjasama yang baik dan kepedulian pemerintahan Kabupaten/Kota untuk bersinergi.

Bupati Sabella mengucapkan selamat datang Kepala Dinas Pendidikan Aceh Syaridin, S. Pd., M. Pd ini. "Selamat datang di negeri kopi yang tiada hari tanpa minum kopi dan berhawa sejuk ini, walaupun sebelumnya sudah pernah bahkan sering ke Takengon, tapi sebagai Kadisdik Aceh tentu baru kali ini, terima kasih dan apresiasi kami selaku pimpinan daerah kepada Kepala Dinas Pendidikan Aceh dan rombongan yang sudah berkesempatan hadir ke Takengon walau secara waktu kerja sudah dalam posisi libur atau cuti bersama menghadapi lebaran", sebut Bupati Sabella membuka pembicaraanya.

Pada kesempatan itu secara detail dan panjang lebar Bupati Sabella menyampaikan keseriusan pemerintahannya terhadap pendidikan yang merupakan salah satu prioritas utama dalam visi dan misinya selain kesehatan, untuk kemajuan pendidikan kami akan suport, bahkan kita kawal keberlangsungan.

"Melalui moment ini saya berharap melalui Pak Kadis agar SMAN 12 Takengon jadi SMKN  ini kami beri dukungan penuh apalagi jurusan yang di buka  para wisatawan perhotelan tata boga dan tata busana. Kalau bisa sekolah menjadi SMK Boarding School Unggulan yang refresentatif dengan fasilitas lengkap sebagai salah satu sekolah paforit dan menjadi rujukan bagi siswa tamatan SMP dari Aceh Tengah sendiri bahkan dari kabupaten tetangga di wilayah tengah Aceh ini sekaliber SMK 1 Banda Aceh , agar siswa-siswa yang punya potensi dapat bersekolah disini, tidak harus ke Banda Aceh atau lainnya, untuk itu saya berharap dapat dipertimbangkan oleh Pak Kadis dan kami akan memfasilitasi dan membantu apa yang menjadi kewenangan kami untuk mewujudkannya", pinta Bupati Sabella kepada Kadisdik Aceh Syaridin, S. Pd., M. Pd mengakhiri pembicaraanya.

Minggu, 10 Juni 2018

Kunker Kadisdik Aceh ke SMA Pedalaman Aceh Tengah di hari libur

Takengon. Saat cuti bersama untuk semua PNS Indonesia dalam menyambut lebaran Idul Fitri, kadis Pendidikan Aceh Masih melakukan kerja ke daerah terpencil Takengon. Kunker ke Aceh Tengah bukan hanya melihat sekolah di pusat kota Takengon saja namun tetap memilih sekolah pedalaman.

SMAN 19 Takengon adalah salah satu tujuan kunker kali ini. Sekolah ini terletak di Rusep Antara berjarak dari kota Takengon 60 KM dengan jarak tempuh 1,5 jam dengan mobil. Perlajanan jauh dan melelahkan tidak terasa karena keindahan alam yang sangat mempesona kata Syarwan Joni kepala sekolah SMA negeri 3 Banda Aceh yang ikut dalam rombongan Kadisdik Aceh.

Sekolah yang memiliki siswa 135 orang  Kepala dinas pendidikan Aceh Syaridin yang dipandu oleh Abdul Hamid pelaksana tugas di Takengon terkejut ketika masuk ke ruang kelas, pasalnya dalam satu kelas ada dua rombel dengan alat triplek seadanya.

Fenomena inilah yang menggugah kadis Syaridin untuk membangun 3 ruang belajar lagi. Kita akan bangun 3 ruang kelas lagi tahun depan kata Syaridin di depan komite, guru dan siswa.

Muhammad S.Ag selaku kepala sekolah memaparkan keberadaan sekolahnya pak kadis walau sekolah kami terpencil siswa kami tahun ini meraih dua medali di Popda Aceh satu emas dan satu perunggu kata Muhammad. Tahun yang lalu juga juara OSN pak tambah kepala sekolah yang juga alumni dakwah IAIN Ar-Raniry angkatan 89.

Saya sudah melihat dan mendengar dari kelapa sekolah dan guru saya meminta kalian harus mampu mewujudkan prestasi coba saingi prestasi SMA 1 Takengon dan saya yakin kalian mampu cara kadis menyemangati siswa terpencil ini. Tiada perbedaan sekolah kota dan kampung bila keinginan belajar ada tingkatkan kemauan untuk meraih prestasi bagaimana siap tanya kadis dengan semangat semua siswa jawab siaaaap pak kadis.

Minggu, 03 Juni 2018

Senin, THR PNS Mulai Cair, Lebaran pun Tenang

Akhirnya tunjangan hari raya (THR) yang dinanti-nantikan pegawai negeri sipil (PNS) segera cair. Rencananya pemerintah mulai mencairkan kepada penerima pada Senin (4/6).

“Kemungkinan Senin (4/6) sudah mulai ada yang menerima,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Nufransa Wira Sakti saat dihubungi kemarin (3/6).

Sementara itu, menteri dalam negeri (Mendagri) menerbitkan surat tentang pemberian THR dan gaji ke-13 yang bersumber dari APBD. Pembayaran dari APBD itu diperuntukkan bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota, pimpinan dan anggota DPRD kabupaten/kota, serta PNS daerah (PNSD)

Pejabat yang akrab disapa Frans itu menyatakan, meski bersumber dari APBD, uang untuk membayar THR dan gaji ke-13 di daerah itu berasal dari dana alokasi umum (DAU). Uang dari DAU tersebut sebelumnya ditransfer pemerintah pusat.

Dengan demikian, pembayaran THR dan gaji ke-13 di daerah tidak terpengaruh dengan kondisi keuangan atau pemasukan asli daerah (PAD) setempat.

Secara keseluruhan, anggaran untuk THR dan gaji ke-13 bagi PNS pusat maupun daerah, pensiunan, prajurit TNI, serta Polri mencapai Rp 35,76 triliun. Perinciannya, THR gaji pokok Rp 5,24 triliun, THR tunjangan Rp 5,79 triliun, dan THR bagi para pensiunan Rp 6,85 triliun.

Kemudian, gaji ke-13 untuk gaji pokok Rp 5,24 triliun, gaji ke-13 untuk komponen tunjangan Rp 5,79 triliun, serta gaji ke-13 untuk para pensiunan Rp 6,85 triliun.[]

(Sumber | JAWAPOST

PLN mati Pelaksanaan UKG guru honorer Bener Meriah tetap jalan

BM. Pelaksanaan Tes UKG guru honorer SMA SMK dan LB kabupaten Bener Meriah hari kedua bejalan lancar walau sempat mati listrik. Dinas pendidikan Aceh melangsingkan tes UKG guru honorer di seluruh Aceh. Di kabupaten Bener Meriah pelaksanaan berlangsung di dua lokasi berbeda.

Pelaksanaan di SMA negeri binaan Bener Meriah berlangsung aman dan lancar walau sempat mati listrik dalam beberapa menit. Kegiatan di SMA ini dilaksanakan pada satu lruang aboratorium.

Sebanyak 158 guru honorer SMA SMK dan LB yang mendaftar dan setiap hari 60 guru honorer yang ikut karena satu lab dalam satu lab 20 guru maka satu hari itu ada tiga sesi sehingga perhari 60 guru ikut tes ini kata operator pelaksana di SMA negeri binaan Bener Meriah. Ke 158 orang guru baru selesai tiga hari tambah pak Jun kepada gureacehnews.

Kegiatan ini turut di pantau oleh LPMP Aceh yang juga stenbay di lokasi kegiatan. Abdul Hamid SPd MPd ikut memantau kedua titik pelaksanaan baik di SMA negeri binaan maupun di SMK 1 Bener Meriah.

Di SMK 1 Bener Meriah 157 orang peserta tes berlangsung satu laboratorium dan tiga sesi setiap hari juga akan berlangsung selama tiga hari. Dari pantauan gureacehnews ada dua guru peserta yang tidak hadir, 1 di SMK 1 Bener Meriah dan 1 di SMA negeri binaan Bener Meriah kedua peserta ini tidak hadir pada sesi 3. Hm

Jumat, 01 Juni 2018

UKG Guru Honorer Aceh Tengah berlangsung

Takengon, tes UKG guru honorer se Aceh hari ini Sabtu bejalan secara serentak di 23 kabupaten/kota, tanpa kecuali 220 guru honorer SMA SMK dan LB Aceh Tengah berlangsung di SMK 1 Takengon.

Ke 220 guru honorer yang ikut tes untuk menjadi guru kontrak pemerintah Aceh tahun depan akan berlangsung sejak Sabtu 2 Juni sampai 6 Juni di dua ruang laboratorium SMK 1 Takengon. Peserta ini akan ikut tes dalam tiga sesi setiap hari.

Masrol salah seorang panitia dari Dinas Pendidikan Aceh yang berada di lokasi pelaksanaan ujian memberikan arahan kepada peserta di setiap sesi, bapak ibu berdoa dulu sebelum memulai ujian dan bapak ibu harus rileks jangan gugub. Perhatikan waktu yang tertera di layar monitor pesan pak masrol.

Anwar syukri kepala SMK 1 Takengon sebagai penanggung jawab lokasi berharap ujian UKG guru ini berjalan lancar, listrik pun tidak padam, semua peserta dapat menikmati pelayanan dari operator kami kata kepsek yang mau mengakhiri masa tugasnya ini kepada gureacehnews.

Harapan yang sama juga disampaikan oleh Abdul Hamid SPd MPd juga berada di lokasi ikut melihat keberlangsungan pelaksanaan UKG guru.