Minggu, 04 Februari 2018

Kenapa Nabi Muhammad SAW Diutus di Arab Bukan Di Eropa, Cina, Afrika Dan Lain-Lain?

Kenapa Nabi Muhammad Diutus di Arab? (Menjawab Kaum Liberal dan Anti Islam)

Anti Islam: “Islam diturunkan di Arab karena Arab adalah bangsa Jahiliyah dan Arab adalah tempat jahiliyah”

Oleh : Habib

1. Kenapa Rasulullah SAW diutus di Arab?
2. Kenapa Rasulullah SAW suku Quraisy?
3. Kenapa di kota Mekkah?

Tidak jarang umat Islam, yang mengaku sangat menyayangi Rasulullah akan menjawab pertanyaan diatas: “karena di Arab sedang terjadi kebiadaban yang luar biasa”.

Bahkan tidak jarang juga akan menjawab yang lebih dari itu: “bahwa Arab adalah paling biadab, karena kejahiliyahan mereka yang suka mengubur hidup-hidup anak perempuan mereka”

Jadi dengan alasan di Arab ada tradisi yang dibolehkan mengubur hidup-hidup anak perempuan mereka berfikir di Arab adalah bangsa yg paling biadab.

Apa benar demikian???

Sebenarnya kalimat-kalimat diatas adalah jawaban dari orang-orang yang ingin mencari-cari atau sengaja ingin merendahkan Islam dan Rasulullah. Karena fakta yang ada tidaklah benar demikian.

Fakta Dunia Saat Rasulullah Diutus:

- Di Arab ada tradisi mengubur hidup-hidup anak perempuan. Ini jelas tindakan biadab.

- Di Romawi, ada tradisi mengadu manusia sampai mati. Bahkan itu menjadi tontonan, yang kita kenal dengan “Gladiator”. Apa ini tidak jauh lebih biadab? Membunuh manusia menjadi tontonan, bahkan sampai memenggal kepala manusia.

- Di Persia ada tradisi bagi anak-anak bangsawan berburu budak yang sengaja dilepaskan dengan menaiki kuda dan dengan anak panah, semakin banyak membunuh semakin bangga mereka, apa ini tidak lebih biadab?

Di belahan bumi lain dimana masih banyak suku-suku, bangsa primitif dan disana ada tradisi yang jauh biadab lagi, yaitu kanibalisme (memakan daging manusia) dan mengorbankan manusia untuk sesembahan, apa ini tidak lebih biadab?

Kesimpulannya memang pada saat Rasulullah SAW diturunkan, bumi sedang diselimuti kebiadaban yg sangat luar biasa. Tapi dengan alasan yg berbeda.

Di Arab mengubur anak bayi perempuan dikarenakan ketakutan orang tua jika suatu saat nanti anak perempuan itu sudah besar, apabila kampung mereka diserang oleh bangsa lain maka anak mereka akan menjadi tawanan dan pelampias hawa nafsu penajajah.

Karena kita sama tau pada saat itu masih banyak penjajahan dan penangkapan manusia untuk dijadikan budak. Jadi demi menjaga martabat dan kesucian anak perempuan mereka memilih membunuh anak perempuan mereka sejak kecil.

Jauh berbeda yg menjadi alasan di Persia dan Romawi. Mereka membunuh karena kebanggaan dan hawa nafsu.

Jadi apa benar saat itu Arab adalah bangsa paling biadab? Jelas TIDAK.

Bahkan yang melakukan menguburan anak perempuan hanya sebagian kecil dari bangsa Arab. Karena kalau Mayoritas bangsa Arab melakukan demikian, niscaya pada saat Rasulullah diutus tentu bangsa Arab sudah punah. Karena tidak ada wanita, untuk berlangsungnya regenerasi.

Kesimpulannya: “BANGSA ARAB BUKAN BANGSA YG PALING BIADAB SAAT RASULULLAH DIUTUS”

Kenapa Rasulullah Dilahirkan di Mekkah?

Karena Allah SWT maha tau, di Mekkah Allah mengetahui ada bibit-bibit para pejuang Islam. Karena bangsa arab terkenal dgn kesetiaan dan keberaniannya. Allah tau disana ada Sayidina Abubakar, Sayidina Umar, Sayidina Usman, Sayidina Ali dan smua para pejuang-pejuang Rasulullah yang rela mengorbankan jiwa raga dan harta mereka.

Kenapa di Mekkah? Karena Mekkah belum ada sistem kekaisaran dan politik. Sehingga tidak ada dasar untuk memfitnah bahwa Rasul adalah bentukan kaisar yg berkuasa. Karena di Arab yang ada adalah suku-suku.

Karena di Mekkah bebas dari pertarungan filsafat dan pertarungan agama. Yang ada hanya pemujaan dewa-dewa dan tidak ada pertarungan disana. Siapa yg mau nyembah dewa, mereka bikin sendiri dewa mereka. Sehingga tdk ada tuduhan atau fitnah bahwa Rasul diutus untuk menguatkan filsafat atau agama yang ada.

Karena Mekkah itu adalah titik tengah Bumi. Mekkah dikelilingi oleh benua-benua besar dunia, jadi memudahkan penyebaran Islam ke seluruh dunia, yang telah terbukti saat ini Islam menyebar di seluruh dunia.

Karena Mekkah adalah pusat bahasa Arab terfasih. Karena Allah akan menurunkan Al-Qur’an dengan bahasa Arab. Jadi Allah memilih tempat yang sudah memahami bahasa Al-Qur’an agar mudah dipahami.

Dan yang terpenting di Mekkah sudah terdapat Ka’bah, rumah Allah yg menjadi pemersatu umat islam di dunia.

Kenapa Kaum Quraisy?
Karena kaum Quraisy adalah kaum yang paling dihormati di Arab. Kaum yang mengatur segala yg ada di Mekkah, seperti pada saat ibadah haji yg sudah dilakukan oleh seluruh bangsa Arab. Dan yg mengatur itu semua adalah bangsa Quraisy. Jadi tidak ada yg berani merendahkan silsilah Rasulullah.

Selain itu suku Quraisy terkenal dengan para pengembaranya. Jadi memudahkan penyebaran Islam. Seperti di dalam Al-Qur’an Allah menjelaskan bahwa suku Quraisy itu senang mengembara (Al-Qur’an surat 106 ayat 1 dan 2).

Jadi jangan lagi kita dibodohi yang menyebut Arab adalah bangsa yang paling biadab, suku Quraisy adalah suku yang haus kekuasaan dan darah dan sebagainya dan sebagainya.

Dengan kita merendahkan bangsa Arab dan suku Quraisy maka itu menjadi celah bagi kaum kuffar untuk merendahkan Rasulullah dan Islam.

Memang pada saat itu bangsa Arab dalam kebiadaban, tetapi diluar sana banyak bangsa yang jauh lebih biadab dari bangsa Arab.

*Dikutip dari penjelasan Imam Besar FPI Habib Muhammad Rizieq Shihab pada saat ta’lim bulanan di Kampung Rawa, Jakarta Barat

Sumber: Front Pembela Islam – FPI

Jumat, 02 Februari 2018

Kepala Sekolah di Pidie Ikuti Sosialisasi Saber Pungli

SIGLI - Puluhan Kepala Sekolah setingkat SMA/SMK/MA/ SLB dibawah UPTD PPMG wilayah II Dinas Pendidikan Aceh mencakup Pidie dan Pidie Jaya, ikuti kegiatan sosialisasi Saber pungli, kegiatan tersebut diselenggarakan di Aula PPMG wilayah II, Jumat (2/2/18).

Tim Saberpungli dipimpin langsung oleh Wakapolres Pidie, Kompol Tirta Nur Alam,SE didampingi oleh Kasatres AKP Maulidi,ST.MM Polres Pidie, Kasi Intel Kejaksaan Said Muhammad, SH.MM  Dan mewakili praktisi Hukum, Umar Mahdi, SH, unsur Inspektorat M. Yusuf. KTU PPMG Abdul Hamid,S.Pd.M.Pd.

Wakapolres Pidie, dalam sambutan pembukaannya menyampaikan, “ bahwa sejak keluarnya Kepres 80 tahun 2016, tentang Saberpungli, maka semua daerah di Indonesia akan ditertibkan semua jenis pemungutan liar “ , sebutnya.

Kegiatan yang diselenggarakan pukul 15.00 sampai 17.00 wib, berjalan baik. Dari sejumlah pemateri yang ikut memaparkan materi ikut dilaksanakan tanya jawab, terkait pelaksanaan pengutipan dilingkungan pendidikan.

Said Muhammad dalam pemaparannya menyampaikan, bahwa dari sejumlah kasusa  yang diterima pihaknya, akan dicerna sebaik mungkin, kasus yang tergolong masuk pungli akan ditindak lanjuti, namun ada diantaranya yang juga dimaklumi untuk kemuslihatan kepentingan umum, sebutnya lagi. (HD).

Rabu, 31 Januari 2018

PPMG Wil II Sosialisasi UNBK untuk 25 SMK Pidie dan Pijay

Gureacehnews. PPMG Wil II Dinas Pendidikan Aceh melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di 19 SMK Pidie dan 5 SMK Pidie Jaya sejak tanggal 31 Januari sampai 1 februari 2018. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan untuk memudahkan siswa saat ujian benaran yang akan berlangsung pada bulan April ini.

Semua SMK di Pidie dan Pijay melaksanakan UNBK tanpa kecuali, hal ini sesuai dengan prosedur operasional standar (POS) penyelengaraan ujian nasional tahun 2017/2018 kata kepala PPMG Drs. Muslim, MM didampingi oleh KasubbagTU di sela sela kunjungan kerja memantau sosialisasi UNBK di salah satu SMK Pijay kepada gureacehnews.

Tambah Muslim kegiatan sosialisasi UNBK akan dilakukan 2 kali sebelum UNBK on-line di laksanakan, dengan harapan siswa kita nantinya pada saat UNBK berlangsung tidak takut juga sudah terbiasa menggunakan komputer. Selain itu siswa sudah dapat mengukur kemampuannya dan akan giat belajar untuk menghadapi UNBK benaran.

Kegiatan ini dilaksanakan seperti UNBK beneran satu hari ada tiga sesi, mulai pukul 08.00 sampai pukul 17.00wib kata salah seorang kepala SMK.

Selasa, 30 Januari 2018

Perhatikan Si-buah hati, tulisan Malarostina

Ayah bunda, mari sejenak kita perhatikan buah hati kita yg masih usia dini baik laki2 maupun perempuan, mungkin tanpa kita sadari mk ada yg berperilaku aneh pada usianya yang masih sangat belia. Bermacam tingkah sedang mrk lakukan kadang kala menggelitik hati, kita pun tersenyum bahagia.
Di balik itu semua perhatikan kembali buah hati kita ini ayah bunda kita di rumah, bpk ibu guru di sekolah bagai mana tingkah laku mereka, mungkin tdk semua anak mengalami persoalan yg serupa beberapa org anak temuan dari sekolah kedapatan mengalami kejanggalan di bidang seksualnya setelah beberapa kali bahkan hitungan bulan di perhatikan tentang bhs tubuh anak, ternyata anak tersebut sedang memuaskan kebutuhan biologisnya sendiri dgn berbagai macam cara dan gaya. Ironisnya saat dlm situasi seperti itu mrk tdk peduli dgn sorotan mata guru kearahnya dia tetap melanjutkan aktivitas biologis sampai selesai.
Setelah dilakukan pendekatan oleh guru penyebab utama nya adalah krn dia tidur mala selalu bersama kedua org tuanya. Ayah bunda dampak tersebut juga muncul karna kebiasaan menonton tv terlalu lama tayangan yg di dipertontonkan jg tdk semua bernilai pendidikan. Banyak tayangan yg menampilkan adegan2 yang belum pantas dilihat oleh anak2, hal tersebut mengakibatkan anak meniru krn sifat alamiah anak adalah meniru.
Dewasa ini banyak orang tua dgn bangga memberikan gadget kpd anak dgn dalih download games tanpa menyensor konten yg tersembunyi dr games tersebut.
Ayah bunda, jangan sampai krn kelalaian kita sebagai org tua prilaku anak2 kita yg dulunya membuat kita tersenyum bahagia tanpa kita sadari mrk jg berperilaku sehingga kita menangis menyesali keadaan krn setelah dewasa nanti mrk mengalami hal yg tidak kita inginkan..

Belajar menulis
Malarostina

Senin, 29 Januari 2018

Pelukan Kadisdik Laisani Pendorong Prestasi Menuju Aceh Carong


Gureacehnews. Setiap orangtua selalu berharap bahwa nasehat baik yang diberikan pada anak-anak mereka, kelak dapat memberikan dampak yang baik bagi kehidupan sang anak.

Betapa pentingnya nasehat orangtua itu, karena itulah bukti kasih sayang dan cintanya yang tulus kepada sang anak.

Orangtua tidak ingin anaknya merasakan betapa pahit getirnya kehidupan yang pernah ia lalui dan ia rasakan. Tentu saja, orangtua ingin anaknya bahagia, sukses, pandai dan menjadi anak yang berbakti dan kelak menjadi panutan.

Sepenggal kalimat diatas barangkali tersirat di lubuk hati seorang pria sederhana, peramah dan pemurah, yaitu Drs.H.Laisani, M.Si, yang tak lain orang nomor satu di jajaran Dinas Pendidikan Aceh.

Tak ayal, pada malam penutupan PASCAL (Parade of Art Science and Relegion) tahun 2018 di SMA Negeri 10 Fajar Harapan, ada suasana haru biru terjadi di atas panggung utama.

Laisani bukan sedang memeluk anak kandungnya, melainkan sedang memberikan pelukan kepada seorang pelajar pria yang dia berikan hadiah karena mampu menjawab pertanyaan yang ia ajukan.

Disela sambutan pada acara penutupan PASCAL, tiba-tiba Laisani memanggil pelajar untuk berani naik ke atas panggung. Dari ratusan pelajar yang hadir, hanya satu orang dengan cepat menunjukkan jemari telunjuknya ke atas.

Laisani pun memanggil pelajar tersebut ke atas panggung. Dengan senyum khasnya, Laisani mengajukan satu pertanyaan yang berhubungan dengan Ilmu Pengetahuan Alam.

Pelajar yang beruntung tersebut dengan spontan menjawab pertanyaan Laisani dengan jawaban yang benar. Tiba-tiba Laisani mengeluarkan amplop yang sudah ia persiapkan dalam kantong celananya.

Sembari beliau menyerahkan hadiah  yang langsung dibuka oleh pelajar pria tersebut, ternyata berisikan lembaran uang sejumlah Rp.1.000.000,-

Suasana haru dan tepuk tangan dari hadirin yang hadir, seketika bergemuruh. Dengan mata berkaca-kaca, seorang pelajar pria yang beruntung itu langsung memeluk Laisani.

Pelukan hangat dari Laisani tentu ia sedang memeluk anaknya yang sedang belajar, berkarya dan sedang dalam proses mencari jati diri. Pelukan yang penuh motivasi dengan harapan kelak melahirkan generasi yang berilmu pengetahuan, berakhalaqul Karimah dan berakarakter Islami menuju generasi Aceh Carong. (Bay)

Minggu, 28 Januari 2018

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf ajak Siswa Ukir Prestasi Wujudkan Aceh Carong

Gureacehnews | BANDA ACEH – Pada pembukaan PASCAL (Parade of Art Science dan Relegion) tahun 2018 di SMA Negeri 10 Fajar Harapan, Banda Aceh. Sabtu (27/10). Gubernur Aceh mengajak pelajar untuk mengukir prestasi.

Dihadapan 80 sekolah dari seluruh kabupaten/kota di Aceh yang mengikuti kegiatan PASCAL. Irwandi mengatakan, sebagai Kepala Pemerintah Aceh sangat mendukung kegiatan tersebut bahkan berharap kegiatan tersebut diselenggarakan lebih kolosal lagi untuk kedepannya.

Pemerintah Aceh, lanjut Irwandi memberikan perhatian serius bagi peningkatan kualitas generasi muda melalui sektor pendidikan. Bahkan Pemerintah Aceh mengharpkan dua puluh persen dana pendidikan dari APBA.

“Ada tiga program utama yang dijalankan Pemerintah Aceh dalam bidang pendidikan ini, yaitu Aceh Carong, Aceh Meuadab dan Aceh Teuga” ujar Irwandi.

Irwandi menjelaskan, Program Aceh Carong menekankan pada prestasi pendidikan Aceh di tingkat nasional melalui perbaikan fasilitas, kualitas guru dan peningkatan sistem.

Sedangkan Program Aceh Meuadab lebih fokus pada upaya mengembalikan khittah Aceh melalui implementasi nilai-nilai keislaman. Selanjutnya Program Aceh Teuga fokus pada pembaikan sumber daya generasi mudanya.

“Karena itu, Pemerintah Aceh mendorong agar semangat berprestasi di kalangan generasi muda kita agar terus diberdayakan di sekolah-sekolah yang ada di Aceh.” Sambung Irwandi.

Pada acara pembukaan PASCAL turut di hadiri Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Mulyadi Nurdin, Penggerak PKK Provinsi Aceh Darwati A Gani, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Laisani, Kepala SMAN 10 Farhan Muhibbul dan tamu undangan lainnya. (Bay)

Sabtu, 27 Januari 2018

Fame Chapter Pidie Raya Gelar Workshop Menulis di Sukma Bangsa Pidie

Sigli, 27 Januari 2018 Forum Aceh Menulis (Fame) chapter Pidie Raya (Pidie dan Pidie Jaya) menggelar kelas menulis untuk kali kedua di Sekolah Sukma Bangsa Pidie.

Kegiatan kali ini bertemakan "Kaedah Kepenulisan Fiksi" langsung dibawakan oleh pakarnya yakni seorang penulis senior asal Kecamatan Simpang Tiga Pidie Bapak Musmarwan Abdullah yang bukunya telah diterbitkan oleh penerbit ternama Gramedia yang berjudul "Dijamin Bukan Mimpi"

Dalam materinya di hadapan 50 peserta yang hadir, beliau menyampaikan trik dalam menulis fiksi. "Kita harus berimajinasi sedalam mungkin sehingga menimbulkan kreativitas dan karya yang dalam dan bermakna," ujarnya. "Selain itu dalam menulis fiksi kita harus memperhatikan kaidah penulisan sesuai yang digariskan oleh Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia," tambahnya.

Selain itu, kegiatan Fame di Pidie mendapat dukungan  penuh dari Sekolah Sukma Bangsa Pidie. Marthunis Bukhari, Direktur Sekolah Sukma Bangsa Pidie menyampaikan bahwa seluruh ruang di Sukma Bangsa Pidie dapat digunakan untuk kelas menulis ini. "Kami mendukung dan mengapresiasi program yang diinisiasi oleh Bang Yarmen ini, Sekolah Sukma bisa dijadikan _home base_ untuk setiap kelasnya," ujarnya.

Fame yang digagas oleh redaktur pelaksana harian Serambi Indonesia, Kanda Yarmen Dinamika ini telah menggemparkan jagad tanah rencong. Hampir di seluruh kabupaten di Aceh telah berkumpul para penulis-penulis muda yang belajar literasi.

*Muchlisan Putra*
_Humas Sukma Bangsa Pidie_