Bireuen - di penghujung Januari 2022 dan wal tahun ini di halaman SMKN 1 Peusangan di hadapan 820 siswa dan guru, kepala cabang dinas pendidikan wilayah Bireuen menceritakan kisah menuju sukses.
Kesuksesan berawal dari keinginan ingin merobah nasib. Benci pada keadaan yang sedang mendera kehidupan saat ini adalah sebuah niat ingin berubah. Awal dari niat ini akan berusaha dengan giat untuk belajar dan disiplin bersekolah ulas Hamid.
Lebih lanjut Hamid menjelaskan Rendah hati adalah sikap yang mudah diterima orang lain dalam bergaul. Bergaul dengan banyak orang akan banyak ilmu dan informasi yang didapat. Kesuksesan seseorang sangat dipengaruhi oleh pergaulan yang dilakukan orang tersebut. Cara yang paling mudah diterima untuk bergaul adalah menyapa atau dan beri salam kepada setiap orang yang kita jumpai. Bersikap rendah hati dan tidak egois syarat utama diterima dalam komunitas.
Biasakan mencium pipi ibu dan ayah setiap mau kesekolah dan saat pulang sekolah. Ini tampilan awal menghargai dan minta doa restu kedua orang tua. Lakukan setiap hati agar orang tua berbangga pada anda. Kebahagiaan mereka karena sikap anda adalah doa ia untuk mu ulas matan Kacabdin Sabang pada kegiatan kunjungan perdananya di sekolah ini.
Yusniar salah seorang guru penggerak di SMKN 1 Peusangan menulis di akun Facebooknya "Di penghujung Senin 31 Januari 2022,awal tahun yg cerah, sebuah harapan besar, sebuah inspirasi bersama yang disampaikan bapak Kacab pendidikan wilayah Bireuen Bapak Abdul Hamid mendorong kami untuk saatnya bergerak mewujudkan pembelajaran yang berdampak pada murid. "sebuah kesuksesan itu bukan hasil dari diri sendiri namun berkat kerjasama, gotong royong dan kolaborasi, semua harus berkontribusi maksimal untuk mendapatkan out put yang diharapkan" (sedikit cuitan beliau).
Yusniar menaruh harapan tulis di sosmednya semoga dengan nasehat yang luar biasa ini, kami dapat mewujudkan budaya sekolah yang semakin religius, semakin jujur, semakin disiplin, tidak sombong, semakin saling menghargai, semakin percaya diri, sehingga terbentuk peserta didik yang semakin cerdas, semakin terampil, semakin berkarakter, produktif, kreatif,inovatif,efektif dan mau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan berprestasi.
Ia juga berterimakasih kepada kepala sekolah lama yang sudah pindah ke SMKN 1 Bireuen "Terimakasih banyak kepada Bapak Muhammad Yusuf semua yang bapak tinggalkan pasti membekas pada kami, kepribadian yang baik, berani, menginpirasi, cerdas dalam bertindak, tepat mengambil solusi dan sangat berwibawa. tetaplah menjadi orang tua kami dimanapun berada tulis yus niar.
Abdul Hamid menyampaikan keinginannya kepada Asehsiana.com. saya dipercayakan menjadi Kacabdin Bireuen sejak 7 Januari 2022. Minggu pertama dan kedua kami menyiapkan buku kerja sebagai progres capaian yang sudah dan yang akan kami kerjakan kepada bapak Sekda Aceh dan bapak Kepala Dinas Pendidikan Aceh. Minggu ini saya fokus pada roud show ke sekolah sekolah terutama sekolah jauh dari kota Bireuen.
Saya bersama pengawas ingin melihat perkembangan awal dari semua sekolah di bawah cabdin Bireuen dengan harapan kita dan guru lebih akrab agar lebih mudah mewujudkan pembelajaran yang baik tutup Hamid.