Selasa, 27 Maret 2018

Melon SMKN 1 Hikmah Aceh Jaya Panen Raya


CALANG. ACEH. SMKN 1 Hikmah Jaya Kabupaten Aceh Jaya, pada Selasa (27/03) berhasil melakukan panen perdana buah Melon.

Koordinator guru pendamping, Maswadi, S.Pd saat dihubungi gureacehnews, Rabu (28/03), menjelaskan ada empat jenis tanaman yang dikembangkan pada SMKN 1 Darul Hikmah, yaitu Melon, Jagung, Semangka dan Cabe Merah. Dari empat jenis tanaman tersebut, hari ini   Melon sudah berhasil dipanen, sedangkan tiga jenis tanaman yang lain akan menyusul.

"Diatas lahan seluas 40x30 meter dengan dua puluh dua bedengan  sesuai jumlah siswa yang melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL). Pada hari pertama panen berhasil dikumpulkan Melon sebanyak 186 Kg dan akan dilanjutkan pemanenannya pada hari berikutnya," ujar Maswadi.

Ibrahim, salah seorang siswa PKL yang berhasil dihubungi, dengan sumringah mengatakan sangat terharu dan puas dengan keberhasilan yang mereka lakukan selama ini, langsung melihat dan menikmati hasilnya. SMK itu hebat, ujarnya.

Secara terpisah, Kepala SMKN 1 Darul Hikmah, Aiyub, S.Pd memberikan apresiasi kepada empat orang guru pendamping dan dua puluh dua orang siswa PKL yang telah berhasil mengembangkan beberapa jenis tanaman dengan memanfaatkan lahan yang tersedia.

Kata Aiyub, selama ini pihak sekolah melakukan kerjasama dengan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Patek, Aceh Jaya. Kegiatan PKL ini berlangsung mulai awal Januari  dan berakhir pada bulan April mendatang pada dua lokasi terpisah, yaitu pada BPP Patek dan di SMKN 1 Darul Hikmah.

Aiyub berharap, dengan keberhasilan siswa PKL melakukan panen Melon yang bernilai ekonomis ini, diharapkan siswa dapat mengembangkan pada lokasi yang lain dan memanfaatkan lahan kosong yang tersedia yerutama dikampung halaman mereka masing-masing, ujarnya. (Bay)

DOKA 2018, Disdik Aceh Lakukan Konsolidasi dengan Disdik Kabupaten/Kota

BANDA ACEH. Untuk mempercepat proses pelaksanaan pengginaan Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun 2018, Dinas Pendidikan Aceh, Selasa (27/03) melakukan rapat koordinasi dengan Dinas Pendidikan dua puluh tiga kabupaten/kota di Aceh.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Disdik Aceh, Drs.H.Laisani, M.Si turut di dampingi Sekdisdik, Muslim Yakob, S.Ag, M.Pd, Kabid Pembina GTK, Darmansah, S.Pd, MM, Kabid SMA, Zulkifli, M.Pd, Kasubag Program, Chaidir, SE, MM, serta jajaran Disdik Aceh lainnya.

Rapat koordinasi yang berlangsung di opp room Disdik Aceh dari pukul dua siang hingga menjelang Maghrib, selain dihadiri oleh Kadisdik dari 23 kabupaten/kota atau yang mewakili, hadir juga tim RPJM Gubernur Aceh Bidang Pendidikan, Drs.Bakhtiar Ishak.

Kadisdik Aceh, Laisani, menyampaikan bahwa perencanaan, lokasi, spesifikasi bangunan fisik dan program-program yang diusulkan melalui DOKA 2018 disusun melalui Dinas Pendidikan kabupaten/kota.

Khusus untuk pelatihan guru, Laisani berharap kedepan harus bersinergi dengan semua tingkat satuan pendidikan pada tingkat SD dan SMP, terutama untuk kabupaten/kota juga diusulkan melalui DOKA, ujarnya.

Sementara Sekdisdik  Aceh, Muslem Yakob, menjelaskan mulai tahun 2018 ini, KPA dan PPATK kegiatan DOKA dilimpahkan sepenuhnya ke PPMG masing-masing wilayah, agar memudahkan dalam membuat laporan yang dilakukan di masing-masing wilayah.

Selanjutnya Kasubbag Program Disdik Aceh Khaidir, SE, MM, memaparkan dalam beberapa hari kedepan akan mengumpulkan RKA yang dibuat oleh Dinas Pendidikan kabupaten/kota yang nantinya akan mengacu pada e-planning Bappeda sesuai dengan KUAPPS pemerintah Aceh.

"Pada bulan April akan diadakan Musrenbang untuk penganggaran 2019. Ada beberapa kegiatan dan kode rekening anggaran yang berubah dan harus segera di sosialisasikan,"  ujar Khaidir.

Rapat koordinasi yang berlangsung selama empat jam tersebut, membuka ruang diskusi dengan mendengarkan semua persoalan yang disampaikan oleh Disdik masing-masing daerah menyangkut penggunaan DOKA 2018. (Bay)

Jumat, 23 Maret 2018

Ujian kertas no, ujian Berbasis Komputer yes, SMA SMK Bener Meriah

Benar Meriah. Perjalanan gureacehnews ke kabupaten Bener Meriah hari ini sudah dua Minggu. Banyak sekolah SMA SMK yang terkunjungi, semua sekolah tidak lagi melaksanakan ujian menggunakan kertas.

Kepala SMA Negeri Binaan Bener Meriah Razali menyampaikan kepada gureacehnews. Sekolah kami sudah dua tahun ujian menggunakan komputer, baik ujian pertengahan maupun ujian semester. Kami merasakan kepuasan hasil kerja siswa kami kata kepsek.

SMA kami juga tidak perlu lagi mengeluarkan uang banyak untuk ujian, karena guru sudah memanfaatkan komputer untuk ujian kata kepala SMA Negeri 1 bukit Sukardi. Dengan ujian menggunakan komputer anak sudah terbiasa menjalankan komputer, guru tidak capek lagi mengasihi ujian, sekolahpun hemat tabah Sukardi juga ketua MKKS yang humoris.

Hal yang sama diakui oleh kepala SMA 1, 2 dan 3 Timang Gajah yang gureacehnews kunjungi dalam memantau persiapan pelaksanaan UN yang akan berlangsung mulai 9 April.

Kepala SMK 2 Bener Meriah menyampaikan hal yang tidak berbeda dengan SMA. Kami SMK juga semua kegiatan ujian sekolah sudah menggunakan komputer kata pak Win sapaat gurunya.

Gureacehnews dalam kunjungan pemantauan UN melihat langsung sekolah sedang try out dengan komputer. Tidak ada keraguan bagi kami dalam pelaksanaan UN, apalagi Bener Meriah USBN juga menggunakan komputer kata PLT kepala PPMG wilayah V Abdul Hamid, S.Pd.M.Pd.

Wagub dan Kadisdik Lepas Keberangkatan 10 Siswa SMK Penerbangan Aceh ke Amerika Serikat

BANDA ACEH. Wakil Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah, MT, Jumat (23/03/2018) melepas sebanyak 10 Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Penerbangan Aceh ke Pabrik Boeing di Seattle, Amerika Serikat.

Pelepasan siswa di halaman kantor Gubernur Aceh yang disertai dengan penyerahan paspor dan visa itu didampingi Kadis Pendidikan Aceh, Drs. Laisani, M.Si, University Comunity College, Mr Brook Williams Ross dan Atase Kebudayaan dan Pendidikan keduabes AS, Karen P Schinerer, dan Direktur Innovam Indonesia Global, Hasustan Kosim yang disapa Abok.

Nova Irwansyah berharap para siswa untuk belajar secara sungguh-sungguh selama di pabrik Boeing terbesar di dunia itu.

Sepuluh siswa SMK Penerbangan Aceh, menurut Kadis Pendidikan Aceh, Laisani dijadwalkan akan take off ke Seattle, Amerika Serikat.

Ke seluruh peserta yang akan berangkat masing-masing enam putra dan empat putri terdiri Iqbal Musara, Arrizalul Ziqri, Muhammad Nazir, M Wira Sutama, Elkhana Aburizal Sihombing, Deffri Fernaldi, Ryan Afriyansyah, Farista Mayanti, Rizki Ananda Jalani, dan Fadhila Maisura.

Pelepasan siswa tersebut, selain dihadiri pejabat di lingkungan Pemerintah Aceh, turut dihadiri staf ahli gubernur bidang pendidikan, Drs.Bakhtiar Ishak, Sekdisdik Aceh, Muslim Yakob, S.Ag, M.Pd, Kabid Pembina GTK, Darmansyah, S.Pd, MM, Kabid SMA/PKLK, Zulkifli, M.Pd dan sejumlah jajaran Disdik Aceh serta orangtua/wali siswa.

Laporan: Baihaki

Rabu, 21 Maret 2018

Guru Peraih Medali Emas Tingkat Nasional, Kadisdik Aceh Berikan Kepala Sekolah

BANDA ACEH.CARONG. Sebanyak lima puluh lima orang guru SMA dan SMK yang mewakili kabupaten/kota di Aceh mengikuti seleksi Olimpiade Guru Nasional (OGN) tingkat Provinsi Aceh tahun 2018 yang dilaksanakan tanggal 21-23 Maret di Hotel Atjeh 88.

Pada acara pembukaan, Rabu malam (21/03) turut dihadiri oleh Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemdikbud RI yang diwakili oleh Syafruddin Ritonga, Kadisdik Aceh, Laisani dan Kabid GTK Disdik Aceh, Darmansah.

Ketua Panitia OGN Provinsi Aceh, Rahadian, SE,M.Pd dalam laporannya menyampaikan tujuan dilaksanakan OGN untuk enam bidang studi bagi guru SMA dan SMK, untuk menumbuhkembangkan budaya kompetitif yang sehat di kalangan guru.

Selanjutnya, ujar Rahadian, meningkatkan wawasan pengetahuan, motivasi, kompetensi, profesionalisme dan kerja keras untuk mengembangkan IPTEK di kalangan guru,  membina dan mengembangkan kesadaran ilmiah guru serta membangun komitmen guru untuk meningkatkan mutu pendidikan, pungkasnya.

Kadisdik Aceh, Drs.H.Laisani, M.Si dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada peserta yang telah berjuang mulai pada tingkat satuan pendidikan, kemudian di tingkat kabupaten dan malam ini telah berhadir di Banda Aceh mengikuti seleksi tingkat provinsi.

Laisani mengharapkan, agar guru yang mengikuti seleksi OGN tahun ini memperoleh nilai yang tinggi sehingga bisa mengikuti penilaian tingkat nasional.

"Kita boleh berbangga, kualitas guru di Aceh sudah mulai meningkat. Tahun 2015, Aceh berada diurutan rangking tiga paling bawah secara nasional, kemudian pada tahun 2016, Aceh naik ke peringkat 23 dan Alhamdulillah saat ini kualitas guru di Aceh berada pada rangking 15 nasional," ujar Laisani.

Untuk itu, kata Laisani, guru yang mengikuti seleksi OGN tingkat provinsi dan lulus ke tingkat nasional. Bagi yang berhasil meraih "Medali Emas" pada tingkat nasional, Disdik Aceh akan memberikan hadiah istimewa berupa "Pengangkatan sebagai Kepala Sekolah di Satuan Pendidikan."

Selanjutnya, Laisani menambahkan, selain akan diangkat menjadi kepala sekolah, pada peringatan Hardikda Provinsi Aceh bulan September 2018 mendatang, akan diundang ke provinsi untuk menerima Anugerah Hardikda dengan menerima hadiah puluhan juta rupiah dari Pemerintah Aceh, ujarnya disambut tepuk tangan dari peserta. (Bay)

PLT Kepala PPMG V Tijau Kesiapan UN SMA 7 Takengon

Takengon. PLT Kepala PPMG wilayah V Dinas Pendidikan Aceh meninjau kesiapan sekolah pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer ke beberapa SMA Aceh Tengah Rabu 21/3.

Sekolah yang pertama dikunjungi adalah SMA 7 Takengon Kecamatan Bintang. Di sekolah saya insyaallah sudah siap melaksanakan UNBK. 30 komputer claen dan satu server dengan jumlah siswa 86. Kata Syahbuddin kepala sekolah.

Syahbuddin juga menjelaskan, saat simulasi pertama tidak berjalan lancar karena jaringan kurang bagus, namun simulasi ke2 dan ke 3 sudah lancar. Hal ini kami berkerja sama dengan Telkom. Kami pakai tower penguat sinyal terang Syahbuddin kepada PLT kepala PPMG wilayah V Abdul Hamid SPd MPd yang didampingi pengawas Hasan, Ali Amran, Usman.

Hamid meminta kepala sekolah terus memantau dan menjaga peralatan UN agar ujian UNBK berjalan dengan baik. Proktor dan teknisi terus menjaga dan memelihara alat ini bila ada kendala silakan hubungi pak Aulia dan pak Helmi sebagai operator dan helpdesh kabupaten.

Di SMA 2 PLT kepala PPMG wilayah V sudah melihat langsung ruang dan komputer yang akan digunakan untuk UN sudah dalam keadaan siap.

PLT kepala PPMG wilayah V melanjutkan kunjungan ke SMA 8. Di SMA 8 PLT kepala PPMG melihat siswa sedang try out.

Ini siswa sedang apa pak? Kepala SMA 8 pak Ali menjelaskan. Mereka try out soal yang bapak wa  sambil melihat Kepala PPMG. Terimakasih kasih pak kepala sudah melaksanakan tahapan tahapan yang dianjurkan oleh Dinas Pendidikan Aceh ucap Hamid di ruang lap komputer.

Rahasia SMA 8 Takengon Membangun Mutu

Takengon. Pagi menjelang siang Rabu 21 Maret 2018 PLT kepala PPMG wilayah V Abdul Hamid SPd MPd bersama tim pengawas SMA SMK berkunjung ke beberapa sekolah dalam wilayah kerjanya. Salah satu sekolah yang menjadi tujuan kunjungan adalah SMA 8 Takengon kata PLT kepada gureacehnews.

Sekolah yang cukup indah dan asri terletak di perbukitan kota dingin ini sangat menakjubkan. Betapa tidak ketika kepala SMA 8 ini menjelaskan piala piala yang sudah terkoneksi dilemari khusus adalah hasil kerjanya bersama guru gurunya.

Dari sekian banyak piala pak Ali sang kepala sekolah menguraikan salah satu hal yang diperbuatnya seperti membentuk Tim U 16. Tim sepak bola bentukan pak Ali tak tanggung tanggung. Pelatih tim bentukannya didatangkan dari Tanggerang.

Pemain adalah siswa SMA nya ditambah dengan siswa SMP kelas III. Ketika gureacehnews tanya mengapa harus anak SMP? Pak Ali panggilan akrab kepala SMA percontohan adalah sebagai cikal bakal yang akan menjadi siswa SMA nya nanti.

Tim U 16 bentukan kepala SMA  ini akan berlaga di 2 provinsi. Bulan April Tim U 16 SMA 8 akan berangkat ke Kalimantan dan bulan September bertanding di pulau Dewata Bali cerita pak Ali.