Rabu, 07 Desember 2016

Merebut Hati Menuai Mimpi Suriani, S.Pd Kepala SD Bukit Rata

       Merebut Hati Menuai Mimpi
( Suriani, S.Pd Kepala SD Bukit Rata)

SD bukit rata terletak di antara beberapa Desa dengan desa lain. Sekolah kami murid tidak terlalu banyak. Suatu ketika saya menadapat kesempatan mengikuti pelatihan bersama Usaid Prioritas kat Suriani, S.Pd. Salah satu sesi yang di sajikan adalah peran serta masyarakat (PSM). Pada kesempatan itu komite sekolah kami juga ikut pelatihan MBS sambung kepala sekolah yang selalu aktif. Pasca pelatihan kami bersama komite mencari solusi terhadap permasalahan siswa yang jauh. Kamipun bersepakat mebeli becak mesin untuk antar jemput siswa jauh imbuhnya lagi ayang di aminin oleh bapak komite.


Hari ini juga mere sangat aktif dalam pelatihan modul III yang dilaksanakan di SD 1 Paya Bujuk Tunong Kota Langsa. Pelatihan yang di fasilitasi oleh Tim usaid Prioritas ini melatih 60 peserta terdiri dari unsure pengawas, guru operator dan komite sekolah. Dalam kesempatan ini mereka saling menyampaikan keberhasilan pelaksanaan Peran Serta Masyarakat. Bu Suriani, S.Pd menyampaikan peran serta komite sekolahnya. Salah seorang wali siswa rela menjadi supir becak tersebut. Hal ini dia kemukan saat rapat komite disekolah kami.


Ibu suriani merupakan kepala sekolah SD Bukit Rata Kota Langsa. Satu tahun tujuh bulan tugas yang sudah digeluti, hingga melahirkan sebuah program unik bersama komite sekolah. Program langka ini bejalan dengan mulus, Karena pak Agus salah seorang kakek siswa kelas I. Kakek Agus setiap pagi dan petang selalu menjalankan tuagas segai tukang antar jemput siswa SD ini. Pensiunan PTPN ini rela menjalankankan tugas tanpa ada yang bayar. Siswa umur yang tidak muda lagi ini juga rela menyisihkan kocek sakunya untuk mengisi bensin besak milik sekolah Bukit Rata.


Murid 65 orang tidak banyak ini menjadi beban lain yang tidak ringan. Namun kepala sekolah dibantu komite  harus berpikir untuk penghijauan. Komplek sekolah diantar kebun sawit konon tempat tinggal monyet berekor panjang tantangan untuk menanam bunga di sela sekolah. Kepala sekolah yang selalu berinovasi, sehingga menanam pohon trombosit dan bunga yang tidak menjadi kesuakaan si monyet.




Minggu, 20 November 2016

Kebersamaan Menuju Prestasi Bersama

Sabtu 19 nov 2016 saya di minta oleh co usaid prioritas pidie mashadi untuk mendatangi SD Lueng Tahe, untuk melihat kegiatan pembelajaran pasca pelatihan modul I prakti yang baik.


Kepala sekolah SD ini tidak tahu bahwa saya datang hari ini, begitu juga dengan guru. Pukul 08.00wib saya sudah tiba di sekolah, saya melihat halaman sekolah sudah bersih dari sampah. Tidak ada lagi kegitan di halaman depan sekolah, semua siswa sudah masuk kelas. Di halaman terlihat hanya kepala sekolah mender mandir sepertinya memastikan semua siswa sudah hadir dan memastikan semua guru sudah masuk kelas. Saya menyapa ibu kepsek dengan salam, beliau menjawab salam lalu kami terlibat diskusi singkat sambil berjalan menuju kelas. Saya masuk kesemua kelas dan benar guru sedang memandu siswa membaca Al quran sebagai sarapan pagi sebelum pembelajaran dimulai.


Ternyata sekolah ini sudah merobah cara mengajar dari cara guru membuka pelajaran, metode, sampai tempat duduk siswa tidak seperti sebelum mereka mendapat pelatihan dari usaid. Siswa nampak gembira belajar dan semua siswa bersemangat, juga berani menyampaikan ide idenya. Dengan mengajar seperti ini guru tidak terlalu capek kata Bu Ainsyah kepala sekolah. Siswa tidak ada lagi yang terlambat ke sekolah. Itu yang Kepsek sampaikan,  saya melihat sendiri.


Selama ini banyak prestasi yang telah kami peroleh seperti juara I hafal Al Quran tingkat kabupaten berturut turut dua tahun. Tim seudati SD ini juga sudah beberapa kali tampil di taman budaya Banda Aceh. Tim tarian larup lampuan sudah menjadi rutinitas tampil pada acara pesta perkawinan di kampong sekitas sekolah, tambah kepsek Ainsyah, S.Pd.



 Kami tim fasda Pidie bangga, teman guru bisa menerapkan hasil pelatihan yg kami berikan dan kalau ada kendala PBM hubungi kami, kami siap membantu teman.

Kebersamaan Menuju Prestasi Bersama

Sabtu 19 nov 2016 saya di minta oleh co usaid prioritas pidie mashadi untuk mendatangi SD Lueng Tahe, untuk melihat kegiatan pembelajaran pasca pelatihan modul I prakti yang baik.


Kepala sekolah SD ini tidak tahu bahwa saya datang hari ini, begitu juga dengan guru. Pukul 08.00wib saya sudah tiba di sekolah, saya melihat halaman sekolah sudah bersih dari sampah. Tidak ada lagi kegitan di halaman depan sekolah, semua siswa sudah masuk kelas. Di halaman terlihat hanya kepala sekolah mender mandir sepertinya memastikan semua siswa sudah hadir dan memastikan semua guru sudah masuk kelas. Saya menyapa ibu kepsek dengan salam, beliau menjawab salam lalu kami terlibat diskusi singkat sambil berjalan menuju kelas. Saya masuk kesemua kelas dan benar guru sedang memandu siswa membaca Al quran sebagai sarapan pagi sebelum pembelajaran dimulai.


Ternyata sekolah ini sudah merobah cara mengajar dari cara guru membuka pelajaran, metode, sampai tempat duduk siswa tidak seperti sebelum mereka mendapat pelatihan dari usaid. Siswa nampak gembira belajar dan semua siswa bersemangat, juga berani menyampaikan ide idenya. Dengan mengajar seperti ini guru tidak terlalu capek kata Bu Ainsyah kepala sekolah. Siswa tidak ada lagi yang terlambat ke sekolah. Itu yang Kepsek sampaikan,  saya melihat sendiri.


Selama ini banyak prestasi yang telah kami peroleh seperti juara I hafal Al Quran tingkat kabupaten berturut turut dua tahun. Tim seudati SD ini juga sudah beberapa kali tampil di taman budaya Banda Aceh. Tim tarian larup lampuan sudah menjadi rutinitas tampil pada acara pesta perkawinan di kampong sekitas sekolah, tambah kepsek Ainsyah, S.Pd.



 Kami tim fasda Pidie bangga, teman guru bisa menerapkan hasil pelatihan yg kami berikan dan kalau ada kendala PBM hubungi kami, kami siap membantu teman.

Kebersamaan Menuju Prestasi Bersama

Sabtu 19 nov 2016 saya di minta oleh co usaid prioritas pidie mashadi untuk mendatangi SD Lueng Tahe, untuk melihat kegiatan pembelajaran pasca pelatihan modul I prakti yang baik.


Kepala sekolah SD ini tidak tahu bahwa saya datang hari ini, begitu juga dengan guru. Pukul 08.00wib saya sudah tiba di sekolah, saya melihat halaman sekolah sudah bersih dari sampah. Tidak ada lagi kegitan di halaman depan sekolah, semua siswa sudah masuk kelas. Di halaman terlihat hanya kepala sekolah mender mandir sepertinya memastikan semua siswa sudah hadir dan memastikan semua guru sudah masuk kelas. Saya menyapa ibu kepsek dengan salam, beliau menjawab salam lalu kami terlibat diskusi singkat sambil berjalan menuju kelas. Saya masuk kesemua kelas dan benar guru sedang memandu siswa membaca Al quran sebagai sarapan pagi sebelum pembelajaran dimulai.


Ternyata sekolah ini sudah merobah cara mengajar dari cara guru membuka pelajaran, metode, sampai tempat duduk siswa tidak seperti sebelum mereka mendapat pelatihan dari usaid. Siswa nampak gembira belajar dan semua siswa bersemangat, juga berani menyampaikan ide idenya. Dengan mengajar seperti ini guru tidak terlalu capek kata Bu Ainsyah kepala sekolah. Siswa tidak ada lagi yang terlambat ke sekolah. Itu yang Kepsek sampaikan,  saya melihat sendiri.


Selama ini banyak prestasi yang telah kami peroleh seperti juara I hafal Al Quran tingkat kabupaten berturut turut dua tahun. Tim seudati SD ini juga sudah beberapa kali tampil di taman budaya Banda Aceh. Tim tarian larup lampuan sudah menjadi rutinitas tampil pada acara pesta perkawinan di kampong sekitas sekolah, tambah kepsek Ainsyah, S.Pd.



 Kami tim fasda Pidie bangga, teman guru bisa menerapkan hasil pelatihan yg kami berikan dan kalau ada kendala PBM hubungi kami, kami siap membantu teman.

Jumat, 18 November 2016

Kegiatan tahunan SD 2 Gigieng


Kegiatan tahunan SD 2 Gigieng

SD 2 Gigieng merupakan salah satu sekolah Inti Gugus IV di Kecamatan Simpang Tiga dari 14 SD lainnya,  melakukan berbagai aneka kegiatan untuk mengakhiri tahun pelajaran. Sepeti biasanya tahun pelajaran kali ini juga memberikan piala kepada siswa berprestasi tingkat kelas. Kepala SD ini di kepalai oleh Nurdin, S.Pd mengatakan, hal ini dilakukan untuk memotivasi siswa untuk belajar sehingga memperoleh piala.


Selain itu kepala sekolah juga mengundang wali murid untuk menerima hadiah atas prestasi anaknya. Saya sangat bangga karerna anak saya memperoleh juara kelas dan mendapat piala ini, kata seorang wali siswa Yusmaidi ayah dari Jihan Zahara kepada guyrubak aceh.

Mustafa, M.Pd guru olah raga di SD ini berpendapat bahwa, saya mendukung program ini agar siswa termotivasi belajar dan hal ini harus selalu dilakukan. 

Sekolah ini mendidik 252 siswa tergabung dalam 12 rombel. selain piala para juara kelas, siswa sekolah kami juga sudah sering menjadi juara di even tingkat UPTD bahkan tingkat kabupaten memperoleh juara I lomba hafalan Al Quran kata Ida operator sekolah. 

Rabu, 16 November 2016

Mengajar HobbyKU

Mengajar Hobby

Hari ini mendapat kesempatan untuk melatih guru SD Kota Sigli kelas rendah. Pelatihan yang dilaksakan oleh Dinas Pendidikan Pidie bekerjasama dengan Usaid Prioritas. Pada pelatihan ini melatih 110 peserta terdiri dari guru kelas I, II, dan III. Semua peserta akan mendapat materi dari modul II Praktik yang Biak Usaid Prioritas.

Kaji ulang modul I yang sudah diberikan tahun yang lalu, sehingga mereka merefleksi apa yang telah dilakukan di kelas selama ini. Dari curah pendapat hampir semua peserta sudah mempraktikan hasil pelatihan yang telah didapatkan. “ saya sudah mempraktikan di kelas saya ternyata saya tidak terlalu capek mengajar dan siswa saya semua gembira, dan menyenangi semua pembelajaran yang telah saya lakukan” kata Isna guru SD I Peukan Pidie.

Modul II yang sedang berlangsung sejak tanggal, 26/10/2016 sampai dengan 29/10/2016 dilaksanakan di SD 2 Tijue. Pelatihan ini dibuka oleh Kabiddikdas. Dunia pendidikan sekarang menuntut guru harus lebih proaktif terhadap pengembangan diri, jemput pengetahuan, jangan hanya menunggu ada pelatihan. Zaman sekarang banyak sekali pengetahuan di dunia manya atau internet. Oleh karena itu guru garus harus mampu menggunakan computer sebagai alat untuk memperoleh ilmu baru.

Pelatihan  ini tidak ada maknanya bila bapak/ibu tidak mengimplementasikan di kelas. Pelatihan hanya membantu guru untuk memperbaharui pengetahuan mengajar. Mengajar harus mengikuti perkembangan kekinian, tanpai itu siswa akan bosan menerima pembelajaran yang diajarkan.

Hari kempat pelatihan ini ada hal yang terperangah diri kami fasda, pasalnya ada seorang ibu guru peserta pelatihan tiba tiba di tunjuk tangan untuk berbicara. Apa yang disampaikan “ hai bapak tutor saya bulan dua belas ini pension, kemarin waktu kepala sekolah meminta saya untuk ikut pelatihan sempat saya tolak dengan berbagai alasan, saya hamper pensiunlah, pelatihan membosankanlah, tapi kepsek tetap memaksa saya untuk ikut. Hai pak tutor baru ini pelatihan yang membuat saya lupa hamper pension, saya sangat senang, banyak ilmu yang bias saya ambil, mulai dari cara membuka kegiatan, member materi ditambah dengan sedikit game saya sangat senang, sangat gembira. Kalau bias saya tidak pension saya memilih tidak pension dulu. Saya ingin mengajar seperti pelatihan usaid ini. Cerita ibu guru SD itu.


Ini sekelumit certa di pelatihan ini

Rabu, 02 November 2016

Ukur Kecepatan Membaca Anda

Bagaimanakah cara mengukur kecepatan membaca?
Untuk mengukur kecepatan membaca ,

Anda dapat melakukan langkah-langkah berikut:
1.Catatlah waktu Anda mulai membaca
2.Catatlah waktu Anda selesai membaca
3.Catatlah berapa lama Anda membaca, lamanya....menit ....detik
4.Hitunglah jumlah kata dalam bacaan. Jumlah kata :....
5.Hitunglah kecepatan membaca Anda !



Rumus menghitung kecepatan membaca :



Jumlah kata yang dibaca
---------------------------- X 60 = jumlah kata per menit
Jumlah waktu membaca




Tingkat Kecepatan Membaca
--------------------------------



1.Pascasarjana : 400 kpm (kata per menit )
2.Mahasiswa : 325 kpm (kata per menit ) 
3.SMA : 250 kpm (kata per menit )
4.SD / SMP : 200 kpm (kata per menit )



·         Manfaat atau keuntungan dari membaca cepat:


1. Menghemat waktu

2. Meningkatkan efesiensi
3. Memiliki nilai menyenangkan dan menghibur
4. Memperluas cakrawala mental
5. Membantu berbicara secara efektif
6. Membantu menghadapi ujian

Kemampuan membaca cepat mencakup dua kemampuan yaitu yaitu kemampuan SKIMMING danSCANNING. Skimming adalah tindakan mencari gagasan pokok atau hal hal penting dari bacaan secara cepat, dan bisanya skimming dilakukan jika seseorang ingin:
1. Mengenali topik bacaan atau memilih bacaan
2. Mengetahui pendapatan seseorang secara umum
3. Mendapatkan bagian penting dari suatu bacaan tanpa membaca keseluruhan
4. Melakukan penyegaran akan apa yang pernah dibaca