Rabu, 28 Februari 2018

Kadisdik Aceh Laisani pemateri pada RAKOR Kankemenag Aceh

Banda Aceh. Kanwil Departemen Agama Aceh melaksanakan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Bidang Pendidikan  Agama Islam ( PAI ) di hotel Hermes  Selasa 27/2. Kegiatan ini melibatkan semua  pengambil kebijakan baik tingkat kabupaten kota maupun provinsi

Kepala Dinas Pendidikan Aceh  menjadi pemateri pada kegiatan ini, yang  menyampaikan  Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan Agama Islam di Aceh. Dalam paparan Drs Laisani menyampaikan ada 18 nilai karakter berdasarkan budaya bangsa yang perlu dilaksanakan di semua jenjang pendidikan. Ke 18 nilai karakter tersebut antara lain; religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial dan tangung jawab. Inilah tuntutan kurikulum islami.

Karakteristik Kurikulum islami juga menuntut dan mengharuskan proses pembelajaran yang islami, manajemen, perilaku guru dan orang orang dilingkungan harus islami, sarana dan prasarana pendukung harus memenuhi standar islami jelas Laisani.

Kegiatan yg dilaksanakan oleh Kemenag Aceh, turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Bupati, walikota seluruh Aceh. Kepala Dinas Pendidikan Aceh. KoBar GB Aceh.

Sekretaris KoBar GB Aceh Husniati Bantasyam yang hadir menyayangkan kegiatan yang sangat penting menyangkut pendidikan Agama Islam di lembaga pendidikan Aceh kurang respon dari kepala daerah.  Kita sayangkan banyak para undangan yg di undang dari unsur eksekutif dan legislatif banyak yg tdk hadir padahal rapat koordinasi tsb sangat penting utk membahas bersama ttg permasalahan Pendidikan Aceh secara menyeluruh  untuk menuju Aceh Carong dan meuadab  kata Husniati Bantasyam kepada gureacehnews.

Senin, 26 Februari 2018

Serius Meningkatkan Kompetensi Diri Tanggung jawab Profesi

Banda Aceh. Dinas pendidikan Aceh melaksanakan seminar Nasional guru IPS di Aula Disdik Aceh Senin 26/2  kegiatan ini dibuka  d oleh kepala dinas pendidikan Aceh Drs Laisani, M.Si

Dalam Sambutan Kadis Pendidikan Aceh Drs. H. Laisani, MSi. pada acara seminar Nasional dan  pelantikan pengurus FOGIPSI Aceh mengatakan, guru profesional adalah guru yang dapat mencerdaskan siswanya sesuai dengan potensi dan kemampuannya.

"Guru adalah ujung tombak dalam pembelajaran dan sangat besar peranannya dalam keberhasilan peserta didiknya," imbuh Laisani.

Lebih lanjut Laisani mengingatkan semua stakeholder pendidikan, terutama guru untuk lebih serius meningkatkan kompetensi diri dalam mengajar.

"Semoga pendidikan Aceh mampu bersaing dan bersanding ditingkat nasional maupun internasional serta selamat dunia dan akhirat," pungkas Laisani. [ Rusydi ]

Jumat, 23 Februari 2018

DI PULAU BANYAK, LAISANI KOMPANYEKAN ACEH CARONG

SINGKIL.  Pada kunjungan hari kedua di daerah 3T, Kadisdik Aceh bersama Sekdisdik dan tim ahli Disdik Aceh beserta rombongan ke Pulau Balai ibukota Kecamatan Pulau Banyak mendapat sambutan hangat dari Muspika setempat dan masyarakat setempat, Senin (19/02).

Pada pertemuan yang berlangsung di SMA Negeri 1 Pulau Banyak turut dihadiri oleh Kepala PPMG Wilayah IX, Sekretaris Disdik Aceh Singkil, Pengawas Sekolah, Kepala SD, SMP, Camat, Danramil, Kapolsek dan kepala desa yang berada di Pulau Banyak.

Pada sambutan, kepala SMA Negeri 1 Pulau Banyak, Rusli, S.Pd mengharapkan perhatian khusus dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh.

Kata Rusli, saat ini SMAN 1 Pulau Banyak sangat membutuhkan satu unit RKB, satu unit kantor kepala sekolah dan dewan guru, pagar sekolah, satu unit ruang kompuiter dan rehab ruang laboratorium IPA.

Rusli menambahkan, karena Pulau Banyak jauh dari pusat ibukota kabupaten, Rusli juga mengharapkan bantuan satu unit perangkat jaringan internet serta perhatian pemerintah kepada guru yang bertugas di daerah terpencil agar mendapatkan tunjangan khusus dari pusat, ujarnya.

Sementara Camat Pulau Banyak Rudi Faisal, S.STP dalam sambutannya yang ditujukan kepada tim RPJM Gubernur Aceh bidang pendidikan Drs.Bakhtiar, Rudi mengharapkan agar Pemerintah Aceh sesegera mungkin melanjutkan pembangunan jembatan yang menghubungkan antara Desa Teluk Nibung ke ibukota kecamatan Pulau Banyak.

"Hal ini sangat penting agar akses pendidikan dari Desa Teluk Nibung ke Pulau Balai mudah terjangkau. Saat ini siswa yang hendak pergi sekolah dan pulang dari Teluk Nibung ke Pulau Balai menggunakan bot ukuran kecil dan sangat terganggu ketika cuaca buruk," ujar Rudi.

Kadisdik Aceh, Drs.H.Laisani, M.Si dalam arahannya menyampaikan untuk tahun 2018 Pemerintah Aceh akan memberikan gaji kepada guru honorer di Aceh sesuai UMP Aceh bagi yang memenuhi nilai standar UKG.

Laisani juga mengharapkan pada UNBK yang akan dilaksanakan bulan April mendatang agar para siswa di Pulau Banyak memperoleh nilai yang bagus sekalipun berada di kepulauan.

Selanjutnya, Laisani meminta kepada kepala SMP yang memperoleh rangking pertama agar menyiapkan siswa tersebut untuk melanjutkan pendidikannya di SMA unggul yang ada di Banda Aceh. Masalah transportasi, biaya hidup dan pendidikan akan ditanggung sepenuhnya oleh Disdik Aceh, ujar Laisani.

Pada akhir pertemuan, Laisani juga memanggil beberapa orang siswa untuk tampil kedepan dan memberikan beberapa pertanyaan. Seperti biasa, bagi siswa yang mampu menjawab pertanyaan yang diberikan, Laisani memberikan hadiah uang tunai. (Bay)

FLS2N Aceh Tuan Rumah 2018

Aceh mendapat kehormatan bagi menjadi tuan rumah penyelenggaraan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) dari Kemendikbud RI yang akan berlangsung 26 Agustus 2018 hingga 1 September 2018.

Kepala dinas pendidikan Aceh Drs Laisani , M.Si menyampaikan hal ini dalam rapat dengan pihak kementerian pendidikan dan kebudayaan di hotel Mekkah sehari sebelum keberangkatannya ke Jakarta untuk mencari undangan Kedubes Amerika Serikat dalam rangka pengiriman 10 pelajar SMK bina penerbangan Aceh ke pabrik Boing di Amerika Serikat.

Laisani  berharap kegiatan terhormat ini dibuka oleh Presiden Joko Widodo. Kegiatan FLS2N diikuti para siswa SMA dan SMK se Indonesia dengan jumlah peserta dan pengembara sebanyak 2.000 orang.

Cabang yang perlombakan solo vokal, solo gitar klasik, tari tradisional, teater, flm pendek dan musik tradisional. Persiapan yang sudah dilakukan panitia sudah membooking sejumlah hotel di Banda Aceh termasuk hall dan gedung ACC Dayan Dawood dan Amel convention center jelas Laisani kepada gureacehnews.

Rabu, 21 Februari 2018

Gedung SMK Terbengkalai, Laisani dan Muslim Temui Akmal Ibrahim

.BLANG PIDIE. Sekembalinya Kadisdik Aceh dan rombongan dalam kunjungan kerjanya ke Aceh Singkil, dalam perjalanan menuju Kota Banda Aceh, Laisani yang didampingi Sekdisdik Aceh Muslim Yakob, S.Ag, M.Pd bertamu di Pendapa Bupati Aceh Barat Daya, Rabu (21/02).

Kedatangan Laisani dan Muslim disambut oleh Bupati Akmal Ibrahim. Kendati pertemuan berlangsung mulai pukul 01.00 WIB tengah malam, namun tetap berjalan normal.

Laisani menyampaikan kepada Akmal, beberapa hari yang lalu setelah melihat langsung kondisi SMK Kelautan yang dibangun pada area yang luas di Kecamatan Tangan-Tangan, namun tidak dimanfaatkan bahkan bangunannya sudah diselimuti semak-semak, ujar Laisani prihatin.

Untuk memanfaatkan bangunan tersebut sambung Laisani, harus dimanfaatkan untuk pendidikan. Pembukaan SMK Kesehatan adalah langkah yang sangat tepat, ujar Laisani.

Laisani menambahkan, karena SMA dan SMK sekarang sudah tunduk ke propinsi. Insya Allah Disdik Aceh akan membantu menyangkut kelancaran administrasi, tenaga pengajar dan lain sebagainya.

Gayungpun berambut, Bupati Abdya, Akmal Ibrahim menyambut baik apa yang disampaikan oleh Kadisdik Aceh.

"Selaku kepala daerah, kami sangat setuju untuk memanfaatkan bangunan SMK yang tidak dimanfaatkan itu dialihkan fungsi pembukaan SMK Kesehatan, daerah akan siap membantu." Ujar Akmal.

Baik Akmal dan Laisani sama-sama berharap, akan terjalin kerjasama yang baik antara Pemkab Abdya dengan Disdik Aceh untuk memajukan pendidikan khususnya di Abdya. (Bay)

Minggu, 18 Februari 2018

SMAIT Berbasis Riset Gelar Training Motivasi untuk Pelajar Pidie

Sigli, 18 Februari 2018, Seratusan pelajar SMP di Kabupaten Pidie  mengikuti training motivasi bertajuk "Menjadi Pelajar Smart dan Visioner"

Kegiatan yang dilaksanakan di aula Iqra Blang Paseh Sigli itu menghadirkan trainer dr. Iqbal, lulusan Fakultas Kedokteran USU Medan.

Dalam materinya, trainer menyampaikan betapa pentingnya motivasi bagi seorang pelajar. "Motivasi itu ibarat jembatan yang menghantarkan pemikiran kita menuju kesuksesan," paparnya.

Selain itu, Ketua Yayasan Pendidikan Islam Aluswah Kabupaten Pidie, H. Irwan Rasyidin, S.Ag. menyampaikan dalam sambutannya bahwa Yayasan Aluswah sebagai lembaga pendidikan Islam yang sudah berusia 20 tahun lebih, ingin melebarkan sayapnya dalam pendidikan menengah. "Dulu kami dikenal sebagai lembaga pendidikan Islam anak Usia Dini dengan TKIT dan PAUD AL-Uswah. Kini kami ingin melebarkan sayap dengan menghadirkan SMAIT AL-Uswah dengan konsep Sekolah Karakter, riset dan Tahfidzul Quran," ujar beliau.

Adapun tujuan kegiatan kegiatan training motivasi ini adalah untuk menumbuhkan semangat bagi pelajar di Kabupaten Pidie dalam menghadapi UN dan masuk SMA serta menjadi pelajar yang sukses di tengah derasnya arus globalisasi yang menghantui dan merusak generasi muda.

Kegiatan yang berlangsung sehari penuh itu, ditutup dengan kegiatan outbound di lapangan dengan tujuan mendidik para pelajar dalam leadership dan bekerjasama membangun tim.

_By: Humas Yayasan Aluswah Sigli_
*Muchlisan Putra*

Sabtu, 17 Februari 2018

Manfaatkan Hari Libur Laisani kunjungi 5 Kabupaten di BARSELA, kompanye UN kepada Semua Kepsek ABDYA

Gureacehnews. Abdya. Kunjungan Kerja Kapala Dinas Pendidikan Aceh ke wilayah Barat, Selatan, Subulussalam, dan Singkil Sabtu, 17/2 pukul 13.00wib-15.00wib di PPMG wilayah VIII ABDYA dengan kepala SMA, SMK, MA, SMP, MTS, SD dan MI.

Hari libur IMLEK tahun ini, Drs. Laisani, M.Si berkunjung ke 5 kabupaten kota dalam wilayah BARSELA untuk mengkampanyekan UN kepala semua jenjang pendidikan. Dalam pertemuan di aula PPMG wilayah VIII ABDYA turut hadir Sekdisdik Aceh Muslim, S.Ag.M.Pd. Kadisdik ABDYA Jauhari, staf ahli Disdik Bakhtiar, menyampaikan bagaimana kita bekerja tanpa mengenal lelah untuk mewujudkan Aceh Carong, ini semua akan terwujud bila guru, kepala sekolah dan pengawas mau meluangkan waktu di luar jam dinas untuk pendidikan ajak Laisani.

Les sore hari sudah harus dilaksanakan di semua sekolah, bimbing siswa dalam pemecahan soal soal UN, pelajari semua kisi kisi soal UN, pandu anak anak untuk belajar.

Kepala PPMG wilayah VIII Bismi berharap dengan kehadiran pak kepala dinas pendidikan Aceh Drs. Laisani menjadi penyemangat kita untuk bekerja sesuai dengan tupoksi kita masing masing. Berkerja mewujudkan Aceh Carong perlu sinergisitas antar kepala sekolah dengan guru, dengan pengawas dan antar lintas sektor pinta mantan Kadisdik Aceh Barat.

Kadisdik Aceh Barat Daya Jauhari menyampaikan perkembangan pendidikan di wilayahnya. Pak kadis Laisani lihat kami, bantu kami agar kami dapat bersaing dengan kabupaten lain. Walau kami hanya mengurus pendidikan Dasar tapi kami tanpa bantuan provinsi kami tak berdaya pinta mantan pengawas sekolah juga mantan ketua MKKS Abdya.

Laisani meminta komitmen kepala sekolah Abdya untuk sukses UN, apakah bapak ibu siap menyukseskan UN?. Laisani juga meminta kepala SMA SMK membantu fasilitas UN  untuk sekolah dibawahnya yaitu SMP/Mata, SD/MI tanpa meminta uang sepeserpun. Pak kadis pendidikan Abdya pakai fasilitas UN yang ada di SMA SMK ya, Pinta kadis Aceh. Semua sekolah harus UNBK kita Aceh harus UNBK berulang kali pinta Laisani. (AH)