Minggu, 16 Juli 2017

Pemburu Ilmu ke Negeri Jiran

Airport SIM, sebelum sumbuh para pemburu ini sudah sibuk menuju airport SIM. Pasalnya tiga puluh dua pahlawan ini ingin menyeberang selat malaka. Ke 32 cekgu ini berasal dari sekolah berda.
Ibu Aprianti Lubis SMA 2 Takengon dari sederetan cekgu cekgu lain sedang menunggu keberangkatan.
Heboh menyenangkan kata yang keluar dari bibir guru SMA 2 Takengon ini saat dijumpai gureaceh news.

Lain lagi cerita erida jam 5 sudah di bandara yang sudah beberapa kali ke Malaysia tapi ke UPSI baru kali ini. Ibu dari SMA 10 Pajar harapan Banda Aceh merasa dak dik Duk karena banyak barang bawaan. 

Ibu dari SMA Pulo Aceh berbagi. Saya senang ada kegiatan seperti ini kalau bisa setiap tahun ada kegiatan yang seperti ini ke negara yang berbeda. Saya ingin lihat pola pendidikan di Finlandia.

Kami mengapresiasi pak kepala dinas pendidikan Aceh pak laisani yang telah membuat program ini dan kepala PPMG Wil II pak Muslim yang sudah ikut menemani kami ke Malaysia.

,

Aceh terapkan Sekolah Full Day Tiga Hari

Banda Aceh, 17/7/2017. Kadisdik Aceh harus menjalankan full dayah school, hal ini disampaikan saat pelepasan guru Aceh ikut pelatihan ke UPSI Malaysia di oporum Disdik Aceh. Kita sangat setuju dengan kurikulum K13. Kurikulum ini sangat cocok untuk Aceh. Banyak hal bisa diaplikasikan dalam menjalankan K13 kata Laisani.

Mantan Kadisdik pidie ini juga menjelaskan dengan full day siswa akan banyak hal yang didapatkan di sekolah. Penambahan jam belajar tiga hari seminggu membuat guru cukup waktu untuk membimbing siswa. Pendalaman ilmu keagamaan salah hal yang harus dilakukan melalui program full day school ini.

Program bimbingan belajar ekstra juga jalan peningkatan kualitas siswa.

Kadis laisani juga mengajak guru bahasa Inggris sepulang dari Malaysia dapat mensosialisasikan program ini kepada guru lain agar.memiliki kesamaan visi untuk menuju Pendidikan Aceh yang berkualitas.

Para kepala sekolah harus siap menjalankan program full day school tiga hari agar kurikulum K13 berjalan baik kata mantan Kabid dikmen yang juga mantan kepala sekretariat MPA Aceh.

Program ini adalah program pemerintah Jakarta namun karena ada hal maka secara nasional di tunda. Kita Aceh tetap kita jalankan untuk mengejar ketertinggalan kita dari daerah lain. Sarana dan prasarana kita perbaiki sambil jalan kata kadis di akhir arahan kepada 32 guru yang take off pagi Senin ke Malaysia. Selaman jalan ambil semua ilmu dan bawa pulang terapkan di sekolah bapak ibu.

Guru Bahasa Inggris Aceh go UPSI Malaysia

Banda Aceh, 17/7/2017. Kadis pendidikan Aceh melapas guru bahasa Inggris Aceh untuk mengikuti pelatihan peadagogic di Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia. Kadisdik Aceh memaparkan beberapa hal menyangkut peningkatan mutu pendidikan Aceh kedepan. Pelatihan guru adalah program utama percepatan daya serap siswa. Guru dulu kita cerdaskan baru siswa kata laisani dihadapan 32 guru peserta ke UPSI. Kenapa kita pilih UPSI agar bapak ibu tahu, karena UPSI adalah universitas pendidikan tentu ilmu dikdaktik metodik ada pada mereka.

Pada kesempatan pelepasan ini kadis pendidikan Drs. Laisani, M.Si menyampaikan dihadapan 32 peserta yang akan berangkat besok pagi juga memberi alasan guru Malaysia berkualitas ini hasil prodak UPSI. Maka  bapak ibu kami kirim ke UPSI.

Bapak ibu merupakan pondasi awal untuk merubah mindset bapak ibu dan bekal ilmu yang diperoleh harus ditularkan ke guru lain di Aceh jelas mantan Kabid Dikmen era Guburnur Irwandi Ini. 

Sabtu, 15 Juli 2017

Full Day School dan Ful Fulan School

Apakah FDS harus berbiaya mahal? Jawabannya tidak, banyak sekolah FDS yang berbiaya murah. Walimurid mengirim makanan siangnya dari rumah atau anaknya sudah dibekali makan dari Rumah ketika berangkat dan makanan di makan ketika istirahat. Sekolah FDS ini pulangnya jam 13.00.

Jadi potret FDS ini bisa diterapkan dengan kondisi apapun menyesuaikan dengan kebutuhan sekolah. Diterapkan tanpa biaya juga bisa tergantung kesepakatan sekolah dan orang tua.

Bagaimana sistem Ful-Fulan school? Sistem ful-fulan school ini memiliki proyeksi penambahan jam pelajaran untuk mencapai kompetensi tertentu yang diajarkan oleh mudarris.

Sistem ful-fulan school inilah yang menjadi sistem tambahan pelajaran yang banyak untuk menghabiskan materi pelajaran dan inilah yang Sementara dipahami oleh banyak komentator yang tidak memiliki pengalaman praktis dalam pengelolaan sekolah.

Siapakah yang dirugikan dengan pro kontra FDS ini? Bisa dilihat dari 2 sisi kepentingan. Ada yang takut dengan kehadiran FDS akan mengurangi murid madin, pendapat yang sah-sah saja di dalam demokrasi ini. Artinya ketidaksetujuan FDS hanya masalah kaplingisasi, kalau masalah kaplingisasi ini sudah tidak bisa di diskusikan lagi.

Selengkapnya  https://www.edunews.id/ipoel-simatupang/full-day-school-dan-ful-fulan-school/

#edunewsdotid

Senin, 10 Juli 2017

Komunitas Guru harus dan Tidak Meninggalkan Kelas

*Hasil Rakor Operator SIM PKB*
8 Juli 2017

_1. Setiap guru (kecuali guru PAI) harus memiliki akun SIM PKB dan sudah bergabung dengan komunitas mapelnya.
2. Akan ada UKG tahun 2017 untuk semua guru yg sudah terdaftar di SIM PKB (baik yg sudah sertifikasi atau belum) dengan KKM 7,0 untuk tahun 2017.
3. Bagi guru yg tidak bisa mencapai KKM (guru yg sudah sertifikasi) akan dilakukan ujian ulang sampai mencapai KKM maksimal 4 kali, jika sudah 4 kali tetap tidak mencapai KKM maka Tunjangan Profesi tidak bisa cair.
4. Bagi guru yang belum sertifikasi dan tidak mencapai KKM maka tidak bisa diikutkan ke calon peserta sertifikasi guru.
5. Sebelum pelaksanaan UKG, akan ada pra UKG yang bisa diakses oleh masing-masing guru secara online. (Akan diinformasikan melalui  akun SIM PKB, Mohon sering diakses SIM PKB nya, agar tidak ketinggalan info)
6. Akan dilaksanakan pree test sekitar tgl 25 Juli 2017 bagi guru yg pindah mapel atau guru yg baru tergabung di SIM PKB. Waktu, tempat dan tanggal pastinya akan diumumkan di akun SIM PKB bapak/ibu minimal sehari sebelum tanggal 25 Juli 2017.
7. UKG akan dilaksanakan setiap tahun dengan KKM selalu naik 0,5 tiap tahunnya.
8. Bagi guru yang tidak terdaftar di SIM PKB (di pencarian aplikasi SIM PKB tidak muncul) harus menunggu tahun depan.
9. Jika ada perubahan data di SIM PKB segera cetak pengajuan perubahan data dan tandatangani kemudian serahkan ke operator sekolah untuk untuk ditembuskan ke operator SIM PKB Kabupaten (hal ini untuk menghindari guru meninggalkan kelas dengan alasan mengurus SIM PKB)
Demikian, semoga bermanfaat._

Minggu, 09 Juli 2017

Kepsek pimpin Upacara perdana SMA 1 Peukan Baro

Peukan Baro Gureaceh news, kepala sekolah memimpin upacara perdana. Kegiatan yang penuh hikmah ini di rangkai dengan silaturahim antar sesama warga sekolah.

Dalam sambutannya Zainullah berpesan kepada kepada 148 siswa baru untuk menaati aturan sekolah. Kedisiplinan faktor utama anda sukses kata Zainullah. Selain itu sekolah ini mengutamakan integritas. Bila hal ini tidak ada berarti anda akan gagal sambil mencohkan siswa yang tinggal kelas.

Sekolah ini akan menjadi faktor kunci kenaikan kelas bila anda tidak disiplin, kurang integritas. Tahu. Ini ada 20 siswa yang tinggal kelas karena faktor ini tambah Zainullah.

Pada hari pertama masih terlihat ada beberapa siswa dan guru yang terlambat. Mereka terpaksa harus diluar pagar sekolah. Walau hampir setiap kesempatan kepala sekolah mengatakan kedisiplinan namun inilah kenyataan kata kepsek kepada gureaceh news dengan wajah sedih.

Dinas Pendidikan Aceh Gelar Rapat Penyusunan Dtaf Renstra 2017-2022

Banda Aceh,.   Dinas Pendidikan Aceh Gelar Rapat Penyusunan Draft Restra Tahun 2017-2022
Dalam rangka penetapan rencana strategis (renstra) tiap-tiap bidang sebagai kebijakan strategis dinas pendidikan guna implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengan (RPJM) Aceh, Dinas Pendidikan Aceh Menggelar Rapat Penyususan Draft Rencana Strategis (Restra) Tahun 2017-2022, kegiatan ini berlangsung sejak tanggal 8-10 Juli 2017 di Oproom Disdik Aceh.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pejabat eselon II, III dn IV dilingkungan Dinas Pendidikan Aceh, serta juga dihadiri oleh tenaga ahli Dinas Pendidikan Aceh.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Laisani, M.Si yang didampingi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh, Muslem, S.Ag, M.Pd, dalam arahannya mengharapkan dengan adanya rapat penyususnan rensta ini, lima tahun kedepan rencana kerja akan lebih efektif, efesien dan terarah serta akan menjadi dasar laporan kinerja daerah.
Lebih lanjut Laisani mengharapkan hasil kegiatan ini bisa menjadi masukan guna membahas dan menganalisis permasalahan-permasalahan pada dinas pendidikan sejak lima tahun sebelumnya sebagai bahan catatan untuk membuat perencanaan lima tahun kedepan.
“Dinas Pendidikan Aceh akan mengembangkan inovasi baru mengenai isu pendidikan yang nantinya akan dimasukkan dalam rensta lima tahun kedepan demi tercapainya peningkatan mutu pendidikan di Aceh” sumber Disdik Aceh