Kamis, 07 Desember 2017

Sekdisdik Aceh membuka Rakor Evaluasi dan Pelaporan Realisasi BOS tahun 2017

Sigli. Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh Muslem, S.Ag. M.Pd membuka rapat kerja bendahara BOS SMA SMK seAceh di Hotel Safira Sigli, 7/12.

Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari ini dihadiri 46 Bendahara sekolah SMA SMK. Peserta yang hadir sebagai perwakilan sekolah yang menyampaikan laporan penggunaan Dana Operasional Sekolah.

Sekdisdik menyampaikan kegiatan ini sudah di desain kegiatan ini yaitu untuk memudahkan sekolah mengumpulkan laporan BOS. Aceh mendapat apresiasi dari pemerintah pusat terhadap penyaluran dana BOS.

Penyaluran sudah mendapatkan apresiasi pelaporan juga harus mendapatkan apresiasi harap sekdis. Selain itu penggunaan dana BoS juga harus sesuai dengan peruntukan dan perencanaan. Hal ini penting menjadi perhatian kita agar kebutuhan sekolah terpenuhi sehingga mutu pendidikan Aceh akan berkualitas.

Bendahara dalam mengeluarkan harus ada bukti pengeluaran, penyetoran pajak ini kewajiban harus terpenuhi.

Rabu, 06 Desember 2017

Pasca Pelatihan di UPSI Malaysia, Guru Aceh siap berangkat ke Singapora

Perak. 44 Guru Aceh yang ikut pelatihan Bimbingan Konseling di UPSI Malaysia selama 4 hari dari 8 hari sejak take-off dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM).

Mereka sudah mengikuti kegiatan pelatihan tersebut di kampus UPSI. semua peserta merasa puas dengan materi yang diberikan oleh dosen UPSI.

Nanti malam kami berangkat ke Singapura kata Rusdi Ali sebagai sekretaris tour leader. Rusdi juga menyampaikan kami berangkat ke Malaysia sejak Sabtu 2 Desember. Hari Minggu kami di bawa ke KLCC yang dikenal dengan menara kembar. Selain menara kembar kami berkunjung ke pasar seni di KLCC. Mesjid Jamik atau mesjid India tempat kami shalat ashar pada hari kedua kami di Malaysia.

Kegiatan yang di Motori oleh Abdul Hamid, S.Pd.M.Pd sebagai tour leader membuat program ini agar guru pendidikan Aceh terus bergerak maju. Guru harus selalu dilatih kata Hamid. Agar perjalan menarik kami menawarkan program ini kepada guru guru yang ingin memperbaiki diri dan kualitas siswanya.

Hamid mengajak guru untuk mengikuti program berkualitas ini yang di berinama KNOWLEDGE TOUR. Peserta tour akan mendapatkan perhatian 32jam, city tour, visit school, shopping dan tour ke Singapura dalam satu paket.

Kadis Pendidikan Aceh mendukung sepenuhnya kegiatan yang di gagas oleh PPMG Wil II. Laisani juga berharap harus lebih banyak guru yang memilih kesempatan ini agar terwujud visi misi gubernur Pak Irwandi Yusuf Aceh Carong.

Selain Malaysia sebagai tempat pelatihan mereka juga bisa pergi ke Singapura atau Thailand kata Hamid
Siapa yang ingin ikut knowledge tour berikutnya hubungi kami di 081360180226 tour leader atau Rusdi Ali sekretaris tour.

Caffee Inspiratif kata Jabal Bluek

Kejenuhan akan suatu kondisi di tempat kerja, membuat kita sedikit prustasi. Maka perlu inspirasi. Kata banyak orang inspirasi itu ada di warungkopi. Apa benar? Maka untuk mengecek kebenaran itu, aku mesti ke warkop.

Pak Abdul Hamid menelpon, dan aku meneguk kopi. Itu lo.. kopi sanger, begitu tertulis di daftar menu. Hanya berbincang dua puluh menit mengenai nanggroe dan penyisinggan lengan baju untuk berbuat sesuatu bagi nusa dan bangsa ini.

Kami berupaya ikhlas semampu kami menyumbangkan apa yang ada, untuk generasi kami selanjutnya. Pekerjaan itu adalah perjuangan, jika sebuah pekerjaan tanpa dibarengi kendala dan hambatan itu bukan perjuangan. Beragam cobaan dan hambatan itu, dan kami berupaya menjadikannya sebagai pelajaran dan pengajaran.

Insya Allah, kami Lillah dan berharap Allah ridha. Amin.

Selasa, 05 Desember 2017

PPMG Wil II Laksanakan TUK Guru Matematika SMA Pidie dan Pijay

Sigli. Pusat Pengembangan Mutu Guru (PPMG) wilayah II melaksanakan Tes Uji Kompetensi 7/12 di SMK 2 Sigli.

Kegiatan ini dilaksanakan setelah guru matematika dilatih selama 7 di bulan November kemarin kata KTU PPMG. Materi yang dilatih sesuai dengan perolehan nilai UKG 2015. Masing masing guru dilatih dua modul sesuai nilainya. Lalu mereka kita panggil tutor dari PPPPTK matematika Jokjakarta dan hari kita tes ulang mereka untuk memperbaiki perolehan nilai UKG sebelumnya tambah Hamid.

Sebelum guru matematika kita TUK kan, guru IPS sudah kami tes uji kompetensi pada hari Senin 4 Desember. Selain itu akan kami TUK juga guru IPA, Penjaskes.

Semua guru yang sudah di latih di PPMG  akan kita TUK kan, semoga kualitas guru akan meningkat. Guru Carong siswa Carong Aceh hebat harap kepala PPMG Wil II Drs Muslim MM.

Pijay Miliki Perbup Nomor 29 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif

PIDIE JAYA - Penyelenggaraan program pendidikan inklusif atau pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus dan layanan khusus di Kabupaten Pidie Jaya, telah disertai payung hukum berupa Peraturan Bupati (Perbup) No 29  tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Iklusif.

Dalam penandatanganan perbup tersebut,  bupati Pidie Jaya, Aiyub Abbas,  mengharapkan, dengan adanya payung hukum ini pendidkan inklusif dapat berjalan secara optimal dan kepada kepala sekolah dan para guru  lebih kreatif dan berinovasi untuk bisa melayani serta menyelenggarakan pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik yang beragam tersebut.
Bupati juga menjelaskan bahwa Pembelajaran inklusif tersebut dilaksakan bersamaan dengan proses sekolah reguler, namun bagi siswa inklusif mendapatkan materi dari guru khusus yang ahli dalam pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

Menurut Saiful, Kadisdik Pidie Jaya, perkembangan sekolah tersebut mendapat respon cukup baik, karena masyarakat, baik orangtua maupun siswa yang bukan berkebutuhan khusus atau siswa reguler bisa menerima eksistensi ABK, artinya masyarakat sudah paham dan mengetahui bahwa pendidikan itu untuk semua bagi warga negara sesuai yang diamanatkan Pasal 31 UUD 1945 dan UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas

Saiful menegaskan, bercampurnya anak yang berasal dari berbagai latar belakang ekonomi, sosial, budaya dan karakteristik dalam lingkungan sekolah inklusif diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian, kerja sama, dan saling menghargai perbedaan.

“Selain itu komitmen Pemkab Pidie Jaya dalam pengembangan pendidikan inklusif cukup besar,” dalam waktu yang bersamaan bupati juga menandatangani perbup tentang pembinaan dan peningkatan kemampuan profesional pendidik dan tenaga kependidikan, ujar Saiful.

Senin, 04 Desember 2017

Guru Aceh dan Pengalaman baru di Malaysia

Tanjung malem. Guru Aceh di Malaysia sudah memasuki hari ke 4 di Universitas Pendidikan Sultan Idris ( UPSI) Malaysia. Baru hari ke 4 mereka sudah mulai terasa kemanfaatan mencari ilmu dan pengalaman baru.

Pagi pukul 07.00 waktu Malaysia kami sudah berkumpul di halte untuk menunggu Bus kampus. Tidak boleh sedikitpun terlambat. Bisa saja ada yang terlambat kita akan tinggal. Ini pembelajaran terindah bagi kami kata Bu Dewi Isrofiah guru SMPS dari Singkil.

Lain lagi pengalaman yang disampaikan Bu Juwairiah guru SD sakti. Saya bersyukur bisa ikut program pak Hamid ini. Banyak sekali ilmu yang saya dapatkan. Kedisiplinan faktor utama yang saya dapatkan. Cara guru memberi materi juga pengalaman baru bagi saya. Banyak sekali cerita indah yang kami dapatkan walau baru hari ke 4.

Disiplin bersih juga hal yang kami dapatkan di sini. Sopan santun, saling menyapa menjadi kebiasaan orang Malaysia walau mereka beda agama. Ini juga hal terindah bagi kami kata guru SD kota Langsa.

Jumat, 01 Desember 2017

UPSI Malaysia kemabali Mengundang Guru Aceh ikut pelatihan Bimbingan Konseling

Sigli. Universitas Pendidikan Sultan Idris ( UPSI ) Malaysia kembali mengundang Guru guru Aceh mulai tanggal 2 sampai 9 Desember 2017.

Guru Aceh di undang untuk mengikuti pelatihan Bimbingan Konseling selama 9 hari di Kampus UPSI. Kegiatan yang di gagas oleh Pusat Pengembangan Mutu Guru ( PPMG ) wilayah II Sigli.

Bulan Juli 2017 UPSI sudah melatih 30 guru Bahasa Inggris SMA seAceh di Malaysia dan kali ini UPSI kembali mengundang 30 guru seAceh dan 17 orang kepala SMA Pidie lapor KTU PPMG Wil II Abdul Hamid, S.Pd.M.Pd di Sigli.

Ke 47 guru akan take off besok 2 Des dengan dua penerbangan. Pagi pukul.08.30wib take off 30 guru terdiri 1guru SD kota Langsa 1 guru SD Bireun dan 4 guru SD Pidie. Selain itu 1 guru SMP Jantho, 1 guru SMP Singkil dan 22 guru SMA Pidie dan Pijay kata Hamid sebagai tour leader. Mereka tiba di KLIA pukul 09.30 am.

Sore pukul 17.10 wib akan take off kepala sekolah. Keberangkatan mereka di lepas oleh Kadisdik Aceh Drs. laisani, M.Si

Laisani meminta peserta manfaatkan kesempatan baik ini untuk menuntut ilmu sebanyak-banyaknya di Malaysia dan sekembalinya nanti harus mampu mengimplementasikan di sekolah masing masing sehingga terwujud visi misi pak gubernur kita yaitu Aceh Carong.

Kadisdik juga berterima kasih kepada  UPSI Malaysia atas kerja sama. PPMG Wil II sebagai pelaksana program terus menjalin kerja sama yang baik ini untuk memperbaiki mutu pendidikan kita tambah Laisani.